Dishub Tangerang Harap Pemprov DKI Perpanjang Jalan Layang Koridor 13

Kompas.com - 04/10/2018, 19:56 WIB
Suasana di Jalan Raya Ciledug, dekat Halte Adam Malik, Jakarta Selatan, Minggu (13/8/2017) petang. Ruas jalan yang dilintasi bus transjakarta Koridor 13 (Tendean-Ciledug) ini cukup padat karena bercampur dengan kendaraan umum lainnya. KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA Suasana di Jalan Raya Ciledug, dekat Halte Adam Malik, Jakarta Selatan, Minggu (13/8/2017) petang. Ruas jalan yang dilintasi bus transjakarta Koridor 13 (Tendean-Ciledug) ini cukup padat karena bercampur dengan kendaraan umum lainnya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Syaiful Rohman berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mau membangun jalan layang koridor 13 transjakarta hingga pusat Kota Tangerang.

Ini dikarenakan Pemkot Tangerang tak mampu membangun jalan layang.

"Saya harap dari Pemerintah DKI bisa membangun ya," kata Syaiful kepada Kompas.com, Kamis (4/10/2018).

Baca juga: Sandiaga: Pemasangan Lampu di Koridor 13 Sudah 90 Persen Selesai


Syaiful mengatakan, selain tak ada anggaran, Jalan Ciledug Raya hingga ke pusat Kota Tangerang merupakan ruas jalan provinsi.

Syaiful berharap hibah dari Pemprov DKI Jakarta ke Pemprov Banten bisa digunakan membangun jalan layang hingga Poris Plawad.

"Ini kan supaya warga bisa menggunakan transportasi umum ke Jakarta dan mengurai kemacetan," kata Syaiful.

Baca juga: Lampu Busway Koridor 13 Mulai Dipasang

Saat ini, koridor 13 sudah mengangkut lebih dari 20.000 penumpang per harinya.

Koridor ini melewati jalan layang mulai dari Jalan Ciledug Raya, Pesanggrahan hingga Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Hingga Oktober 2018, lima jurusan yang dilayani yakni Blok M, Pancoran Barat, Tosari, Ragunan, dan Kuningan.

Bus beroperasi setiap harinya dari pukul 05.00 hingga 23.00. Di Ciledug, transjakarta telah membangun halte di Puri Beta dan kini tengah membangun halte di CBD Ciledug.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Megapolitan
Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Megapolitan
Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Megapolitan
Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Penumpang Bus di Kalideres Diperiksa

Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Penumpang Bus di Kalideres Diperiksa

Megapolitan
Tepergok Korban, Maling Ditangkap Setelah Lukai Pasutri

Tepergok Korban, Maling Ditangkap Setelah Lukai Pasutri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X