Cerita Petani Bunga Matahari di Pinggir Kali Pesanggrahan...

Kompas.com - 11/10/2018, 05:00 WIB
Ozi (45) petani bunga matahari di lahan pinggir Kali Pesanggrahan, Srengseng, Jakarta Barat pada Rabu (10/10/2018). RIMA WAHYUNINGRUMOzi (45) petani bunga matahari di lahan pinggir Kali Pesanggrahan, Srengseng, Jakarta Barat pada Rabu (10/10/2018).


JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah teriknya matahari Rabu (10/10/2018) pukul 10.30 WIB, Ozi, seorang petani tanaman hias sibuk merapikan kantong-kantong polybag di area penjualan tanaman hias Jalan H Kelik, Srengseng, Jakarta Barat.

Kepada Kompas.com, pria berusia 45 tahun tersebut bercerita bahwa baru memindahkan beberapa batang bunga matahari dari kebun ke dalam polybag, untuk kemudian di jual.

Kebun bunga matahari yang dikelolanya bersama Iwan, temannya, berada di lahan pinggir Kali Pesanggrahan, dengan luas 100 meter persegi.

Rabu ini, ada tiga batang bunga matahari yang mekar. Lainnya yang belum mekar, sudah dipindahkan ke polybag.

Baca juga: Menikmati Matahari Terbenam di Kebun Bunga Matahari Serpong

Meski berada di pinggir kali, Ozi mengaku, ia dan teman-temannya sesama petani dan pedagang tanaman hias tak masalah terkait penggunaan lahan di sana.

"Kan tujuan kita sekaligus penghijauan. Dulu di sini tanaman liar tinggi-tinggi, sebelum diaspal dan dibeton pinggir kalinya," kata Ozi, kepada Kompas.com di lokasi, Rabu.

Meski di pinggiran kali, kebun yang dikelolanya itu sejauh ini aman dari ancaman banjir.

Air Kali Pesanggrahan yang menyerap ke lahan kebun justru membantu penggemburan tanah.

"Enggak pernah kena sampai banjir dari kali. Paling dulu tahun 2007 pas banjir besar, tapi di sini belum ada nanem," kata dia.

Selain menanam bunga matahari di lahan pinggir kali itu, ia juga menanam pohon pucuk merah. Ada pula tanaman hias milik petani dan penjual lainnya di sana.

Bunga Matahari di pedagang tanaman hias Jalan H. Kelik, Srengseng, Jakarta Barat.RIMA WAHYUNINGRUM Bunga Matahari di pedagang tanaman hias Jalan H. Kelik, Srengseng, Jakarta Barat.

Menanam bunga matahari

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serapan APBD DKI 54,6 Persen, Anies Bilang Itu Masih Sesuai Target

Serapan APBD DKI 54,6 Persen, Anies Bilang Itu Masih Sesuai Target

Megapolitan
Atap Sekolah Ambruk, Murid SLB Bundaku Bekasi Mengungsi

Atap Sekolah Ambruk, Murid SLB Bundaku Bekasi Mengungsi

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil, Rekening Bank Djeni Kosong, Habis Untuk Foya-foya

Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil, Rekening Bank Djeni Kosong, Habis Untuk Foya-foya

Megapolitan
4 WNA Nigeria yang Terjaring Razia Terindikasi Penipuan Online

4 WNA Nigeria yang Terjaring Razia Terindikasi Penipuan Online

Megapolitan
Proses Penghentian Swastanisasi Air di Jakarta Mandek

Proses Penghentian Swastanisasi Air di Jakarta Mandek

Megapolitan
Walau Tanpa Wagub, Anies Klaim Pekerjaan Terlaksana Baik oleh Jajarannya

Walau Tanpa Wagub, Anies Klaim Pekerjaan Terlaksana Baik oleh Jajarannya

Megapolitan
Prihatin dengan Kejadian yang Menimpa Wiranto, Kivlan Zen Kirim Bunga

Prihatin dengan Kejadian yang Menimpa Wiranto, Kivlan Zen Kirim Bunga

Megapolitan
Melayat ke Ratusan Pusara Mr. X di TPU Pondok Ranggon...

Melayat ke Ratusan Pusara Mr. X di TPU Pondok Ranggon...

Megapolitan
Anies: Kampung Melayu Masih Banjir padahal Sungai Sudah Dinormalisasi

Anies: Kampung Melayu Masih Banjir padahal Sungai Sudah Dinormalisasi

Megapolitan
Kampung Akuarium Akan Dibangun Terintegrasi dengan Kawasan Cagar Budaya

Kampung Akuarium Akan Dibangun Terintegrasi dengan Kawasan Cagar Budaya

Megapolitan
Kilas Balik Bus Transjakarta Zhong Tong yang Bermasalah Era Ahok

Kilas Balik Bus Transjakarta Zhong Tong yang Bermasalah Era Ahok

Megapolitan
2 Tahun Kepemimpinan Anies, Rumah DP Rp 0 Dibangun 780 Unit dari Target 232 Ribu Hunian

2 Tahun Kepemimpinan Anies, Rumah DP Rp 0 Dibangun 780 Unit dari Target 232 Ribu Hunian

Megapolitan
Keluarga Minta Doa agar Wiranto Cepat Sembuh

Keluarga Minta Doa agar Wiranto Cepat Sembuh

Megapolitan
2 Tahun Jadi Gubernur, Anies Sebut Pengguna Transportasi Umum di DKI Meningkat

2 Tahun Jadi Gubernur, Anies Sebut Pengguna Transportasi Umum di DKI Meningkat

Megapolitan
Kapal yang Terbalik di Dermaga 210 Tanjung Priok Sudah Dievakuasi

Kapal yang Terbalik di Dermaga 210 Tanjung Priok Sudah Dievakuasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X