Satpol PP Tertibkan Stiker Caleg yang Ditempel di Kaca Angkot

Kompas.com - 23/10/2018, 23:04 WIB
Satpol PP membongkar sebagian lapak Pasar Jabon, RW 010, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat pada Rabu (17/10/2018). RIMA WAHYUNINGRUMSatpol PP membongkar sebagian lapak Pasar Jabon, RW 010, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat pada Rabu (17/10/2018).

JAKARTA,KOMPAS.com - Satpol PP Jakarta Barat mendapati 791 buah alat peraga kampanye yang melanggar pemasangan dalam penertiban hari pertama pada Selasa (23/10/2018).

Penertiban dilakuan berdasarkan rekomendasi data temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jakarta Barat.

"Jumlah alat peraga kampanye yang didapat hari ini ada 791 buah. 224 bendera, 440 spanduk, 114 banner dan 13 stiker," kata Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat, Selasa.

Baca juga: Satpol PP Jakbar Copot Alat Peraga Kampanye yang Dipasang di Rambu Jalan

Temuan tersebut didapat dari 8 Kasatpel masing-masing kecamatan di Jakarta Barat.

Adapun kecamatan yang dimaksud yaitu Grogol Petamburan, Kembangan, Kebon Jeruk, Kalideres, Cengkareng, Tambora, Tamansari dan Palmerah.

Alat peraga kampanye yang ditemukan berada di tiang listrik, pagar jembatan, fasilitas umum/fasilitas sosial, pohon, dan tembok perkantoran.

Baca juga: Tunggu Penyelidikan, Satpol PP Tutup Sementara Diskotek Old City

Ada pula sebuah spanduk yang terpasang di pagar masjid Al-Falah, kawasan Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Selain itu, ada pula temuan alat peraga kampanye yang berbentuk stiker dan tertempel di angkutan kota ( angkot).

Salah satunya ditemukan di angkot KWK 13 trayek Srengseng-Pesing.

Baca juga: Satpol PP DKI Akan Tindak Diskotek Old City jika Terbukti Biarkan Narkoba

Stiker tersebut terpasang dua orang caleg dari Partai Nasdem, yakni Karna caleg DPR RI dan Joice Triatman caleg DPRD DKI Jakarta dapil 10.

"Untuk penertiban di angkot kami kerja sama dengan dinas perhubungan setempat," ujarnya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPSU Berendam di Saluran Air, Lurah Jelambar Diperiksa Inspektorat DKI

PPSU Berendam di Saluran Air, Lurah Jelambar Diperiksa Inspektorat DKI

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Tunggu Rekomendasi BKD dan Inspektorat Terkait PPSU Direndam

Wali Kota Jakbar Tunggu Rekomendasi BKD dan Inspektorat Terkait PPSU Direndam

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Sebut Keterlaluan PPSU Jelambar Direndam untuk Senang-senang

Wali Kota Jakbar Sebut Keterlaluan PPSU Jelambar Direndam untuk Senang-senang

Megapolitan
Damkar Temukan 18 Ekor Ular Kobra di Joglo

Damkar Temukan 18 Ekor Ular Kobra di Joglo

Megapolitan
Alasan Keamanan, Tol Layang Japek Khusus Kendaraan Golongan I Non-bus

Alasan Keamanan, Tol Layang Japek Khusus Kendaraan Golongan I Non-bus

Megapolitan
Tol Layang Japek Akan Dilengkapi Parking Bay untuk Kondisi Darurat

Tol Layang Japek Akan Dilengkapi Parking Bay untuk Kondisi Darurat

Megapolitan
Pantai di Cilincing Dipenuhi Sampah yang Terbawa Arus karena Angin Barat

Pantai di Cilincing Dipenuhi Sampah yang Terbawa Arus karena Angin Barat

Megapolitan
Jika Fondasi Tidak di Saluran Air, Warga Matraman Tidak Perlu Cemas Rumah Ambruk

Jika Fondasi Tidak di Saluran Air, Warga Matraman Tidak Perlu Cemas Rumah Ambruk

Megapolitan
Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Megapolitan
Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Megapolitan
Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Megapolitan
Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Megapolitan
Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Megapolitan
Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X