Pastikan Pembangunan Flyover, Wali Kota Depok Akan Surati Ridwan Kamil

Kompas.com - 11/10/2018, 05:06 WIB
Wali Kota Depok Mohammad Idris saat ditemui di Jalan Boulevard, Depok, Senin (24/9/2018). Kompas.com/Cynthia LovaWali Kota Depok Mohammad Idris saat ditemui di Jalan Boulevard, Depok, Senin (24/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, Pemkot Depok akan mengirimkan surat kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk memastikan pernyataan Ridwan Kamil mengenai rencana pembangunan dua flyover di Depok.

"Kami akan bersurat dulu ke beliau. Ini ada ketentuan dan prosedur birokrasinya," ujar Idris saat dihubungi Kompas.com, Rabu (10/10/2018).

Baca juga: Ridwan Kamil Minta BIJB Fokus Garap Penerbangan Domestik

Idris mengatakan, pihaknya belum mendapatkan penjelasan resmi dari Ridwan Kamil atau yang biasa disapa Emil terkait rencana tersebut.

"Ketika itu (pernyataan Emil) istilahnya informal. Harus ditindaklanjuti secara birokrasi," ujar Idris.

Rencana pembangunan dua flyover di Depok itu disampaikan Emil saat shalat subuh bersama warga di Pancoran Mas, Depok.

Ia menyebut flyover ini merupakan hibah dari Pemprov Jabar dalam mengatasi kemacetan di Depok. Pernyataan Emil ini menjadi viral di media sosial.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Jatah dua fly over untuk mengatasi kemacetan di Kota Depok. Silakan pilih lokasinya. Depok mana aja yang menurut kamu harus dibangun flyover gaes? _ Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menjanjikan kado spesial bagi warga Depok. Hadiah itu berupa dua flyover yang diharapkan bisa mengurai kemacetan di kota itu. Menurut gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, bantuan tersebut masuk pada program hibah pemerintah provinsi kepada Kota Depok. Karena kemacetan parah masih terjadi terutama di ruas jalan protokol di Depok yaitu Margonda, Juanda, dan Dewi Sartika, khususnya pada hari libur. . “Jatah dua fly over untuk mengatasi kemacetan di Kota Depok. Silakan pilih lokasinya,” kata Emil, saat kegiatan salat subuh keliling di Masjid Al Ikhlas Parung Bingung, Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Pancoranmas, akhir pekan kemarin. Pembangunan fly over sebagai bentuk mengatasi kemacetan di Depok dan kemajuan Jawa Barat. Selain itu, Emil juga akan membangun aksesibilitas atau infrastruktur jalan menuju tempat pariwisata yang ada di Kota Depok. Terkait pariwisata, Emil juga akan memberikan hibah bantuan keuangan sekitar Rp 40 miliar untuk revitalisasi Situ Rawa Kalong, serta akan menghibahkan bus pariwisata. “Saya petakan Depok ini banyak danau (situ) tapi kurang tertata,” ucapnya. Bantuan lainnya untuk Depok yaitu hibah renovasi dua pasar tradisional. Emil ingin pasar tradisional di Depok bersih dan tertata dengan baik. . “Ciri pasar tradisional berhasil kalau orang kaya, emak-emak kinclong mau selfie di pasar,” katanya. (jawa pos) . . #depok24jam

A post shared by MEMANTAU KOTA DEPOK 24 JAM (@depok24jam) on Oct 9, 2018 at 2:14am PDT

Selain membangun dua flyover, Emil akan memberikan hibah bantuan keuangan sekitar Rp 40 miliar untuk revitalisasi Situ Rawa Kalong serta akan menghibahkan bus pariwisata untuk Depok.

Emil juga berjanji akan membantu membenahi infrastruktur pariwisata di Depok.

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Legalitas Revitalisasi Monas Dipertanyakan...

Saat Legalitas Revitalisasi Monas Dipertanyakan...

Megapolitan
Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Megapolitan
Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

Megapolitan
Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Megapolitan
Bukan Asli Betawi, 'Lu', 'Gue', 'Cincong' Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Bukan Asli Betawi, "Lu", "Gue", "Cincong" Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Megapolitan
[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

Megapolitan
Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Megapolitan
Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

Megapolitan
Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X