Polisi Ambil Rekam Medis Ratna dari RS Bina Estetika - Kompas.com

Polisi Ambil Rekam Medis Ratna dari RS Bina Estetika

Kompas.com - 11/10/2018, 12:16 WIB
Aktivis Ratna Sarumpaet ditetapkan sebagai tersangka UU ITEKOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA Aktivis Ratna Sarumpaet ditetapkan sebagai tersangka UU ITE

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah mengambil hasil rekam medis aktivis Ratna Sarumpaet dari Rumah Sakit Bina Estetika.

Hasil rekam medis ini diambil untuk digunakan sebagai salah satu barang bukti dalam kasus penyebaran hoaks Ratna.

" Rekam medis yang ada di RS Bina Estetika sudah kami ambil setelah dapat persetujuan dari pengadilan. Kemarin hari Rabu kami ambil sebagai barang bukti," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2018).

Baca juga: Polisi Kembali Periksa Ratna Sarumpaet Terkait Kasus Penyebaran Hoaks

Meski demikian, Argo menyebut hasil rekam medis tersebut belum bisa disampaikan kepada publik.

"Itu hasil medis enggak bisa saya sampaikan ya. Nanti di pengadilan saja," katanya.

Sebelumnya, Ratna ditahan di Mapolda Metro Jaya sejak Jumat (5/10/2018) karena kasus penyebaran hoaks tentang pengeroyokannya.

Baca juga: Menelisik Biaya Sponsor Ratna Sarumpaet ke Cile yang Bisa Dikembalikan

Terkait kasus ini, polisi telah memeriksa Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais sebagai saksi.


Terkini Lainnya

Pembunuh Sopir Taksi Online di Palembang Divonis Penjara Seumur Hidup

Pembunuh Sopir Taksi Online di Palembang Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Risma: Saya Sudah Surati Presiden Jokowi, tetapi Belum Ada Tanggapan...

Risma: Saya Sudah Surati Presiden Jokowi, tetapi Belum Ada Tanggapan...

Regional
Ditemukan Kembali Lubang yang Diduga Bekas Tembakan Peluru di Gedung DPR

Ditemukan Kembali Lubang yang Diduga Bekas Tembakan Peluru di Gedung DPR

Nasional
ICJR Apresiasi Ide Pemerintah Susun Aturan Khusus bagi Napi Lansia

ICJR Apresiasi Ide Pemerintah Susun Aturan Khusus bagi Napi Lansia

Nasional
Cerita Ni'matul Fauziah, Atlet Tuna Netra Peraih Perak Lawnball Asian Paragames 2018 (1)

Cerita Ni'matul Fauziah, Atlet Tuna Netra Peraih Perak Lawnball Asian Paragames 2018 (1)

Regional
Taliban Peringatkan Guru dan Pelajar untuk Tak Ikuti Pemilu

Taliban Peringatkan Guru dan Pelajar untuk Tak Ikuti Pemilu

Internasional
'Nyabu', Pengusaha Kertas Gunarko Papan Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

"Nyabu", Pengusaha Kertas Gunarko Papan Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Megapolitan
Unicef Kirim Ratusan Tenda Darurat dan Paket Sekolah untuk Anak-anak Korban Bencana Sulteng

Unicef Kirim Ratusan Tenda Darurat dan Paket Sekolah untuk Anak-anak Korban Bencana Sulteng

Nasional
Catatan ICW, Ada 19 Kasus di Internal KPK Selama 2010-2018

Catatan ICW, Ada 19 Kasus di Internal KPK Selama 2010-2018

Nasional
Ini Daftar Rusunawa Siap Huni, Salah Satunya Rusun KS Tubun

Ini Daftar Rusunawa Siap Huni, Salah Satunya Rusun KS Tubun

Megapolitan
5 Fakta Baru Bencana Sulteng, Instruksi Jokowi hingga Anak Korban Perkosaan di Pengungsian

5 Fakta Baru Bencana Sulteng, Instruksi Jokowi hingga Anak Korban Perkosaan di Pengungsian

Regional
Usai Bercinta dengan Istri Tetangga, Kakek Ini Diserang Orang Tak Dikenal

Usai Bercinta dengan Istri Tetangga, Kakek Ini Diserang Orang Tak Dikenal

Regional
Anak Korban Bencana Sulteng Diperkosa, Wali Kota Makassar Data Ulang Pengungsi

Anak Korban Bencana Sulteng Diperkosa, Wali Kota Makassar Data Ulang Pengungsi

Regional
Bawaslu Selidiki Dugaan Pelanggaran Iklan Kampanye Jokowi-Ma'ruf di Surat Kabar

Bawaslu Selidiki Dugaan Pelanggaran Iklan Kampanye Jokowi-Ma'ruf di Surat Kabar

Nasional
Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi, KPK Bentuk 9 Korwil untuk 34 Provinsi

Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi, KPK Bentuk 9 Korwil untuk 34 Provinsi

Regional
Close Ads X