Kompas.com - 23/10/2018, 14:33 WIB
Satpol PP menyegel reklame di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018). DOK SUKU DINAS KOMINFOTIK JAKARTA SELATANSatpol PP menyegel reklame di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 16 reklame di Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, dipasangi spanduk tertib dan penyegelan.

Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Ujang Harmawan menyampaikan, pemasangan segel ini merupakan tindak lanjut dari apel tertib reklame yang dipimpin Gubernur DKI Jakarta sepekan lalu.

"16 reklame yang berada di Jalan Rasuna Said sudah dipasang spanduk tertib dan stiker segel," kata Ujang di Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).

Baca juga: Izin Sudah Kedaluwarsa, Papan Reklame di Kuningan Ditertibkan

Sebanyak 16 reklame yang disegel dipastikan sudah habis masa izin mendirikan bangunan-bangunan reklamenya (IMB-BR).

Selain itu, pemilik reklame belum membayar pajak yang sudah jatuh tempo per 31 Agustus 2018.

Satu dari 16 reklame itu bahkan sudah dibongkar Jumat (19/10/2018). Reklame itu milik PT Cakra Mahkota.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Proses pemasangan spanduk segel pagi ini, kata Ujang, melibatkan sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait, seperti Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD), Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Satpol PP, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta.

"Pemasang juga diperkuat oleh enam unit kendaraan dinas operasional (KDO) patroli diantaranya 1 unit Heavy Duty Damkar Jakarta Selatan, dua unit rescue Damkar Jakarta Selatan, dan satu truk KDO Satpol PP Jakarta Selatan," kata Ujang.

Baca juga: 16 Reklame di Jalan Rasuna Said Melanggar dan Akan Dipasangi Peringatan

Di DKI Jakarta, jalan protokol seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan HR Rasuna Said, Jalan S Parman, dan Jalan Gatot Subroto merupakan area kendali ketat.

Di area itu, reklame tidak boleh berdiri sendiri. Reklame harus berada di dalam area bangunan atau berbentuk LED.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Pembunuhan Paranormal di Tangerang: Berawal Selingkuh hingga Sewa Pembunuh Bayaran

Fakta Pembunuhan Paranormal di Tangerang: Berawal Selingkuh hingga Sewa Pembunuh Bayaran

Megapolitan
Misteri Kematian Pemuda di Teluknaga, Berawal Dendam Pelaku hingga Pengeroyokan

Misteri Kematian Pemuda di Teluknaga, Berawal Dendam Pelaku hingga Pengeroyokan

Megapolitan
Pemkot Depok Kebut Normalisasi Situ Jatijajar, Bojongsari, dan Pengarengan Jelang Musim Hujan

Pemkot Depok Kebut Normalisasi Situ Jatijajar, Bojongsari, dan Pengarengan Jelang Musim Hujan

Megapolitan
Hampir Seluruh PAUD di Depok Diklaim Siap Sekolah Tatap Muka

Hampir Seluruh PAUD di Depok Diklaim Siap Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Sebagian Jakarta dan Bodebek Kemungkinan Hujan Jelang Sore

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Sebagian Jakarta dan Bodebek Kemungkinan Hujan Jelang Sore

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun | Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO

[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun | Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO

Megapolitan
Tak Ditilang, Perempuan di Tangerang Diminta Nomor Telepon Lalu Terus Dihubungi Polisi

Tak Ditilang, Perempuan di Tangerang Diminta Nomor Telepon Lalu Terus Dihubungi Polisi

Megapolitan
UPDATE: Tambah 73 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 73 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Megapolitan
Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Megapolitan
ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

Megapolitan
UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Megapolitan
Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.