Jadi Tersangka, Caleg Perindo yang Bagikan Minyak Goreng Tak Didiskualifikasi

Kompas.com - 19/10/2018, 14:03 WIB
Penyidik Sentra Gakkumdu menyerahkan berkas penyidikan kepada Ketua Koordinator Sentra Gakkumdu Bawaslu Jakarta Utara Benny Sabdo di Polres Jakarta Utara, Kamis (18/10/2018). Dokumentasi Pribadi/ Benny SabdoPenyidik Sentra Gakkumdu menyerahkan berkas penyidikan kepada Ketua Koordinator Sentra Gakkumdu Bawaslu Jakarta Utara Benny Sabdo di Polres Jakarta Utara, Kamis (18/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon anggota DPRD dari Partai Perindo David Rahardja tidak didiskualifikasi dari kontestasi Pemilu 2019 meski berstatus sebagai tersangka dugaan tindak pidana pemilu.

Ketua Koordinator Sentra Gakkumdu Benny Sabdo mengatakan, David tidak didiskualifikasi karena belum diputus bersalah di tingkat pengadilan.

"David ini posisinya tersangka, tetapi tersangka ini, kan, belum menggugurkan dia. Artinya hak dia sebagai caleg ada asas hukumnya praduga tidak bersalah, kita menghormati itu," kata Benny saat dibubungi wartawan, Jumat (19/10/2018).

Baca juga: Caleg Perindo yang Bagi-bagi Minyak di Jakut Ditetapkan Menjadi Tersangka


Benny mengatakan, syarat mendiskualifikasi calon legislatif adalah adanya bukti bahwa kecurangan dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif.

Status tersebut, kata Benny, bisa disematkan apabila kecurangan terbukti terjadi di 50 persen kelurahan dan kecamatan dalam daerah pemilihan sang calon.

"Karena, kan, baru dua tempat, kalau terstruktur, sistematis, dan masif itu syaratnya harus 50 persen di dapilnya. Kalau misalkan 50 persen itu kan kalau di Jakarta Utara saja ada 6 kecamatan dan 31 kelurahan, jadi belum mengarah ke sana," kata Benny.

Baca juga: Bawaslu Temukan Caleg Bagi-bagi Minyak Goreng di Jakarta Utara

David pun dipastikan tetap boleh menjalankan kampanye. Namun, Benny mengingatkan agar David menjalankan kampanye sesuai prosedur yang telah ditentukan.

"Dia boleh kampanye, silakan saja kalau mau kampanye monggo, tetapi kampanyenya sesuai aturan, prinsipnya kan begitu," ujarnya.

Sebelumnya, David dijadikan tersangka karena diduga membagi-bagikan minyak goreng ketika berkampanye pada Minggu (23/9/2018).

David dianggap melanggar Pasal 523 ayat (1) juncto Pasal 280 ayat (1) huruf J Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X