Polisi Tolak Permohonan Ratna Sarumpaet Jadi Tahanan Kota - Kompas.com

Polisi Tolak Permohonan Ratna Sarumpaet Jadi Tahanan Kota

Kompas.com - 12/10/2018, 11:38 WIB
Ratna Sarumpaet usai menjalani pemeriksaan kesehatan di Biddokkes Polda Metro Jaya, Rabu (10/10/2018).Kompas.com/Sherly Puspita Ratna Sarumpaet usai menjalani pemeriksaan kesehatan di Biddokkes Polda Metro Jaya, Rabu (10/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, polisi tidak mengabulkan permohonan tersangka penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet menjadi tahanan kota.

"Permohonan sudah diterima penyidik dan kemudian dianalisa dan evaluasi. Permohonan tersebut belum dapat dikabulkan," ujar Argo, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (12/10/2018).

Argo mengatakan, keberadaan Ratna di Rutan Polda Metro Jaya masih diperlukan dalam proses penyidikan polisi.

Baca juga: Surat Jaminan Keluarga, Upaya Ratna Sarumpaet Menjadi Tahanan Kota...

"Dengan alasan masih dalam proses sidik. Sebagai contoh, kemarin masih perlu pemeriksaan tambahan karena kami mendapatkan pemeriksaan saksi, kami kroscek. Jadi ada pemeriksaan-pemeriksaan tambahan itu kami lakukan, jadi belum bisa dikabulkan," kata dia. 

Sebelumnya, kuasa hukum Ratna, Insank Nasrudin menyambangi Polda Metro Jaya, Kamis (8/10/2018) siang.

Ia membawa surat permohonan penahanan kota serta surat jaminan keluarga untuk diserahkan kepada penyidik.

Baca juga: Ketokohan dan Usia, Pertimbangan Ratna Sarumpaet Diajukan Jadi Tahanan Kota

Dalam surat jaminan tersebut, keluarga memastikan bahawa Ratna tidak akan melarikan diri, tidak akan mengulangi perbuatan, tidak akan menghilangkan berang bukti, serta akan mempermudah proses penyidikan polisi meski menjalani proses hukum di luar rumah tahanan.

Adapun sejak Jumat (5/10/2018) Ratna ditahan setelah sebelumnya statusnya dinaikkan menjadi tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks tentang cerita pengeroyokannya di Bandung, Jawa Barat pada 21 September 2018.

Wacana permohonan penanahanan kota Ratna telah bergulir sejak Sabtu (6/10/2018).

Baca juga: Keluarga Diminta Jadi Jaminan Ratna Sarumpaet sebagai Tahanan Kota

Insank menyampaikan sejumlah argumen sebagai landasan permohonan surat penahanan kota tersebut. Diantaranya, kondisi kesehatan Ratna, ketokohan ratna, dan usia Ratna yang telah lanjut.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Ketika 7 Tarian Nusantara Pukau Publik Chile di Peñaflor...

Ketika 7 Tarian Nusantara Pukau Publik Chile di Peñaflor...

Internasional
Di Rusia, Ridwan Kamil Singgung 'One Village One Company' dan 'Happiness Program' untuk Jawa Barat

Di Rusia, Ridwan Kamil Singgung "One Village One Company" dan "Happiness Program" untuk Jawa Barat

Regional
Saudi Akui Jamal Khashoggi Tewas di Gedung Konsulat akibat Bertikai

Saudi Akui Jamal Khashoggi Tewas di Gedung Konsulat akibat Bertikai

Internasional
Kalyana Anjani Jadi Lulusan Termuda ITB pada Usia 18 Tahun, Ini Rahasianya

Kalyana Anjani Jadi Lulusan Termuda ITB pada Usia 18 Tahun, Ini Rahasianya

Regional
'Saya Kaget Pengurusan PTSL Nol Biayanya...'

"Saya Kaget Pengurusan PTSL Nol Biayanya..."

Megapolitan
Longsor di Poncol Magetan Rusak Rumah Warga, Talud Dipasang

Longsor di Poncol Magetan Rusak Rumah Warga, Talud Dipasang

Regional
Komnas HAM: Tak Ada Langkah Konkret Jaksa Agung Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Komnas HAM: Tak Ada Langkah Konkret Jaksa Agung Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Nasional
Rp 2 Miliar dari Jawa Barat untuk Korban Bencana Sulawesi Tengah

Rp 2 Miliar dari Jawa Barat untuk Korban Bencana Sulawesi Tengah

Regional
5 BERITA POPULER NUSANTARA: Aksi Ngedrift Gagal karena Tabrak Toilet hingga Sandiaga Diminta Keluar Emak-emak

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Aksi Ngedrift Gagal karena Tabrak Toilet hingga Sandiaga Diminta Keluar Emak-emak

Regional
Komnas HAM: Perhatian Pemerintah terhadap Kelompok Minoritas Masih Minim

Komnas HAM: Perhatian Pemerintah terhadap Kelompok Minoritas Masih Minim

Nasional
Hujan Disertai Angin dan Petir Diprediksi Melanda Jaktim dan Jaksel Sore Ini

Hujan Disertai Angin dan Petir Diprediksi Melanda Jaktim dan Jaksel Sore Ini

Megapolitan
Kapal-kapal Nelayan di Muara Angke Tak Melaut karena Terkendala Izin

Kapal-kapal Nelayan di Muara Angke Tak Melaut karena Terkendala Izin

Megapolitan
Ketua RT dan RW Diingatkan Tak Pungut Uang Warga yang Buat Sertifikat

Ketua RT dan RW Diingatkan Tak Pungut Uang Warga yang Buat Sertifikat

Megapolitan
Video Dukungan Pasangan Capres Beredar, Bawaslu Panggil Bupati

Video Dukungan Pasangan Capres Beredar, Bawaslu Panggil Bupati

Regional
Salahi Aturan, Bawaslu  Sapu Bersih Alat Peraga Kampanye

Salahi Aturan, Bawaslu Sapu Bersih Alat Peraga Kampanye

Regional

Close Ads X