Ratna Mengaku Datangi RS Kecantikan untuk Sedot Lemak di Pipi

Kompas.com - 03/10/2018, 16:10 WIB
Kedatangan Ratna Sampuaet, salah satu tokoh Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sekitar pukul 13.30 WIB, Minggu (16/9/2018) mendapatkan penolakan dari sejumlah warga Batam. KOMPAS.COM/ HADI MAULANAKedatangan Ratna Sampuaet, salah satu tokoh Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sekitar pukul 13.30 WIB, Minggu (16/9/2018) mendapatkan penolakan dari sejumlah warga Batam.

JAKARTA, KOMPAS.com — Aktivis Ratna Sarumpaet mengakui tidak pernah diniaya atau dikeroyok di kawasan Bandara Husein Sastranegara, Bandung, pada 21 September 2018 lalu.

Ratna mengatakan, pada tanggal tersebut dia mendatangi salah satu rumah sakit bedah di Jakarta untuk melakukan sedot lemak wajah. Ratna saat itu bertemu dengan dokter bedah bernama Sidiq.

"Tanggal 21 saya mendatangi rumah sakit khusus bedah menemui dokter Sidiq, ahli bedah plastik. Kedatangan saya karena kami sepakat beliau akan menyedot lemak di pipi kiri kanan saya," ujar Ratna di rumahnya di Jalan Kampung Melayu Kecil V, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018).

Ratna mengatakan, para hari itu dia telah membuat janji dengan Sidiq di rumah sakit. Ratna sudah beberapa kali menjalani operasi yang dibawahi langsung oleh Sidiq.

Baca juga: Ratna Sarumpaet: Tidak Ada Penganiayaan, Itu Hanya Khayalan

Ratna mengatakan, pada 22 September atau keesokan harinya setelah operasi, Ratna melihat wajahnya mengalami lebam-lebam.

Ratna merasa khawatir karena saat operasi sebelumnya tidak pernah mengalami hal tersebut. Adapun Sidiq mengatakan bahwa kondisi tersebut merupakan hal wajar setelah operasi.

Tidak ingin anak-anaknya mengetahui penyebab kondisi wajahnya, Ratna akhirnya berbohong bahwa kondisi lebam dan bengkak itu disebabkan penganiayaan oleh beberapa orang. Ratna mengatakan, kebohongan tersebut hanya untuk internal keluarganya saja.

Baca juga: RS Bina Estetika: Ratna Sarumpaet Jalani Pemeriksaan Awal 20 September

 

Namun, dia tidak menyangka informasi tersebut diketahui publik hingga foto-foto wajahnya yang lebam tersebar di media sosial. Terkait kebohongan yang sudah dilakukannya, Ratna meminta maaf.

"Saya minta maaf atas kebohongan ini. Ini sebuah perbuatan yang salah. Mudah-mudahan semua pihak yang terdampak ini mau untuk menerima bahwa saya hanya manusia biasa," ujar Ratna.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Perbaikan Jalan, Warga Diimbau Hindari Jalan Simpang Duren Ciputat

Ada Perbaikan Jalan, Warga Diimbau Hindari Jalan Simpang Duren Ciputat

Megapolitan
Senin Besok, 5 Pimpinan DPRD DKI Dilantik

Senin Besok, 5 Pimpinan DPRD DKI Dilantik

Megapolitan
Polisi: Terduga Teroris di Tambun Ustaz Kelompok Khilafatul Muslimin

Polisi: Terduga Teroris di Tambun Ustaz Kelompok Khilafatul Muslimin

Megapolitan
Polisi: Terduga Teroris di Tambun Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Polisi: Terduga Teroris di Tambun Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Megapolitan
Jenguk Wiranto, Ma'ruf Amin: Tidak Lama Lagi Beliau Pulih

Jenguk Wiranto, Ma'ruf Amin: Tidak Lama Lagi Beliau Pulih

Megapolitan
Antisipasi Terorisme, Ditlantas Gandakan Personel Saat Pelantikan Presiden dan Wapres

Antisipasi Terorisme, Ditlantas Gandakan Personel Saat Pelantikan Presiden dan Wapres

Megapolitan
Agung Laksono Sebut Wiranto Jalani Terapi Hilangkan Syok

Agung Laksono Sebut Wiranto Jalani Terapi Hilangkan Syok

Megapolitan
Kasus Penusukan Wiranto, Aburizal Bakrie Khawatirkan Radikalisme di Indonesia

Kasus Penusukan Wiranto, Aburizal Bakrie Khawatirkan Radikalisme di Indonesia

Megapolitan
Tim Densus 88 Kembali Menggeledah Rumah Teroris di Tambun Bekasi

Tim Densus 88 Kembali Menggeledah Rumah Teroris di Tambun Bekasi

Megapolitan
Doakan Wiranto Cepat Sembuh, Aburizal Bakrie: Negara Membutuhkannya

Doakan Wiranto Cepat Sembuh, Aburizal Bakrie: Negara Membutuhkannya

Megapolitan
Emak-emak Demo di Polda Metro, Minta Polisi Bebaskan Pelajar dan Mahasiswa yang Ditangkap

Emak-emak Demo di Polda Metro, Minta Polisi Bebaskan Pelajar dan Mahasiswa yang Ditangkap

Megapolitan
Aburizal Sebut Kelingking Wiranto Juga Luka karena Menangkis Serangan

Aburizal Sebut Kelingking Wiranto Juga Luka karena Menangkis Serangan

Megapolitan
Aburizal Bakrie Jenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto

Aburizal Bakrie Jenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto

Megapolitan
Minggu Siang, Kualitas Udara Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat

Minggu Siang, Kualitas Udara Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat

Megapolitan
Seorang Pria Aniaya Temannya Hingga Tewas di Ciledug

Seorang Pria Aniaya Temannya Hingga Tewas di Ciledug

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X