Pameran Kuliner Betawi Tempo Dulu Bakal Dianggarkan pada APBD 2019

Kompas.com - 26/10/2018, 06:04 WIB
Penjual kerak telor meramaikan acara Festival Palang Pintu di Jalan Kemang, Jakarta, Sabtu (8/6). Festival budaya dan kuliner Betawi tersebut diselenggarakan ke delapan kalinya dalam rangka HUT DKI ke-486. Festival akan berlangsung 8-9 Juni 2013

Kompas/Lucky Pransiska (UKI)
08-06-2013 LUCKY PRANSISKAPenjual kerak telor meramaikan acara Festival Palang Pintu di Jalan Kemang, Jakarta, Sabtu (8/6). Festival budaya dan kuliner Betawi tersebut diselenggarakan ke delapan kalinya dalam rangka HUT DKI ke-486. Festival akan berlangsung 8-9 Juni 2013 Kompas/Lucky Pransiska (UKI) 08-06-2013

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta berencana menganggarkan penyelenggaraan Pameran Kuliner Betawi Tempo Dulu dalam APBD 2019.

Rencana anggaran sebesar Rp 177 juta itu sempat dipertanyakan DPRD DKI Jakarta.

"Pameran Kuliner Betawi Tempo Dulu ini Rp 177 juta untuk sewa tenda, dekorasi, spanduk, MC-nya, musik tradisional, tari tradisional, untuk acaranya saja," kata Kepala UPK PBB Setu Babakan Rofiqoh Mustafa dalam rapat bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta, Kamis (25/10/2018).

Anggota Komisi B Endah Setia Dewi mempertanyakan peruntukan anggaran itu. Ia heran mengapa perlu menyewa tenda.

"Emang Setu Babakan enggak punya tenda begitu? Enggak punya tenaga? Tanggung amat. Bikin saja Rp 500 juta. Masak enggak punya sound system, enggak punya tenda. Percuma buat saya, enggak efektif itu sekadar bikin program-program saja. Saya sih enggak setuju," kata Endah.

Namun, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Asiantoro mengatakan, sewa sound system lebih efisien.

Baca juga: Perbanyak Festival, Disparbud DKI Bakal Ajukan Anggaran Rp 1 Triliun

Selain menghidupi usaha penyewaan, menurut dia, DKI tak punya orang yang handal menangani tenda serta sound system.

Endah kembali menanyakan soal isi kegiatan. Ia mempertanyakan apa saja makanan yang akan disajikan.

Rofiqoh menyebut di antara berbagai makanan Betawi yang akan dihadirkan, ada sayur babanci.

"Ini dalam rangka menampilkan kuliner kita. Kita ingin lestarikan juga ini kan makanan yang langka," kata Rofiqoh.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejak Juni, AirNav Catat Peningkatan Pergerakan Pesawat 2 Kali Lipat

Sejak Juni, AirNav Catat Peningkatan Pergerakan Pesawat 2 Kali Lipat

Megapolitan
Razia Indekost dan Kontrakan, Satpol PP Tangsel Jaring 5 Pasangan Bukan Suami Istri

Razia Indekost dan Kontrakan, Satpol PP Tangsel Jaring 5 Pasangan Bukan Suami Istri

Megapolitan
Tolak Reklamasi Ancol, Forum Nelayan: Kami Akan Melawan!

Tolak Reklamasi Ancol, Forum Nelayan: Kami Akan Melawan!

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Survei Sebut 77 Persen Warga Jakarta Yakin Tak Kena Covid-19 | Ledakan di Menteng

[POPULER JABODETABEK] Survei Sebut 77 Persen Warga Jakarta Yakin Tak Kena Covid-19 | Ledakan di Menteng

Megapolitan
Diterima PPDB Jakarta, Segera Lapor Diri hingga Pukul 16.00 WIB

Diterima PPDB Jakarta, Segera Lapor Diri hingga Pukul 16.00 WIB

Megapolitan
Diterima PPDB Kota Bekasi, Begini Cara Daftar Ulang ke Sekolah Tujuan secara Online

Diterima PPDB Kota Bekasi, Begini Cara Daftar Ulang ke Sekolah Tujuan secara Online

Megapolitan
UPDATE 5 Juli: Total 285 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

UPDATE 5 Juli: Total 285 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Senin Pagi, Antrean Penumpang KRL Kembali Mengular di Stasiun Bogor

Senin Pagi, Antrean Penumpang KRL Kembali Mengular di Stasiun Bogor

Megapolitan
Senin, Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Balai Kota-Blok M

Senin, Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Balai Kota-Blok M

Megapolitan
Fakta Kebijakan ASN DKI Awasi Pasar, Tak Dapat Insentif hingga Dikritik Anggota DPRD

Fakta Kebijakan ASN DKI Awasi Pasar, Tak Dapat Insentif hingga Dikritik Anggota DPRD

Megapolitan
Data Ikappi, 217 Pedagang di 37 Pasar Jakarta Positif Covid-19

Data Ikappi, 217 Pedagang di 37 Pasar Jakarta Positif Covid-19

Megapolitan
Senin, Polisi Kembali Gelar Rekontruksi Kasus John Kei

Senin, Polisi Kembali Gelar Rekontruksi Kasus John Kei

Megapolitan
250 ASN DKI Awasi 23 Pasar di Jakut Mulai Senin Ini, Berikut Daftarnya

250 ASN DKI Awasi 23 Pasar di Jakut Mulai Senin Ini, Berikut Daftarnya

Megapolitan
UPDATE 5 Juli: Zona Merah Covid-19 di Depok Tersebar di 14 Kelurahan

UPDATE 5 Juli: Zona Merah Covid-19 di Depok Tersebar di 14 Kelurahan

Megapolitan
5 Fakta Ledakan di Menteng, Benda Meledak di Bawah Mobil hingga Tepis Isu Terorisme

5 Fakta Ledakan di Menteng, Benda Meledak di Bawah Mobil hingga Tepis Isu Terorisme

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X