Kompas.com - 04/10/2018, 07:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Awal pekan ini santer beredar kabar yang menyebutkan aktivis Ratna Sarumpaet (70 tahun) mengalami pengeroyokan usai menghadiri konferensi internasional di Bandung, Jawa Barat, pada tanggal 21 September 2018.

Kabarnya, Ratna dikeroyok di sekitar Bandara Husein Sastranegara saat berada di dalam taksi bersama rekannya dari Srilangka dan Malaysia. Kepada sejumlah orang Ratna mengaku dianiaya dan dilepar ke jalan.

Foto wajahnya yang bengkak dan lebam beredar di media sosial. Hal itu semakin mengundang perhatian.

Kabar pengeroyokan Ratna semakin ramai diperbincangkan setelah beberapa tokoh mengonfirmasi kebernaran adananya pengeroyokan itu serta mengungkapkan empati mereka terhadap Ratna melalui media.

Baca juga: 6 Fakta Terungkap Terkait Isu Penganiayaan Ratna Sarumpaet

Di tengah informasi-informasi yang menguatkan kebenaran pengeroyokan, betedar juga isu yang menyebutkan kabar itu hoaks semata.

Jajaran Polda Jawa Barat, Polda Metro Jaya, hingga Mabes Polri bergerak menyelidiki kebenaran kasus itu.

Berikut adalah fakta yang ditemukan polisi dari rentetan penyelidikan terkait kasus yang memang ternyata hanya hoaks tersebut:

1. Tak ada laporan pengeroyokan

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, polisi tak menerima laporan pengeroyokan atas nama Ratna Sarumpaet pada tanggal 21 September 2018.

Namun, polisi justru menerima empat laporan warga yang berisi desakan kepada polisi untuk melakukan penyelidikan terkait informasi itu dan meminta polisi menangkap penyebar berita pengeroyokan Ratna jika nantinya pengeroyokan itu hanya hoaks belaka.

Kadiv Humas Mabes Polri Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menilai tak adanya laporan terkait pengeroyokan Ratna adalah sebuah kejanggalan.

"Pertama saya ingin menjelaskan bahwa kemarin saya menyatakan di depan wartawan, kalau kejadian itu tanggal 21 September, kenapa (Ratna Sarumpaet) tidak lapor? Padahal tidak harus Bu Ratna Sarumpaet yang lapor. Siapapun, bisa keluarganya, temannya," ujar Setyo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (3/10/2018).

2. Tak ada konfrensi internasional

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Bogor Segel Elvis Cafe Selama 14 Hari ke Depan

Pemkot Bogor Segel Elvis Cafe Selama 14 Hari ke Depan

Megapolitan
Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Penghuni Kamar Kos di Tangsel Tewas Bersimbah Darah

Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Penghuni Kamar Kos di Tangsel Tewas Bersimbah Darah

Megapolitan
Malam Puncak Jakarta Hajatan ke-495, Pengunjung Mulai Ramaikan JIS

Malam Puncak Jakarta Hajatan ke-495, Pengunjung Mulai Ramaikan JIS

Megapolitan
Polda Metro Peringatkan Ormas Tak Konvoi dan 'Sweeping' ke Holywings

Polda Metro Peringatkan Ormas Tak Konvoi dan "Sweeping" ke Holywings

Megapolitan
Warga Rawa Geni Tingkatkan Keamanan di Pelintasan Sebidang yang Dibuka Sepihak

Warga Rawa Geni Tingkatkan Keamanan di Pelintasan Sebidang yang Dibuka Sepihak

Megapolitan
Sabtu Malam, GP Ansor DKI Jakarta Akan Konvoi Lagi ke Holywings

Sabtu Malam, GP Ansor DKI Jakarta Akan Konvoi Lagi ke Holywings

Megapolitan
Hajatan dan Nyambat

Hajatan dan Nyambat

Megapolitan
Pelintasan Sebidang di Rawa Geni Depok Belum Dibuka Resmi, Ratusan Warga Gelar Tasyakuran

Pelintasan Sebidang di Rawa Geni Depok Belum Dibuka Resmi, Ratusan Warga Gelar Tasyakuran

Megapolitan
Transjakarta Jemput Penumpang Gratis dari 12 Lokasi Menuju JIS Hari Ini

Transjakarta Jemput Penumpang Gratis dari 12 Lokasi Menuju JIS Hari Ini

Megapolitan
Puncak Acara Jakarta Hajatan, 3 Titik Jalan di Sekitar JIS Ditutup Mulai Pukul 14.00 WIB

Puncak Acara Jakarta Hajatan, 3 Titik Jalan di Sekitar JIS Ditutup Mulai Pukul 14.00 WIB

Megapolitan
Ini 12 Lokasi Kantong Parkir untuk Pengunjung Malam Puncak Jakarta Hajatan di JIS

Ini 12 Lokasi Kantong Parkir untuk Pengunjung Malam Puncak Jakarta Hajatan di JIS

Megapolitan
Polisi Periksa dan Tes Urine Pengemudi yang Tabrak Lari Pejalan Kaki di Semanggi

Polisi Periksa dan Tes Urine Pengemudi yang Tabrak Lari Pejalan Kaki di Semanggi

Megapolitan
Malam Puncak Jakarta Hajatan ke-495 Digelar di JIS Sore Ini

Malam Puncak Jakarta Hajatan ke-495 Digelar di JIS Sore Ini

Megapolitan
Tabrak Lari Pejalan Kaki di Semanggi, Pengemudi Mobil CR-V Ditangkap Warga di Senayan

Tabrak Lari Pejalan Kaki di Semanggi, Pengemudi Mobil CR-V Ditangkap Warga di Senayan

Megapolitan
Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Bertambah 16, Total 109 Orang Jalani Rawat Inap

Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Bertambah 16, Total 109 Orang Jalani Rawat Inap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.