4 Bandar Narkoba yang Kerap Memasok ke Mahasiswa Ditangkap di Cibinong

Kompas.com - 18/10/2018, 08:20 WIB
Empat orang tersangka pengedar narkoba ditahan di Polresta Depok, Margonda, Depok, Rabu (17/10/2018).Kompas.com/Cynthia Lova Empat orang tersangka pengedar narkoba ditahan di Polresta Depok, Margonda, Depok, Rabu (17/10/2018).

DEPOK, KOMPAS.com - Empat orang bandar narkoba yang biasa memasok ke kalangan mahasiswa diringkus polisi di sebuah kontrakan di kawasan Cibinong, Jawa Barat, Selasa (16/10/2018).

Empat tersangka tersebut adalah HR (33), YH (20), FS (29) dan DJ (36).

 


Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti ganja seberat 69,3 kilogram dan sabu seberat 68,9 gram.

Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto menyebut, empat orang pengedar tersebut memperoleh ganja dan sabu dari sekelompok bandar narkoba yang ada di Aceh.

“Barang ini diperoleh dari jaringan Aceh dengan tiga kali pengiriman, pertama 50 batu. Satu batu itu sama dengan satu kilogram. Kemudian 45 batu, terakhir 165 batu. Barang bukti hanya sisa 69 batu, sedangkan barang bukti lainnya sudah diedarkan ke konsumen atau bandar lainnya,” ucap Didik, di Polresta Depok, Jalan Margonda, Jawa Barat, Rabu (17/10/2018).

Didik mengatakan, empat tersangka ini punya perannya masing-masing dalam kasus ini.

“HR berperan sebagai pemilik barang, YH mencarikan kontrakan, sedangkan FS dan DJ yang membantu mengedarkan narkoba itu ke beberapa wilayah seperti Bogor, Depok dan Bekasi,” ucap Didik.

Memasok ke mahasiswa

Menurut dia, empat pengedar ini sudah menjualkan ganja dan sabu tersebut ke beberapa kalangan, khususnya ke kalangan mahasiswa.

“Mereka melakukan penjualan narkoba, sasarannya ada yang anak sekolah, mahasiswa dan orang dewasa juga ada,” ucap Didik.

Didik mengatakan, dari ganja dan sabu yang saat ini disita pihaknya, empat orang ini bias dapat keuntungan hingga Rp 400 juta.

“Ganja ini kan dijual Rp 4,5 juta per kilogram, nah kalau sabu ini sabu ini Rp 1–1,5 juta per gramnya. Ya bisa sekitar Rp 400 jutalah keuntungannya mereka,” ucap Didik.

Ia menegaskan, tim penyidik tersebut barhasi semaksimal mungkin mengungkap peredaran narkoba yang ada di Kota Depok.

“Kami akan mengembangkan pihak-pihak yang sudah terfidentifikasi menerima aliran ganja dan sabu tersebut baik itu pengguna maupun pengedar. Tim juga masih beraksi dalam rangka memberantas peredaran narkoba untuk meneyelamatkan anak bangsa dari narkoba,” tutur Didik.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

6 Fakta Peristiwa Pria Gendong Jenazah Keponakan di Puskesmas Cikokol

6 Fakta Peristiwa Pria Gendong Jenazah Keponakan di Puskesmas Cikokol

Megapolitan
PR DPRD DKI Periode 2019-2024, Pilih Wagub hingga Sahkan Perda Sesuai Prolegda

PR DPRD DKI Periode 2019-2024, Pilih Wagub hingga Sahkan Perda Sesuai Prolegda

Megapolitan
Daftar Lokasi Layanan SIM Keliling Hari Ini

Daftar Lokasi Layanan SIM Keliling Hari Ini

Megapolitan
Kritik Riyanni Jangkaru soal Material Instalasi Gabion dan Bantahan Pemprov DKI

Kritik Riyanni Jangkaru soal Material Instalasi Gabion dan Bantahan Pemprov DKI

Megapolitan
Walikota Tangerang: Ambulans Tak Kurang, SOP Perlu Diubah agar Warga Terlayani

Walikota Tangerang: Ambulans Tak Kurang, SOP Perlu Diubah agar Warga Terlayani

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2019 - 2024 Dilantik Hari Ini

Anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2019 - 2024 Dilantik Hari Ini

Megapolitan
Material Instalasi Gabion di Bundaran HI dari Batu Gamping

Material Instalasi Gabion di Bundaran HI dari Batu Gamping

Megapolitan
BMKG: Jakarta Berawan Hari Ini

BMKG: Jakarta Berawan Hari Ini

Megapolitan
Jenazah Digendong di Tangerang, Wali Kota Instruksikan Ubah SOP Penggunaan Ambulans

Jenazah Digendong di Tangerang, Wali Kota Instruksikan Ubah SOP Penggunaan Ambulans

Megapolitan
Kadishut DKI Bantah Gabion di Bundaran HI Berbahan Dasar Batu Karang

Kadishut DKI Bantah Gabion di Bundaran HI Berbahan Dasar Batu Karang

Megapolitan
Tak Hanya di DKI, Grace Natalie Sebut Seluruh Legislator dari PSI Tolak Pin Emas

Tak Hanya di DKI, Grace Natalie Sebut Seluruh Legislator dari PSI Tolak Pin Emas

Megapolitan
Sejumlah Tiang Listrik di Tangerang Selatan Patah, Kabel Ultilitas Berserakan

Sejumlah Tiang Listrik di Tangerang Selatan Patah, Kabel Ultilitas Berserakan

Megapolitan
Paman yang Gendong Jenazah Keponakan Tak Salahkan Puskesmas Cikokol

Paman yang Gendong Jenazah Keponakan Tak Salahkan Puskesmas Cikokol

Megapolitan
Anggota DPRD DKI dari PSI Wajib Laporkan Aktifitas kepada Masyarakat

Anggota DPRD DKI dari PSI Wajib Laporkan Aktifitas kepada Masyarakat

Megapolitan
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai, Begini Cerita Lengkapnya

Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai, Begini Cerita Lengkapnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X