Rel Patah di Stasiun Bogor, Kecepatan KRL 10 Km Per Jam

Kompas.com - 12/10/2018, 07:22 WIB
Stasiun Bogor yang masih terawat sejak penyempurnaan pada 1881. Stasiun ini merupakan salah satu infrastruktur di Jabodetabek yang menjadi bagian tonggak pemodernan perkeretaapian Indonesia oleh Belanda melalui elektrifikasi yang selesai pada 1930. KOMPAS/AMBROSIUS HARTOStasiun Bogor yang masih terawat sejak penyempurnaan pada 1881. Stasiun ini merupakan salah satu infrastruktur di Jabodetabek yang menjadi bagian tonggak pemodernan perkeretaapian Indonesia oleh Belanda melalui elektrifikasi yang selesai pada 1930.

JAKARTA, KOMPAS.com - Rel di jalur 2 dan 3 Stasiun Bogor patah, Jumat (12/10/2018) sekitar pukul 05.44. 

Petugas call center PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Ana menyampaikan, akibat patahnya rel tersebut perjalanan kereta api sempat terganggu.

"Namun gangguan perjalanan kereta api tak berlangsung lama. Sekitar pukul 06.00, petugas kami sudah berhasil mengatasi patahan rel," ujar Ana ketika dihubungi Kompas.com, Jumat.

Baca juga: Rel Patah di Stasiun Gambir Tidak Mengganggu Perjalanan KRL


Meski demikian, lanjut Ana, hingga pukul 07.05, laju kereta belum dapat maksimal.

"Jadi hingga kini laju kereta masih berkisar 10 kilometer per jam ketika melalui rel tersebut," kata dia. 

Ana mengatakan, kecepatan kereta belum dapat dimaksimalkan demi keselamatan penumpang.

Baca juga: Rel Patah Selesai Diperbaiki, Perjalanan KRL Jakarta-Bogor Berangsur Normal

Pasalnya, petugas masih melakukan pemantauan rel kereta api yang patah pagi tadi.

Ia belum dapat memastikan kapan laju kereta akan kembali normal ketika melalui jalur tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harapan Warga kepada Jokowi-Ma'ruf, Lindungi Pengusaha Kecil hingga Buka Lapangan Kerja

Harapan Warga kepada Jokowi-Ma'ruf, Lindungi Pengusaha Kecil hingga Buka Lapangan Kerja

Megapolitan
Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, Jalan Sekitar Monas Ditutup

Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, Jalan Sekitar Monas Ditutup

Megapolitan
Amankan Pelantikan Presiden, TNI Kerahkan Helikopter hingga Drone

Amankan Pelantikan Presiden, TNI Kerahkan Helikopter hingga Drone

Megapolitan
Situasi Jakarta Kondusif Jelang Pelantikan Presiden-Wapres

Situasi Jakarta Kondusif Jelang Pelantikan Presiden-Wapres

Megapolitan
[JABODETABEK SEPEKAN] Pengakuan Wanita Pengancam Jokowi | Anies Gubernur Rasa Presiden | Tipu Muslihat Djeni

[JABODETABEK SEPEKAN] Pengakuan Wanita Pengancam Jokowi | Anies Gubernur Rasa Presiden | Tipu Muslihat Djeni

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Belakang Kompleks Parlemen Senayan Dijaga Ketat

Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Belakang Kompleks Parlemen Senayan Dijaga Ketat

Megapolitan
Ini Pengalihan Lalu Lintas di Seputar Istana Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Ini Pengalihan Lalu Lintas di Seputar Istana Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Ini Lokasi Layanan SIM Keliling Hari Ini, Buka Mulai Pukul 6.00 WIB

Ini Lokasi Layanan SIM Keliling Hari Ini, Buka Mulai Pukul 6.00 WIB

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Jalan Seputar Istana Ditutup

Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Jalan Seputar Istana Ditutup

Megapolitan
Ada Pelantikan Presiden-Wapres, CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan Hari Ini

Ada Pelantikan Presiden-Wapres, CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan Hari Ini

Megapolitan
Petugas Damkar Lepas Cincin Mainan dari Jari Seorang Ibu

Petugas Damkar Lepas Cincin Mainan dari Jari Seorang Ibu

Megapolitan
Yusril Enggan Tanggapi Kemungkinan Jadi Menteri Kabinet Jokowi

Yusril Enggan Tanggapi Kemungkinan Jadi Menteri Kabinet Jokowi

Megapolitan
Perwakilan Pengusaha Sebut Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Memberatkan

Perwakilan Pengusaha Sebut Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Memberatkan

Megapolitan
MUI: KH Ma'ruf Amin Ketua Umum Non Aktif hingga 2020

MUI: KH Ma'ruf Amin Ketua Umum Non Aktif hingga 2020

Megapolitan
Viral Pemalakan Sopir Truk di Tambora, Pelaku Langsung Ditangkap

Viral Pemalakan Sopir Truk di Tambora, Pelaku Langsung Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X