Dua Putra Ratna Sarumpaet Gagal Jenguk Ibunda di Polda Metro Jaya - Kompas.com

Dua Putra Ratna Sarumpaet Gagal Jenguk Ibunda di Polda Metro Jaya

Kompas.com - 06/10/2018, 15:49 WIB
Kompas TV Polda Metro Jaya memutuskan menahan Ratna Sarumpaet yang merupakan tersangka penyebar berita hoaks penganiayaan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua putra Ratna Sarumpaet, mohammad Iqbal alhady dan Ibrahim alhady mendatangi Polda Metro Jaya (PMJ) pada Sabtu (6/10/2018). Mereka bermaksud menjenguk ibunda. 

Namun, keduanya gagal membesuk Ratna yang kini sedang ditahan di rutan Polda Metro Jaya. 

Iqbal dan Ibrahim tak bisa bertemu ibunda karena tak mengantongi keterangan dari penyidik. 

Baca juga: Dedi Mulyadi: Jangan Samakan Janji Jokowi dengan Kebohongan Ratna Sarumpaet

"Saya kira ini hari Sabtu, yah mungkin Selasa, Rabu, Kamis baru bisa (jenguk)," ujar Iqbal kepada wartawan.

Untuk itu, Iqbal dan Ibrahim berencana kembali ke Polda Metro Jaya pada senin (8/10/2018) pekan depan.

"Hari Senin balik lagi," kata Ibrahim.

Iqbal dan Ibrahim yang masing-masing mengenakan kemeja merah dan kemeja kotak-kotak biru ini pun berharap agar permasalahan yang menjerat Ibunya cepat tuntas.

"Mudah mudahan segera selesai lah, jangan diperlama, saya takutnya ibu belum siap," lanjut Iqbal.

"Doain aja cepat kembali ke rumah," pungkasnya.

Baca juga: Sekjen PSI: Polisi Jangan Berhenti di Ratna Sarumpaet

Sebelumnya, Ratna ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penyebaran kabar bohong atau hoaks. Sempat tersiar kabar bahwa Ratna mengalami penganiayaan yang menyebabkan wajahnya banyak luka lebam.

Ratna telah mengaku bahwa cerita tentang penganiyaan itu hanya bohong belaka alias hoaks.

Ia ditangkap pada Kamis (4/10/2018) malam di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Ia ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap karena tak memenuhi panggilan pemeriksaan polisi pada Senin (1/10/2018), dan justru akan pergi ke luar negeri mengikuti sebuah konferensi internasional di Cile.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Rp 2 Miliar dari Jawa Barat untuk Korban Bencana Sulawesi Tengah

Rp 2 Miliar dari Jawa Barat untuk Korban Bencana Sulawesi Tengah

Regional
5 BERITA POPULER NUSANTARA: Aksi Ngedrift Gagal karena Tabrak Toilet hingga Sandiaga Diminta Keluar Emak-emak

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Aksi Ngedrift Gagal karena Tabrak Toilet hingga Sandiaga Diminta Keluar Emak-emak

Regional
Komnas HAM: Perhatian Pemerintah terhadap Kelompok Minoritas Masih Minim

Komnas HAM: Perhatian Pemerintah terhadap Kelompok Minoritas Masih Minim

Nasional
Hujan Disertai Angin dan Petir Diprediksi Melanda Jaktim dan Jaksel Sore Ini

Hujan Disertai Angin dan Petir Diprediksi Melanda Jaktim dan Jaksel Sore Ini

Megapolitan
Kapal-kapal Nelayan di Muara Angke Tak Melaut karena Terkendala Izin

Kapal-kapal Nelayan di Muara Angke Tak Melaut karena Terkendala Izin

Megapolitan
Ketua RT dan RW Diingatkan Tak Pungut Uang Warga yang Buat Sertifikat

Ketua RT dan RW Diingatkan Tak Pungut Uang Warga yang Buat Sertifikat

Megapolitan
Video Dukungan Pasangan Capres Beredar, Bawaslu Panggil Bupati

Video Dukungan Pasangan Capres Beredar, Bawaslu Panggil Bupati

Regional
Salahi Aturan, Bawaslu  Sapu Bersih Alat Peraga Kampanye

Salahi Aturan, Bawaslu Sapu Bersih Alat Peraga Kampanye

Regional
Pencuri Spesialis Sepeda Motor di Mesjid Dilumpuhkan Polisi

Pencuri Spesialis Sepeda Motor di Mesjid Dilumpuhkan Polisi

Regional
Porprov Jateng XV 2018 Dibuka di Solo, Ganjar Ajak Bangun Olahraga

Porprov Jateng XV 2018 Dibuka di Solo, Ganjar Ajak Bangun Olahraga

Regional
Baru 10 Hari Keluar Penjara, Residivis Kembali Ditangkap Kasus Begal

Baru 10 Hari Keluar Penjara, Residivis Kembali Ditangkap Kasus Begal

Regional
Kereta Api Tabrak Kerumunan Pengunjung Festival di India, 50 Tewas

Kereta Api Tabrak Kerumunan Pengunjung Festival di India, 50 Tewas

Internasional
Tak Terpantau X-Ray Bandara, 2 Kurir Simpan Sabu dalam Anus

Tak Terpantau X-Ray Bandara, 2 Kurir Simpan Sabu dalam Anus

Regional
 Jokowi Akan Beri Perhatian kepada  Pesantren dan Santri

Jokowi Akan Beri Perhatian kepada Pesantren dan Santri

Regional
Wali Kota: Dampak yang Diterima Bekasi Tak Seimbang Dana Kompensasi

Wali Kota: Dampak yang Diterima Bekasi Tak Seimbang Dana Kompensasi

Megapolitan

Close Ads X