Relokasi IPA Cilandak yang Sering Kebanjiran, PAM Jaya Ajukan PMD Rp 280 Miliar

Kompas.com - 12/10/2018, 10:43 WIB
Petugas mengecek instalasi pengolahan air Palyja di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2015). Ketersediaan air bersih di Jakarta masih relatif aman meskipun di sejumlah daerah kesulitan air bersih akibat musim kemarau. Palyja mengolah air bersih sekitar 8.600 liter per detik untuk kebutuhan warga Jakarta. WARTA KOTA / ANGGA BHAGYA NUGRAHAPetugas mengecek instalasi pengolahan air Palyja di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2015). Ketersediaan air bersih di Jakarta masih relatif aman meskipun di sejumlah daerah kesulitan air bersih akibat musim kemarau. Palyja mengolah air bersih sekitar 8.600 liter per detik untuk kebutuhan warga Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya Priyatno Bambang Hernowo mengatakan, instalasi pengolahan air (IPA) Cilandak, Jakarta Selatan, sering kebanjiran.

Hal itu berdampak pada sistem penyediaan air minum (SPAM) Cilandak sehingga PAM Jaya merugi.

Bambang mencontohkan kerugian PAM Jaya pada 2017.

Baca juga: Banggar DPRD DKI Coret PMD Rp 1,2 Triliun untuk PAM Jaya

"IPA Cilandak saat ini sering banjir. Di 2017, itu sudah terendam, jadi sempat tidak beroperasi selama hampir 2 minggu dan itu kerugian yang didapatkan sekitar Rp 3,5 miliar untuk di SPAM Cilandak," ujar Bambang saat bersama Komisi C DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Oleh karena itu, PAM Jaya berencana merelokasi IPA dan SPAM Cilandak.

Untuk merealisasikannya, PAM Jaya mengajukan penyertaan modal daerah (PMD) Rp 280 miliar dalam APBD DKI Jakarta 2019.

Baca juga: Venue Asian Para Games Lebih Sedikit, PAM Jaya Yakin Bisa Penuhi Kebutuhan Air

"Kami vrencana memindahkan dekat situ. Ada lahan yang masih bisa kami pakai untuk IPA baru, (angarannya) sebesar Rp 280 miliar," kata dia.

Selain itu, PAM Jaya juga mengajukan PMD untuk suplai DCR4 dan Cikokol untuk area Cengkareng dan Pegadungan Rp 105 miliar.

Tujuannya untuk memperbanyak suplai dan menambah jumlah pelanggan.

Baca juga: Dapat Tugas Layani Air di Permukiman Ilegal, PAM Jaya Kirim Surat ke Gubernur

Terakhir, PAM Jaya mengajukan PMD Rp 100 miliar untuk menyiapkan SPAM I Jatiluhur.

SPAM Jatiluhur nantinya akan menyuplai 4.000 liter air per detik.

"Ini usulan (PMD) berkaitan dengan FS DED (feasibility study dan detail engineering design) yang akan kami lakukan untuk memastikan apa yang dilakukan di hulu itu akan sinkron dengan apa yang dilakukan di hilir, dalam hal ini di jalur transmisi dan distribusi," ucap Bambang.

Dengan demikian, PAM Jaya mengajukan PMD sebesar Rp 485 miliar dalam APBD DKI Jakarta 2019.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Pedagang Pujasera Blok S Positif Corona, 52 Orang Jalani Rapid Test

4 Pedagang Pujasera Blok S Positif Corona, 52 Orang Jalani Rapid Test

Megapolitan
Anak-anak yang Lakukan Pornoaksi Pura-pura Belajar Online untuk Mengelabui Orangtua

Anak-anak yang Lakukan Pornoaksi Pura-pura Belajar Online untuk Mengelabui Orangtua

Megapolitan
'Orang-orang Memang Pakai Masker, tapi Mengapa saat Ngobrol Malah Dilepas?'

"Orang-orang Memang Pakai Masker, tapi Mengapa saat Ngobrol Malah Dilepas?"

Megapolitan
Pertamina Periksa Sampel Gumpalan Minyak di Pulau Pari

Pertamina Periksa Sampel Gumpalan Minyak di Pulau Pari

Megapolitan
Pemkot Jaktim Ingin Bangun Tugu Peti Mati untuk Ingatkan Bahaya Covid-19

Pemkot Jaktim Ingin Bangun Tugu Peti Mati untuk Ingatkan Bahaya Covid-19

Megapolitan
Terekam Kamera CCTV, Begini Detik-detik Penembakan Pria di Kelapa Gading

Terekam Kamera CCTV, Begini Detik-detik Penembakan Pria di Kelapa Gading

Megapolitan
Ada Sidang Tahunan MPR, Polisi: Tidak Usah Demo, Lagi Covid-19

Ada Sidang Tahunan MPR, Polisi: Tidak Usah Demo, Lagi Covid-19

Megapolitan
Cekcok di Pesawat, Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Laporkan Putra Amien Rais ke Polisi

Cekcok di Pesawat, Pimpinan KPK Nawawi Pomolango Laporkan Putra Amien Rais ke Polisi

Megapolitan
Mendiang Kadis Parekraf di Mata Anies dan Ariza: Pribadi yang Baik serta Berdedikasi

Mendiang Kadis Parekraf di Mata Anies dan Ariza: Pribadi yang Baik serta Berdedikasi

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Sediakan Banyak Alternatif Pengganti Kantong Plastik

Pemprov DKI Diminta Sediakan Banyak Alternatif Pengganti Kantong Plastik

Megapolitan
Fakta Kantor BMKG Ditutup Sementara akibat Covid-19: WFH Diterapkan, Peringatan Dini Bencana Tetap Berjalan

Fakta Kantor BMKG Ditutup Sementara akibat Covid-19: WFH Diterapkan, Peringatan Dini Bencana Tetap Berjalan

Megapolitan
Ada Sidang Tahunan di DPR, Polisi Buat Rekayasa Lalu Lintas

Ada Sidang Tahunan di DPR, Polisi Buat Rekayasa Lalu Lintas

Megapolitan
PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang Lagi: Positivity Rate 8,7 Persen, Kini CFD Ditiadakan

PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang Lagi: Positivity Rate 8,7 Persen, Kini CFD Ditiadakan

Megapolitan
Fakta-fakta Pengusaha Pelayaran Tewas Ditembak di Kelapa Gading

Fakta-fakta Pengusaha Pelayaran Tewas Ditembak di Kelapa Gading

Megapolitan
UPDATE 13 Agustus: Bertambah 34, Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi Capai 682

UPDATE 13 Agustus: Bertambah 34, Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi Capai 682

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X