Dukung Asian Para Games, Grab Sediakan 500 Kendaraan untuk Penyandang Disabilitas

Kompas.com - 08/10/2018, 13:28 WIB
Salah satu mobil yang digunakan untuk layanan GrabGerak. Foto diambil Rabu (25/4/2018). KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKOSalah satu mobil yang digunakan untuk layanan GrabGerak. Foto diambil Rabu (25/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Aplikasi transportasi dalam jaringan (daring) Grab menyediakan berbagai program untuk mendukung perhelatan Asian Para Games 2018 di Jakarta. Direktur Pemasaran Grab Mediko Azwar menyebutkan, salah satu layanan yang disediakan yakni GrabGerak atau armada bagi penyandang disabilitas.

"Armada ini kami dedikasikan khusus kepada penumpang berkebutuhan khusus, kami punya 500 armada yang sudah terlatih dan tersertifikasi" kata Mediko dalam jumpa pers di kantornya, Senin (8/10/2018).

Baca juga: Sudah Ditemui Perwakilan Grab Indonesia, Pendemo Tetap Menolak Bubar

Selain mobil yang dirancang bagi penumpang berkebutuhan khusus, mitra pengemudi GrabGerak juga diberi pelatihan. Pelatihan meliputi berkomunikasi dengan bahasa isyarat, bagaimana menggendong seseorang dari kursi roda ke dalam mobil, hingga melipat kursi roda.

"Kami kerjasama dengan lembaga yang bisa memberi sertifikat kepada mitra pengemudi untuk melayani penyandang disabilitas, pelatihan kurang lebih satu hari," ujar Mediko.

Para penyandang disabilitas akan diprioritaskan dibanding penumpang biasa. Selain itu, sebagai mitra resmi dalam perhelatan Asian Games, Grab menargetkan ada puluhan ribu penumpang yang akan memilih Grab sebagai sarana transportasinya.

"Targetnya untuk atlet yang sedang bertanding, mereka juga ingin bepergian. Juga penonton pertandingan yang ingin hadir ke arena pertandingan. Saya rasa sepanjang pertandingan ini puluhan ribu yang ada di sana," kata Mediko.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pendemo Tuntut Ditemui dengan Manajemen Grab



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geng Motor Bacok Tukang Sayur di Serpong Utara, Rampas Ponsel dan Uang

Geng Motor Bacok Tukang Sayur di Serpong Utara, Rampas Ponsel dan Uang

Megapolitan
Boarding Pass KA Jarak Jauh Kini Terintegrasi Aplikasi Peduli Lindungi

Boarding Pass KA Jarak Jauh Kini Terintegrasi Aplikasi Peduli Lindungi

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangsel Meningkat pada Pekan Terakhir PPKM Level 4, Seperti Apa Penularannya?

Kasus Covid-19 di Tangsel Meningkat pada Pekan Terakhir PPKM Level 4, Seperti Apa Penularannya?

Megapolitan
Tabrak Pembatas Jalur Sepeda Sudirman, Mobil Berpelat RFS Terguling di Dekat Gedung Kemenpan-RB

Tabrak Pembatas Jalur Sepeda Sudirman, Mobil Berpelat RFS Terguling di Dekat Gedung Kemenpan-RB

Megapolitan
Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Megapolitan
Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Megapolitan
Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Megapolitan
Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Megapolitan
Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Megapolitan
UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

Megapolitan
Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X