Polisi Minta Bantuan Interpol untuk Cari Terduga Pelaku Vandalisme MRT

Kompas.com - 03/10/2018, 18:36 WIB
Foto kereta MRT dicorat-coret viral di media sosial, Jumat (21/9/2018). Foto ini diambil dari akun Instagram @newsetrafubuki. INSTAGRAM/ newsetrafubuki Foto kereta MRT dicorat-coret viral di media sosial, Jumat (21/9/2018). Foto ini diambil dari akun Instagram @newsetrafubuki.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, pihaknya tengah meminta bantuan Interpol untuk menelusuri terduga pelaku vandalisme kereta mass rapid transit (MRT).

Terduga pelaku merupakan warga negara asing (WNA) yang tidak diketahui alamatnya.

"Kami mau panggil, mau periksa, juga tidak tahu di mana alamatnya," kata Indra di Mapolrestro Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018).

Indra masih enggan mengungkapkan inisial maupun asal negara terduga pelaku. Ia juga belum menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus vandalisme ini.


Baca juga: Pelaku Vandalisme MRT Diduga Warga Negara Asing

Namun, Indra sudah mengantongi bukti kuat soal terduga pelaku.

"Dia memiliki kemampuan untuk menggambar seperti itu dan sensasi dia ingin nyoret pertama kali di MRT Jakarta. Dari beberapa alat bukti ada kesesuain lah," kata Indra.

Diberitakan sebelumnya, Vandalisme terjadi terhadap kereta MRT di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (21/9/2018). Diduga pelaku aksi vandalisme tersebut masuk ke lokasi Depo Lebak Bulus dengan memanjat dan melompati dinding.

Baca juga: Ada Vandalisme MRT, Kontraktor Tambah 14 CCTV di Depo

Kontraktor selaku pihak yang bertanggung jawab atas aksi vandalisme tersebut langsung melakukan investigasi dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Cilandak.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X