Partai Gerindra Laporkan Ratna Sarumpaet ke Polisi

Kompas.com - 08/10/2018, 12:51 WIB
Aktivis Ratna Sarumpaet (kanan) tiba di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Kamis (4/10/2018). Pelaku penyebaran berita bohong atau hoax itu ditangkap oleh pihak kepolisian di Bandara Soekarno Hatta saat akan pergi keluar negeri.ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY Aktivis Ratna Sarumpaet (kanan) tiba di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Kamis (4/10/2018). Pelaku penyebaran berita bohong atau hoax itu ditangkap oleh pihak kepolisian di Bandara Soekarno Hatta saat akan pergi keluar negeri.

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Lembaga Advokasi Hukum Gerindra DKI Mohamad Taufiqurrahman mewakili Partai Gerakan Indonesia Raya atau Partai Gerindra melaporkan aktivis Ratna Sarumpaet ke Polda Metro Jaya.

Laporan itu dilayangkan pada Sabtu (6/10/2018), dengan nomor LP/5381/X/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Taufiq mengatakan, Partai Gerindra akhirnya melaporkan Ratna karena merasa kebohongan yang disampaikan sangat merugikan mereka.

"Dengan kasus ini, sejumlah kader kami termasuk Pak Prabowo sebagai ketua partai yang dilaporkan karena dianggap turut menyebarkan berita bohong. Padahal, ungkapan empati itu timbul karena cerita dari yang bersangkutan (Ratna) sendiri," ujar Taufiq, ketika dihubungi Kompas.com, Senin (8/10/2018).

Baca juga: Pemprov DKI Tagih Uang Sponsor untuk Ratna Sarumpaet, Begini Mekanismenya

Meski saat ini Ratna telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan atas kasus penyebaran berita bohong atau hoaks, lanjut Taufik, Partai Gerindra menilai laporan ini harus tetap dilayangkan.

"Karena seolah-olah Partai Gerindra yang disudutkan. Padahal, kami pun tidak menyangka Ibu Ratna berhohong, karena kami sudah kenal lama, Pak Prabowo sudah kenal lama. Jadi, kami tidak berpikir kalau yang diceritakan adalah rekayasa," papar dia.

Dalam laporannya, Partai Gerindra menyangka Ratna telah menyebarkan informasi untuk menimbulkan kebencian dan atau menyebarkan berita atau pemberitaan bohong.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menerima empat laporan yang meminta polisi segera mengusut tuntas kasus ini.

Baca juga: Polisi Periksa Pelapor Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Hari Ini

Dalam laporan tersebut, tak hanya Ratna yang dilaporkan karena cerita penganiayaan atas dirinya di Bandung pada 21 September 2018 yang ternyata hoaks.

Namun, calon presiden Prabowo Subianto dan wakilnya, Sandiaga Uno, serta sejumlah pihak seperti Fadli Zon, Rachel Maryam, Ferdinand Hutahean, Habiburokhman, dan Dahnil Anzar Simanjuntak, juga turut dilaporkan.


Terkini Lainnya

Ma'ruf Amin Sebut Banyak Ulama di Banten Pindah Haluan Pilih Jokowi

Ma'ruf Amin Sebut Banyak Ulama di Banten Pindah Haluan Pilih Jokowi

Regional
Komnas HAM Kirim Balik 7 Berkas Perkara Pelanggaran Berat HAM ke Kejagung

Komnas HAM Kirim Balik 7 Berkas Perkara Pelanggaran Berat HAM ke Kejagung

Nasional
[POPULER NUSANTARA] Prabowo Disambut Pendukung Jokowi | Eksepsi Ahmad Dhani Ditolak

[POPULER NUSANTARA] Prabowo Disambut Pendukung Jokowi | Eksepsi Ahmad Dhani Ditolak

Regional
DPP PPP Perintahkan Struktur Partai Tak Bantu Pemenangan Caleg Eks Koruptor

DPP PPP Perintahkan Struktur Partai Tak Bantu Pemenangan Caleg Eks Koruptor

Nasional
Beda Penampilan Jokowi dan Prabowo pada Debat Pertama dan Kedua Menurut Pengamat

Beda Penampilan Jokowi dan Prabowo pada Debat Pertama dan Kedua Menurut Pengamat

Nasional
[BERITA POPULER] Ricuh Gara-gara Lahan Prabowo | Usia 21 Tahun Jualan Gethuk, Omzet Rp 2,2 Miliar

[BERITA POPULER] Ricuh Gara-gara Lahan Prabowo | Usia 21 Tahun Jualan Gethuk, Omzet Rp 2,2 Miliar

Nasional
Kemenpar Usulkan Cap Go Meh di Bogor Masuk 'Calendar of Event'

Kemenpar Usulkan Cap Go Meh di Bogor Masuk "Calendar of Event"

Regional
Bom Bunuh Diri di Kairo, KBRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

Bom Bunuh Diri di Kairo, KBRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

Internasional
Ungkap Kasus Penusukan Siswi SMK di Bogor, Polisi Minta Bantuan FBI

Ungkap Kasus Penusukan Siswi SMK di Bogor, Polisi Minta Bantuan FBI

Regional
Ditpolairud Polda Kepri Amankan 1.000 Karung Bawang Merah Ilegal dari India

Ditpolairud Polda Kepri Amankan 1.000 Karung Bawang Merah Ilegal dari India

Regional
DPP PPP Beri Peringatan kepada DPC yang Daftarkan Eks Koruptor Jadi Caleg

DPP PPP Beri Peringatan kepada DPC yang Daftarkan Eks Koruptor Jadi Caleg

Nasional
Misteri Pembunuhan Ketua Waria Palembang, Dugaan Pelaku Orang Dekat hingga Hilangnya Harta Korban

Misteri Pembunuhan Ketua Waria Palembang, Dugaan Pelaku Orang Dekat hingga Hilangnya Harta Korban

Regional
Trump: Saya Tak Buru-buru Menanti Denuklirisasi Penuh Korea Utara

Trump: Saya Tak Buru-buru Menanti Denuklirisasi Penuh Korea Utara

Internasional
Ini Kisah di Balik Balita Korban Puting Beliung yang Digendong Ridwan Kamil

Ini Kisah di Balik Balita Korban Puting Beliung yang Digendong Ridwan Kamil

Regional
[Populer Megapolitan] Sekda Papua Tampar Pegawai KPK | Anggota Polres Jakut Dipecat | Larangan Sepeda Listrik Migo

[Populer Megapolitan] Sekda Papua Tampar Pegawai KPK | Anggota Polres Jakut Dipecat | Larangan Sepeda Listrik Migo

Megapolitan

Close Ads X