Lurah Pejagalan: Ada Selter Becak, Macetnya Berkurang

Kompas.com - 08/10/2018, 19:32 WIB
Seltee becak di Jalan B dekat Pasar Teluk Gong, Pejagalan, Jakarta Utara, Senin (8/10/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSeltee becak di Jalan B dekat Pasar Teluk Gong, Pejagalan, Jakarta Utara, Senin (8/10/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Keberadaan tiga selter becak terpadu dinilai mengurangi kesemerawutan di sekitar Pasar Teluk Gong, Pejagalan, Jakarta Utata.

Lurah Pejagalan Yogara Fernandez mengatakan, arus lalu lintas di sekitar Pasar Teluk Gong relatif lebih lancar setelah para penarik becak ditata lewat selter-selter tersebut.

"Jadi untuk lokasi tersebut ada perubahan sedikit jalur di situ macetnya berkurang," kata Yoga ketika dihubungi Kompas.com, Senin (8/10/2018).

Baca juga: Becak di Teluk Gong Wajib Mangkal di Selter

Yoga mengatakan, pihaknya juga mendapat apresiasi dari para pengguna jalan yang menilai kawasan itu menjadi lebih tertata dan enak dilihat.

Seltee becak di Jalan K dekat Pasar Teluk Gong, Pejagalan, Jakarta Utara, Senin (8/10/2018).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Seltee becak di Jalan K dekat Pasar Teluk Gong, Pejagalan, Jakarta Utara, Senin (8/10/2018).

Meskipun begitu, Yoga menilai keberadaan selter belum bisa sepenuhnya menghilangkan kesemerawutan yang terjadi di kawasan Teluk Gong.

"Belum ada apa-apanya. Ampuh atau tidak belum saya bilang, tetapi pelan-pelan perubahan itu ada," kata Yoga.

Baca juga: Selter Becak di Teluk Gong Dibangun untuk Kurangi Kesemrawutan

Diberitakan sebelumnya, ada selter becak terpadu di tiga titik kawasan Pasar Teluk Gong yang dapat dijadikan tempat mangkal bagi penarik becak yang terdaftar.

Pembangunan selter itu didasari oleh semerawutnya lalu lintas di sekitar Pasar Teluk Gong yang diduga disebabkan oleh banyaknya becak yang mangkal di pinggir jalan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tetangga Novel Baswedan Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras

Tetangga Novel Baswedan Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras

Megapolitan
'Novel Baswedan Beberapa Kali Operasi, Kok Masih Dituduh Rekayasa...'

"Novel Baswedan Beberapa Kali Operasi, Kok Masih Dituduh Rekayasa..."

Megapolitan
Tetangga Novel Baswedan Laporkan Dewi Tanjung atas Tuduhan Laporan Palsu

Tetangga Novel Baswedan Laporkan Dewi Tanjung atas Tuduhan Laporan Palsu

Megapolitan
Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah demi Hobi Cosplay...

Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah demi Hobi Cosplay...

Megapolitan
Dua Ormas Bentrok di Bekasi, Satu Orang Terluka

Dua Ormas Bentrok di Bekasi, Satu Orang Terluka

Megapolitan
Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas Ditabrak Gelar Tabur Bunga

Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas Ditabrak Gelar Tabur Bunga

Megapolitan
Sudah Lebih Sepekan, Sekda DKI Belum Dihubungi Gerindra soal Usulan Wagub

Sudah Lebih Sepekan, Sekda DKI Belum Dihubungi Gerindra soal Usulan Wagub

Megapolitan
Nenek Sebut Amel Luput dari Penyiraman Air Keras

Nenek Sebut Amel Luput dari Penyiraman Air Keras

Megapolitan
Radio Sonora, Garda Oto, Yello Hotel, dan Harris Convention Hall Bekasi Gelar Fun Rally 2019

Radio Sonora, Garda Oto, Yello Hotel, dan Harris Convention Hall Bekasi Gelar Fun Rally 2019

Megapolitan
Mengadu Nasib di Kawasan Kota Tua, PKL: Kalau Enggak Dagang, Mau Makan Apa?

Mengadu Nasib di Kawasan Kota Tua, PKL: Kalau Enggak Dagang, Mau Makan Apa?

Megapolitan
Korban Penggusuran Sunter Agung Minta Pemprov DKI Sediakan Tempat Usaha

Korban Penggusuran Sunter Agung Minta Pemprov DKI Sediakan Tempat Usaha

Megapolitan
Camat: Penggusuran di Sunter Agung Sesuai Aturan

Camat: Penggusuran di Sunter Agung Sesuai Aturan

Megapolitan
Korban Penggusuran di Sunter Masih Bertahan di Antara Puing

Korban Penggusuran di Sunter Masih Bertahan di Antara Puing

Megapolitan
Korban Penggusuran Sunter: Kami Semua Pendukung Anies, tapi Kenapa Digusur?

Korban Penggusuran Sunter: Kami Semua Pendukung Anies, tapi Kenapa Digusur?

Megapolitan
Penonton Terpukau Saksikan Pertunjukan Musik hingga Sirkus di JakIPA Monas

Penonton Terpukau Saksikan Pertunjukan Musik hingga Sirkus di JakIPA Monas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X