Ada 2 Jenis Buaya yang Muncul di Kali Anak Ciliwung - Kompas.com

Ada 2 Jenis Buaya yang Muncul di Kali Anak Ciliwung

Kompas.com - 09/10/2018, 14:31 WIB
Seekor buaya ditemukan petugas UPK Badan Air yang sedang membersihkan Kali Anak Ciliwung di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, Senin (8/10/2018).Dokumentasi Pribadi/ Sabar Seekor buaya ditemukan petugas UPK Badan Air yang sedang membersihkan Kali Anak Ciliwung di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, Senin (8/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga ekor buaya yang muncul di Kali Anak Ciliwung, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, terdiri dari dua jenis yang berbeda.

Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta Ismed mengatakan, jenis buaya tersebut adalah buaya muara dan buaya senyulong.

"Jenisnya tadi dari pengamatan gambar ada tiga ekor. Yang satu buaya muara yang satu buaya senyulong, yang senyulong itu langka," kata Ismed kepada Kompas.com, Selasa (9/10/2018).

Menurut Ismed, buaya senyulong mempunyai mulut atau moncog yang lebih panjang daripada buaya muara.

Baca juga: Pasukan Oranye Temukan Buaya Berjemur di Kali Ciliwung

Ia menambahkan, habitat asli buaya senyulong tidak berada di Jakarta melainkan di Kalimantan.

"Habitatnya nggak di sini, mungkin ini peliharaan yang sengaja dilepas atau lepas sendiri," ujar Ismed.

Meskipun berbeda jenis, Ismed mengatakan kedua jenis buaya tersebut sama-sama berbahaya.

"Yang namanya buaya dia pasti menyerang," katanya.

Petugas UPK Badan Air menemukan buaya di Kali Anak Ciliwung Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara. Saat ini, petugas tengah berupaya mengamankan buaya tersebut.


Terkini Lainnya

Gandakan Uang seperti Dimas Kanjeng, Pemuda di Surabaya Ditangkap

Gandakan Uang seperti Dimas Kanjeng, Pemuda di Surabaya Ditangkap

Regional
Rusun KS Tubun untuk Warga Berpenghasilan Rendah, Tarifnya Rp 1,5 Juta

Rusun KS Tubun untuk Warga Berpenghasilan Rendah, Tarifnya Rp 1,5 Juta

Megapolitan
Di Jalur Sarangan, 4 Kecelakaan Berujung Maut Terjadi dalam Sebulan

Di Jalur Sarangan, 4 Kecelakaan Berujung Maut Terjadi dalam Sebulan

Regional
Ruangannya Kena Peluru Nyasar, Politisi PAN Minta Polisi Usut Tuntas

Ruangannya Kena Peluru Nyasar, Politisi PAN Minta Polisi Usut Tuntas

Nasional
Penataan Jalan Pangeran Antasari, 'U-turn' Ditutup dan Jalan Dilebarkan

Penataan Jalan Pangeran Antasari, "U-turn" Ditutup dan Jalan Dilebarkan

Megapolitan
Musim Kering, Waduk dan Situ di Indramayu Hentikan Pengairan Sawah

Musim Kering, Waduk dan Situ di Indramayu Hentikan Pengairan Sawah

Regional
Hewan Misterius Kembali Serang Kambing Warga

Hewan Misterius Kembali Serang Kambing Warga

Regional
Perum PPD Klaim Kantongi Sertifikat Kepemilikan Tanah di Kebon Sayur Ciracas

Perum PPD Klaim Kantongi Sertifikat Kepemilikan Tanah di Kebon Sayur Ciracas

Megapolitan
Pembunuh Sopir Taksi Online di Palembang Divonis Penjara Seumur Hidup

Pembunuh Sopir Taksi Online di Palembang Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Risma: Saya Sudah Surati Presiden Jokowi, tetapi Belum Ada Tanggapan...

Risma: Saya Sudah Surati Presiden Jokowi, tetapi Belum Ada Tanggapan...

Regional
Ditemukan Kembali Lubang yang Diduga Bekas Tembakan Peluru di Gedung DPR

Ditemukan Kembali Lubang yang Diduga Bekas Tembakan Peluru di Gedung DPR

Nasional
ICJR Apresiasi Ide Pemerintah Susun Aturan Khusus bagi Napi Lansia

ICJR Apresiasi Ide Pemerintah Susun Aturan Khusus bagi Napi Lansia

Nasional
Cerita Ni'matul Fauziah, Atlet Tuna Netra Peraih Perak Lawnball Asian Paragames 2018 (1)

Cerita Ni'matul Fauziah, Atlet Tuna Netra Peraih Perak Lawnball Asian Paragames 2018 (1)

Regional
Taliban Peringatkan Guru dan Pelajar untuk Tak Ikuti Pemilu

Taliban Peringatkan Guru dan Pelajar untuk Tak Ikuti Pemilu

Internasional
'Nyabu', Pengusaha Kertas Gunarko Papan Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

"Nyabu", Pengusaha Kertas Gunarko Papan Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Megapolitan
Close Ads X