Kadishub DKI: Perpanjangan Ganjil-Genap Hasil Kajian Lintas Sektor

Kompas.com - 13/10/2018, 18:06 WIB
Polisi menghentikan mobil yang melanggar aturan ganjil-genap di Jalan Benyamin Sueb, Jakarta Utara, Rabu (1/8/2018).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Polisi menghentikan mobil yang melanggar aturan ganjil-genap di Jalan Benyamin Sueb, Jakarta Utara, Rabu (1/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memperpanjang kebijakan perluasan ganjil-genap hingga 31 Desember 2018. Plt.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan, perpanjangan ini sudah melalui kajian dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan.

"Bahwa dalam proses perumusan kebijakan dilakukan monitoring dan evaluasi dan beberapa kali FGD baik dari pakar transportasi, operator angkutan umum, pemerhati kota, pakar kesehatan, dan jaringan dunia usaha maka dirumuskan kebijakan dimaksud," kata Sigit kepada Kompas.com, Sabtu (13/10/2018).

Menurut dia, pemberlakuan ganjil-genap saat Asian Games dan Asian Para Games berdampak positif terhadap arus lalu lintas dan kualitas udara.

Baca juga: Polisi Sarankan Perluasan Ganjil-Genap Dibuat Permanen

Dampak positif meliputi peningkatan kecepatan, penurunan waktu tempuh, peningkatan pengguna angkutan umum, maupun penurunan angka CO.

"Tetapi juga dipahami bahwa manajemen rekayasa lalu lintas hanyalah sesuatu yang harus terus dievaluasi secara ketat dan periodik memperhatikan dinamika mobilitas pergerakan masyarakat dan perubahan ruang kota," kata Sigit.

Sigit memastikan ganjil-genap hanya bersifat sementara. Sebab Pemprov DKI bakal menerapkan jalan berbayar elektronik dalam waktu dekat.

Selain itu, pengendalian lalu lintas lain yang tengah digodok yakni pengaturan tarif parkir dan pengurangan parkir on street.

"Mandatory-nya adalah Perda 1 Tahun 2012 dimana pada 2030 kecepatan rata2 adalah sebesar 35 km per jam dengan moda share ke Angkutan Umum sebesar 60 persen," kata Sigit

Kebijakan perluasan ganjil-genap selama Asian Games dan Asian Para Games 2018 diperpanjang hingga 31 Desember 2018. Perpanjangan ini mulai berlaku Senin (15/10/2018) besok sesuai Pergub 106 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap.

Baca juga: Aturan Ganjil-Genap Diperpanjang hingga 31 Desember 2018

Dengan demikian, ganjil-genap tetap berlaku di Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Gatot Subroto, Sudirman, sebagian Jalan Jenderal S Parman dari ujung simpang jalan Tomang Raya sampai Simpang KS Tubun. Selanjutnya, Jalan MT Haryono, Jalan HR Rasuna Said, Jalan DI Panjaitan, dan Jalan Ahmad Yani.

Ganjil-genap berlaku Senin sampai Jumat dari pukul 06.00 sampai 21.00. Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional tidak diberlakukan.



Terkini Lainnya

Satu Rumah di Komplek Kodam Terbakar

Satu Rumah di Komplek Kodam Terbakar

Megapolitan
Warga Jakarta, CFD Kembali Digelar Minggu Pagi Ini!

Warga Jakarta, CFD Kembali Digelar Minggu Pagi Ini!

Megapolitan
7 Fakta Pengemudi BMW Todongkan Pistol Saat Terjebak Macet di Gambir

7 Fakta Pengemudi BMW Todongkan Pistol Saat Terjebak Macet di Gambir

Megapolitan
Sebuah Rumah di Kemayoran Dilalap Si Jago Merah, 1 Orang Meninggal

Sebuah Rumah di Kemayoran Dilalap Si Jago Merah, 1 Orang Meninggal

Megapolitan
Sudinhub Jakpus Pastikan Lokasi Pengendara BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Satu Arah

Sudinhub Jakpus Pastikan Lokasi Pengendara BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Satu Arah

Megapolitan
Revitalisasi Trotoar Cikini-Kramat Ditargetkan Rampung Desember 2019

Revitalisasi Trotoar Cikini-Kramat Ditargetkan Rampung Desember 2019

Megapolitan
Bisa Curi Tujuh Motor Sehari, Komplotan Ini Jual Motor Curian Seharga Rp 2 Juta

Bisa Curi Tujuh Motor Sehari, Komplotan Ini Jual Motor Curian Seharga Rp 2 Juta

Megapolitan
Setahun Beroperasi, Komplotan Curanmor Ini Gondol 100-an Motor di Bekasi dan Jaktim

Setahun Beroperasi, Komplotan Curanmor Ini Gondol 100-an Motor di Bekasi dan Jaktim

Megapolitan
Polisi Ringkus Komplotan Curanmor Bekasi dan Jaktim Asal Lampung, Pimpinannya Tewas Didor

Polisi Ringkus Komplotan Curanmor Bekasi dan Jaktim Asal Lampung, Pimpinannya Tewas Didor

Megapolitan
Andi Wibowo, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Seorang Direktur

Andi Wibowo, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Seorang Direktur

Megapolitan
 Sambil Menangis, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir Mengaku Salah dan Minta Maaf

Sambil Menangis, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir Mengaku Salah dan Minta Maaf

Megapolitan
Kivlan Zen Diperiksa Terkait Uang 15.000 Dolar Singapura dari Habil Marati

Kivlan Zen Diperiksa Terkait Uang 15.000 Dolar Singapura dari Habil Marati

Megapolitan
Pengemudi BMW Todongkan Pistol di Gambir karena Tersulut Emosi

Pengemudi BMW Todongkan Pistol di Gambir karena Tersulut Emosi

Megapolitan
Komplotan Bersenjata Api di Tangerang Rampok Emas Senilai Rp 1,6 M, Aksinya Terekam CCTV

Komplotan Bersenjata Api di Tangerang Rampok Emas Senilai Rp 1,6 M, Aksinya Terekam CCTV

Megapolitan
Ini Kronologi Pengendara BMW Keluarkan Pistol Saat Macet di Gambir

Ini Kronologi Pengendara BMW Keluarkan Pistol Saat Macet di Gambir

Megapolitan

Close Ads X