Banyak Ubur-ubur di Pantai Ancol, Manajemen Pasang Papan Peringatan

Kompas.com - 14/10/2018, 13:43 WIB
Koleksi ubur-ubur di akuarium Seaworld Ancol, Jakarta Utara. Dok. PT Pembangunan Jaya Ancol TbkKoleksi ubur-ubur di akuarium Seaworld Ancol, Jakarta Utara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk memasang papan peringatan untuk para pengunjung pantai Ancol, Jakarta Utara agar menghindari ubur-ubur. Keberadaan ubur-ubur di pantai Ancol menjadi perbincangan di media sosial.

Dalam papan tersebut berbunyi, 'PERHATIAN. Hati-hati untuk Pengunjung yang Bermain di AIR/BERENANG Agar Menghindari Ubur-ubur. Manajemen Ancol'.

"Kami pasang papan informasi dan melakukan penjaringan ubur-ubur oleh tim kebersihan dan lifeguard, serta Tim P3K standby di kawasan pantai," kata Manager Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Rika Lestari kepada Kompas.com, Minggu (14/10/2018).

Sebelumnya, sejumlah ubur-ubur berbagai ukuran terlihat di Pantai Ancol. Ada ubur-ubur yang berwana putih dan cokelat. Beberapa pengunjung pantai sempat khawatir karena jika bersentuhan akan terkena dampak gatal dari ubur-ubur.

Baca juga: Mengapa Ubur-ubur Tiba-tiba Muncul di Perairan Pantai Ancol?

Namun, Rika menyebut, pengunjung masih tetap beraktivitas di sekitar pantai.

"Sejauh ini pengunjung cukup nyaman melakukan aktivitas bermain air dan berenang di sekitar pantai Ancol," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rika menambahkan, ubur-ubur hasil penjaringan petugas akan diamankan di Seaworld Ancol. Ubur-ubur tersebut akan digabung dengan koleksi-koleksi lainnya di sana.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Megapolitan
Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Megapolitan
Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Megapolitan
Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga  dan Penyertaan Tuhan

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga dan Penyertaan Tuhan

Megapolitan
Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Megapolitan
Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Megapolitan
Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Megapolitan
Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.