Kompas.com - 08/10/2018, 18:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menangkap komplotan perampok sebuah minimarket di Jalan RS Fatmawati Nomor 33, Jakarta Selatan. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Steven Tamuntuan mengatakan, aksi perampokan itu terjadi Kamis (4/10/2018) lalu dan  melibatkan enam orang.

"Para pelaku modusnya menodong dan mengancam petugas kasir dari beberapa swalayan yang ada di wilayah Jakarta Selatan," kata Steven di Mapolrestro Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018).

Pada Kamis dini hari itu, kasir minimarket tengah bekerja seperti biasa. Kemudian dua pelaku yakni Apri dan Ogy datang membeli sebungkus rokok. Setelah membayar, keduanya keluar dan duduk di depan minimarket.

Saat sepi pembeli, keduanya pun masuk kembali menenteng celurit. Celurit itu dililitkan di pinggang kasir agar mau menyerahkan uang. Total uang di kasir yang dirampok pelaku  Rp 1.798.401. Satu unit tablet Samsung, tiga ponsel Xiaomi, dan dompet milik kasir juga dibawa lari.

Baca juga: Polisi Bekuk Komplotan Begal Bertato yang Tak Segan Bacok Korbannya

Selain Apri dan Ogy, ada Dimas, Firdaus, dan J Mo yang berperan mengawasi situasi di luar minimarket.

Polisi kemudian memburu para pelaku dan menangkap mereka keesokan harinya di Terminal Kampung Rambutan. Apri ditembak kakinya karena mencoba melarikan diri saat hendak ditangkap.

"Kami juga tangkap penadahnya. Dia membeli ponsel curian ini seharga Rp 1,9 juta. Uang itu kemudian dibagi-bagi oleh komplotan," kata Steven.

Polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang melarikan diri. Komplotan itu tercatat sudah lebih dari 10 kali merampok minimart dan membegal pengendara motor.

"Mereka sudah berulang kali melakukan aksi serupa di wilayah Jaktim, Jaksel di Fatmawati, Blok M, Kemang, dan Pondok Indah," kata Steven.

Para perampok dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang ancaman hukumannya hingga sembilan tahun penjara. Sementara penadah dikenakan Pasal 480 KUHP tentang penadahan yang ancaman hukumannya maksimal empat tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Pelepasan Lari Lintas Juang SMA Labschool di TMP Kalibata, Wagub Riza: Ini Jadi Simbol Patriotisme

Hadiri Pelepasan Lari Lintas Juang SMA Labschool di TMP Kalibata, Wagub Riza: Ini Jadi Simbol Patriotisme

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pengutil Cokelat di Alfamart Tangerang Mengaku Syok | Putri Mariana Akui Ibunya Mencuri Cokelat dan Sampo

[POPULER JABODETABEK] Pengutil Cokelat di Alfamart Tangerang Mengaku Syok | Putri Mariana Akui Ibunya Mencuri Cokelat dan Sampo

Megapolitan
Festival dan Konser Musik di Jakarta Agustus - September 2022

Festival dan Konser Musik di Jakarta Agustus - September 2022

Megapolitan
Cara ke Stasiun Gambir dari Tangerang Selatan Naik Transportasi Umum

Cara ke Stasiun Gambir dari Tangerang Selatan Naik Transportasi Umum

Megapolitan
Teknisi Listrik Tewas Terjepit di Lift Barang di Ruko Kawasan Grogol Petamburan

Teknisi Listrik Tewas Terjepit di Lift Barang di Ruko Kawasan Grogol Petamburan

Megapolitan
Pamer Pemprov DKI Bangun 33 Tower Rusun selama 2018-2022, Anies: Kerja yang Luar Biasa

Pamer Pemprov DKI Bangun 33 Tower Rusun selama 2018-2022, Anies: Kerja yang Luar Biasa

Megapolitan
Hunian di Ibu Kota Terpaksa Berbentuk Rusun, Anies: Lebarnya Jakarta Enggak Bisa Ditambah

Hunian di Ibu Kota Terpaksa Berbentuk Rusun, Anies: Lebarnya Jakarta Enggak Bisa Ditambah

Megapolitan
Deolipa Yumara Laporkan Pengacara Baru Bharada E ke Polisi Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Deolipa Yumara Laporkan Pengacara Baru Bharada E ke Polisi Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Penyekapan Pengusaha di Depok, Korban dan PT Indocertes Sepakat Berdamai

Polisi Hentikan Kasus Penyekapan Pengusaha di Depok, Korban dan PT Indocertes Sepakat Berdamai

Megapolitan
Imbas Hujan Deras di Depok, Genangan Air di Jalan Arief Rahman Hakim Sebabkan Kemacetan

Imbas Hujan Deras di Depok, Genangan Air di Jalan Arief Rahman Hakim Sebabkan Kemacetan

Megapolitan
Pengendara Motor Terobos Palang Pintu dan Tertabrak KA Bandara, Warga: Pas Dia Jalan, Kereta Lewat

Pengendara Motor Terobos Palang Pintu dan Tertabrak KA Bandara, Warga: Pas Dia Jalan, Kereta Lewat

Megapolitan
Anies Luncurkan Sirukim, Aplikasi Berisi Informasi soal Rumah DP Rp 0 hingga Rusunami

Anies Luncurkan Sirukim, Aplikasi Berisi Informasi soal Rumah DP Rp 0 hingga Rusunami

Megapolitan
Kecewa Notaris Mafia Tanah Divonis Ringan, Keluarga Nirina Zubir: Efek Jera yang Mana?

Kecewa Notaris Mafia Tanah Divonis Ringan, Keluarga Nirina Zubir: Efek Jera yang Mana?

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Sejumlah Saksi dan Bukti Terkait Laporan terhadap Pesulap Merah

Polisi Akan Periksa Sejumlah Saksi dan Bukti Terkait Laporan terhadap Pesulap Merah

Megapolitan
Air Mengalir Deras dari Atap Bocor di Mal Kawasan Gambir, Saksi: Air Semakin Lama Semakin Besar

Air Mengalir Deras dari Atap Bocor di Mal Kawasan Gambir, Saksi: Air Semakin Lama Semakin Besar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.