Cegah Banjir, "Crossing" Saluran Akan Dibangun di Jakarta Garden City

Kompas.com - 26/10/2018, 16:41 WIB
Walikota Jakarta Timur Muhamad Anwar saat meninjau lokasi yang akan dibangun crossing saluran di Cakung Timur, Jakarta Timur, Jumat (26/10/2018) KOMPAS.com/Ryana AryaditaWalikota Jakarta Timur Muhamad Anwar saat meninjau lokasi yang akan dibangun crossing saluran di Cakung Timur, Jakarta Timur, Jumat (26/10/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Timur merencanakan pembangunan crossing atau penyambung saluran di kawasan perumahan Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur. 

Pembangunan crossing saluran dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan banjir di wilayah RW 009, Cakung Timur.

"Jadi kami survei lapangan ke JGC dalam rangka menyelesaikan banjir yang ada di RW 009, bertahun-tahun tidak pernah selesai," ujar Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar saat meninjau lokasi rawan banjir di RW 009, Jumat (26/10/2018).

Baca juga: Jalan Ciledug Raya Kerap Tergenang, Sudin SDA Bangun Saluran Air

Selain itu, pihaknya juga akan melebarkan tiga gorong-gorong RW 009 agar bisa menampung kapasitas air lebih banyak.

"Kami buat crossing 59 meter ke saluran pembuangan dan kami akan membesarkan tiga gorong-gorong di RW 009. Gorong-gorong ukurannya kecil jadi kalau hujan air ke tahan akhirnya buyar ke warga," kata dia. 

Anwar mengatakan, pembangunan crossing saluran di JGC lantaran kawasan tersebut langganan banjir. 

Baca juga: Terkait Pembangunan Crossing Saluran, Wali Kota Jaktim Akan Panggil Pengembang JGC

"Artinya siapa pun pengembang bisa saja mengembangkan, tetapi harus pikirkan lingkungan, jangan sampai malah jadi banjir ke warga," ujar Anwar.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang New Normal, Ada Opsi Meniadakan Lantai Dansa di Diskotek

Jelang New Normal, Ada Opsi Meniadakan Lantai Dansa di Diskotek

Megapolitan
Demi Pikat Pengunjung, Lahan Parkir District 1 Meikarta Dijadikan seperti Teater Drive In

Demi Pikat Pengunjung, Lahan Parkir District 1 Meikarta Dijadikan seperti Teater Drive In

Megapolitan
Hasil Tes Swab Negatif, Belasan Warga Tambora Masih Isolasi Mandiri di Mushala

Hasil Tes Swab Negatif, Belasan Warga Tambora Masih Isolasi Mandiri di Mushala

Megapolitan
PSBB Jakarta Akan Diubah Jadi PSBL, Karantina Lokal di RW Zona Merah

PSBB Jakarta Akan Diubah Jadi PSBL, Karantina Lokal di RW Zona Merah

Megapolitan
Pelanggar PSBB Dihukum Bersihkan Rumput dan Sampah di Jalan Basuki Rachmat

Pelanggar PSBB Dihukum Bersihkan Rumput dan Sampah di Jalan Basuki Rachmat

Megapolitan
150 Pedagang Pasar Serdang Jalani Rapid Test Setelah 1 Orang Positif Covid-19

150 Pedagang Pasar Serdang Jalani Rapid Test Setelah 1 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Cegah Kepadatan di Transportasi Umum saat New Normal, MTI Minta Aktivitas Perkantoran Diatur

Cegah Kepadatan di Transportasi Umum saat New Normal, MTI Minta Aktivitas Perkantoran Diatur

Megapolitan
Tempat Wisata dan Hiburan Outdoor Akan Dibuka Lebih Dulu Saat New Normal

Tempat Wisata dan Hiburan Outdoor Akan Dibuka Lebih Dulu Saat New Normal

Megapolitan
SIM Mati Periode 17 Maret-29 Juni, Polisi: Tidak Akan Ditilang

SIM Mati Periode 17 Maret-29 Juni, Polisi: Tidak Akan Ditilang

Megapolitan
Depok Siap-siap PSBB Lokal, Identifikasi 31 RW Zona Merah

Depok Siap-siap PSBB Lokal, Identifikasi 31 RW Zona Merah

Megapolitan
Orangtua di Bekasi Cemas dengan Rencana Siswa Kembali Belajar di Sekolah

Orangtua di Bekasi Cemas dengan Rencana Siswa Kembali Belajar di Sekolah

Megapolitan
PSBB Tangsel Diperpanjang, Tempat Ibadah Dibuka Kembali dan Restoran Boleh Layani Makan di Tempat

PSBB Tangsel Diperpanjang, Tempat Ibadah Dibuka Kembali dan Restoran Boleh Layani Makan di Tempat

Megapolitan
Coba Lewat Jalur Tikus, 13 Mobil Travel Ilegal Terjaring Polisi di Depok

Coba Lewat Jalur Tikus, 13 Mobil Travel Ilegal Terjaring Polisi di Depok

Megapolitan
55,5 Persen Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Telah Sembuh

55,5 Persen Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Telah Sembuh

Megapolitan
Penularan Covid-19 Tak Seganas Sebelumnya, Guru di Atas 40 Tahun Boleh Mengajar di Sekolah

Penularan Covid-19 Tak Seganas Sebelumnya, Guru di Atas 40 Tahun Boleh Mengajar di Sekolah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X