Sistem Satu Arah di Jalan Wahid Hasyim karena Penyempitan Lajur Jalan

Kompas.com - 03/10/2018, 17:39 WIB
Tim gabungan Bulan Tertib Trotoar akan menderek mobil di Jalan Wahid Hasyim, tetapi tidak jadi karena ada rambu di atas mobil, Sabtu (5/8/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Tim gabungan Bulan Tertib Trotoar akan menderek mobil di Jalan Wahid Hasyim, tetapi tidak jadi karena ada rambu di atas mobil, Sabtu (5/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas ( MRLL) Dinas Perhubungan DKI Jakarta Priyanto mengatakan, ada penyempitan lajur di Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Hal ini menjadi salah satu yang melatarbelakangi uji coba sistem satu arah di jalan tersebut.

"Semula itu kan 4 lajur dan 2 arah. Sekarang tinggal 3 lajur. Kalau kami optimalkan tetap 2 arah juga enggak memungkinkan," ujar Priyanto ketika dihubungi, Rabu (3/10/2018).

Baca juga: Trotoar Jalan Wahid Hasyim Diokupasi Pedagang dan Parkir Liar

Penyempitan lajur itu terjadi karena ada pelebaran trotoar di Jalan KH Wahid Hasyim.

Pelebaran terjadi di Jalan KH Wahid Hasyim dari persimpangan Jalan Jaksa menuju persimpangan Jalan Agus Salim.

Arus kendaraan diarahkan menuju Jalan Agus Salim, selanjutnya kendaraan berbelok ke Jalan Agus Salim. Kendaraan tidak bisa lurus melintasi Jalan KH Wahid Hasyim depan Lotus dan Sarinah.

Baca juga: Sistem Satu Arah di Jalan KH Wahid Hasyim Diuji Coba pada 8 oktober

Sementara itu, sistem arus di Jalan KH Wahid Hasyim depan Lotus tetap dua arah. Priyanto mengatakan, tidak ada penyempitan lajur di ruas tersebut.

"Kalau di bagian itu tetap 2 arah dan 4 lajur," kata Priyanto.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan melakukan uji coba penerapan sistem satu arah di Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Baca juga: Uji Coba Sistem Satu Arah KH Wahid Hasyim untuk Urai Kemacetan

Uji coba sistem satu arah itu akan digelar mulai 8-22 Oktober 2018.

Ada 2 tahap pemberlakuan sistem satu arah Jalan KH Wahid Hasyim.

Tahap I dimulai dari simpang Jalan Jaksa sampai dengan simpang Jalan Agus Salim dari arah timur ke barat atau menuju Sarinah.

Kemudian, sistem satu arah ini juga berlaku di Jalan Agus Salim dari simpang Jalan KH Wahid Hasyim sampai simpang Jalan Kebon Sirih atau Jalan Sabang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasi Zebra Jaya Digelar Lagi, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Operasi Zebra Jaya Digelar Lagi, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Megapolitan
Pemprov DKI Kaji Tarif Sewa Rusunawa Pasar Rumput

Pemprov DKI Kaji Tarif Sewa Rusunawa Pasar Rumput

Megapolitan
BMKG: Suhu di Jakarta Diprediksi 35 Derajat Celsius, Waspada Angin Kencang

BMKG: Suhu di Jakarta Diprediksi 35 Derajat Celsius, Waspada Angin Kencang

Megapolitan
Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Megapolitan
Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Megapolitan
Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Megapolitan
Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Megapolitan
PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Megapolitan
PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Megapolitan
Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Megapolitan
Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Megapolitan
Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X