Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/10/2018, 19:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 27 remaja diamankan Polsek Tanjung Priok karena melakukan tawuran di kolong Tol Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (14/10/2018).

Kapolsek Tanjung Priok Kompol Supriyanto mengatakan, selain mengganggu ketertiban, puluhan remaja itu juga mengkhwatirkan para pengendara yang melintas karena saling melempar batu.

"Ada 27 remaja diamankan. Jadi waktu tawuran, petugas langsung datang. Ada sambitin mobil pakai batu," ujar Supriyanto.

Supriyanto mengatakan, tawuran terjadi antarkedua kelompok remaja yang saling bersengketa. Mayoritas pelaku tawuran merupakan remaja yang biasa tinggal di jalanan.

Dalam penangkapan tersebut, polisi tidak menemukan senjata tajam. Tawuran dilakukan dengan saling lempar batu.

Para remaja juga diketahui kerap melakukan pemalakan terhadap sopir kontainer yang biasa melintas di kawasan Tanjung Priok.

Puluhan remaja tersebut telah dibawa ke panti sosial untuk diberikan pembinaan.

"Kalau sajam enggak ada. Dia ngambilin batu, ngelempar. Tapi kalau ada polisi kan pasti sudah dibuang. Kami sudah kirim ke panti sosial. Ini anak-anak juga sering nyetopin kontainer," ujar Supriyanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bakal Tutup Akses Tol Jatikarya Besok, Ahli Waris: Silakan Lewat Jalan Lain!

Bakal Tutup Akses Tol Jatikarya Besok, Ahli Waris: Silakan Lewat Jalan Lain!

Megapolitan
Lansia Tewas di Trotoar Kawasan Tambora, Awalnya Berjalan Sempoyongan

Lansia Tewas di Trotoar Kawasan Tambora, Awalnya Berjalan Sempoyongan

Megapolitan
Mobil Dinas Polisi Masuk Busway Lalu Tabrak Pengendara Motor di Rawamangun

Mobil Dinas Polisi Masuk Busway Lalu Tabrak Pengendara Motor di Rawamangun

Megapolitan
Tuntut Dana Konsinyasi, Ahli Waris Tol Cimanggis-Cibitung Bakal Tutup Akses Tol Besok

Tuntut Dana Konsinyasi, Ahli Waris Tol Cimanggis-Cibitung Bakal Tutup Akses Tol Besok

Megapolitan
Banjir di Jalan TB Simatupang Jaksel Surut, Arus Lalu Lintas Tetap Macet

Banjir di Jalan TB Simatupang Jaksel Surut, Arus Lalu Lintas Tetap Macet

Megapolitan
Dugaan Adanya Pelanggaran Tim Penyidik Dibalik Penetapan Status Tersangka Hasya

Dugaan Adanya Pelanggaran Tim Penyidik Dibalik Penetapan Status Tersangka Hasya

Megapolitan
Momen Saksi Lihat Pisau Berlogo Densus 88 yang Dipakai untuk Bunuh Sopir Taksi 'Online' di Cimanggis

Momen Saksi Lihat Pisau Berlogo Densus 88 yang Dipakai untuk Bunuh Sopir Taksi "Online" di Cimanggis

Megapolitan
Polda Metro Sebut Ada Bukti Baru atas Kecelakaan Mahasiswa UI Hasya, Lemkapi: Bisa Saja Ada Tersangka Baru

Polda Metro Sebut Ada Bukti Baru atas Kecelakaan Mahasiswa UI Hasya, Lemkapi: Bisa Saja Ada Tersangka Baru

Megapolitan
Sopir Taksi 'Online' Dibunuh Anggota Densus 88, Istri Korban Harap Kasus Diusut Tuntas

Sopir Taksi "Online" Dibunuh Anggota Densus 88, Istri Korban Harap Kasus Diusut Tuntas

Megapolitan
Pembangunan JPO Klender Mangkrak, Ini Penjelasan Pemprov DKI

Pembangunan JPO Klender Mangkrak, Ini Penjelasan Pemprov DKI

Megapolitan
Kuasa Hukum Sebut 130 Konsumen Meikarta Rugi hingga Rp 30 Miliar

Kuasa Hukum Sebut 130 Konsumen Meikarta Rugi hingga Rp 30 Miliar

Megapolitan
'Whistleblower' Kerap Diserang Balik Pihak yang Merasa Dirugikan, Pakar: Karena Menolak Ikut Arus

"Whistleblower" Kerap Diserang Balik Pihak yang Merasa Dirugikan, Pakar: Karena Menolak Ikut Arus

Megapolitan
Transjakarta Pastikan Skywalk Kebayoran Lama Gratis, Tidak Bayar Rp 3.500

Transjakarta Pastikan Skywalk Kebayoran Lama Gratis, Tidak Bayar Rp 3.500

Megapolitan
Pemprov DKI Bakal Lanjutkan Pembangunan JPO Klender Baru yang Sempat Mangkrak

Pemprov DKI Bakal Lanjutkan Pembangunan JPO Klender Baru yang Sempat Mangkrak

Megapolitan
Pembangunan JPO Dekat Skywalk Kebayoran Telan Anggaran Rp 15 Miliar, Diambil dari APBD 2023

Pembangunan JPO Dekat Skywalk Kebayoran Telan Anggaran Rp 15 Miliar, Diambil dari APBD 2023

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.