Sudin KUKMP Jakarta Selatan Tempatkan PKL di Trotoar

Kompas.com - 18/10/2018, 17:41 WIB
Lokasi usaha pedagang kaki lima JS 048 di trotoar di sepanjang Jalan Kuningan Madya, Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARLokasi usaha pedagang kaki lima JS 048 di trotoar di sepanjang Jalan Kuningan Madya, Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Suku Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan (KUKMP) Jakarta Selatan Shita Damayanti mengatakan, tak ada masalah dengan penempatan pedagang kaki lima (PKL) di trotoar Jalan Kuningan Madya, Jakarta Selatan. Ia mengatakan, pejalan kaki masih bisa berjalan di atas trotoar.

"Masih tersisa setengah meter untuk pejalan kaki," kata Shita kepada Kompas.com, Kamis (18/10/2018).

Menurut dia, lokasi itu memang belum digunakan. Namun ia memastikan pedagang akan dipindah ke trotoar.

"Sementara mereka berdagang di sampingnya," kata Shita.


Trotoar di sepanjang Jalan Kuningan Madya, tepatnya di samping Menara Imperium, tidak bisa digunakan pejalan kaki. Pasalnya, trotoar yang ada malah disediakan untuk pedagang kaki lima (PKL).

dari pantauan Kompas.com pada Kamis siang, belum ada pedagang yang menempati lokasi. Namun pada plang yang dipasang tertulis, "LOKASI USAHA KAKI LIMA NO: JS 048".

Plang itu berlogo Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tertulis juga ada 37 pedagang dengan jenis dagangan kuliner. Waktu usaha dari pukul 08.00 sampai 17.00 WIB.

Belum ada meja-meja maupun gerobak di lokasi itu. Baru terpasang wastafel. Atapnya pun sebagian masih terbungkus koran. Sebagian yang sudah dibuka menunjukkan motif gigi balang.

Masih di deretan trotoar yang sama, puluhan pedagang kaki lima juga menempati trotoar. Gerobak dan meja makan beratapkan terpal seadanya. Kawasan itu penuh pembeli.

Baca juga: Trotoar di Samping Menara Imperium Dijadikan Tempat Jualan PKL

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

Megapolitan
SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

Megapolitan
Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Megapolitan
Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Megapolitan
Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Megapolitan
9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Megapolitan
Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

Megapolitan
PPD Menegaskan Tak Terkait dengan Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta

PPD Menegaskan Tak Terkait dengan Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta

Megapolitan
Cemburu Buta, Pemuda Tusuk Teman Pacarnya di Kembangan

Cemburu Buta, Pemuda Tusuk Teman Pacarnya di Kembangan

Megapolitan
Artis Sinetron Vicky Nitinegoro Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Artis Sinetron Vicky Nitinegoro Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

Megapolitan
Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

Megapolitan
DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X