Manajemen Old City Akan Pecat Karyawan yang Terlibat Temuan Ekstasi

Kompas.com - 26/10/2018, 19:23 WIB
Diskotek Old City, Roa Melaka, Tambora, Jakarta Barat pada Senin (22/10/2018). RIMA WAHYUNINGRUMDiskotek Old City, Roa Melaka, Tambora, Jakarta Barat pada Senin (22/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajemen diskotek Old City, Jakarta Barat menegaskan akan memecat karyawan yang terlibat temuan 4 butir ekstasi dalam razia Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta, Minggu (21/10/2018).

Management Operasional PT Progres Karya Sejahtera Old City Gatot Maryanto mengatakan, pemecatan dilakukan setelah penyidikan internal. 

"Kami menegaskan bila ada karyawan yang terlibat akan kami pecat. Ini sesuai dengan penyataan saat menjadi karyawan," kata Gatot dalam keterangannya, Jumat (26/10/2018).

Baca juga: Pemprov DKI: Manajemen Diskotek Old City Bantah Langgar Aturan


Ia mengatakan, setiap karyawan yang bekerja telah membuat surat pernyataan siap diberhentikan apabila terlibat narkoba

Dalam kasus ini, BNNP DKI melakukan razia terhadap 156 karyawan dan pengunjung. Dari sana, ditemukan 52 pengunjung positif sebagai pengguna narkoba.

Akibat kejadian tersebut, diskotek Old City disegel Satpol PP DKI Jakarta pada Senin (22/10/2018) malam.

Baca juga: Pengunjung Diskotek Old City yang Positif Pakai Narkoba Jalani Rehabilitasi

Petugas memasang garis segel di sepanjang tiang depan pintu masuk dan gerbang utama.

"Ke depannya, terhadap kasus ini, kami menyikapinya sebagai pelajaran berharga. Kami berjanji akan lebih waspada terhadap peredaran narkoba sebagaiman Perda Nomor 18 Tahun 2018 tentang Pariwisata," ujar Gatot.

Diskotek Old City terancam dicabut Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Tempat Hiburan Malam (THM) apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan keterlibatan mereka dalam temuan ekstasi dan peredaran narkoba.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Megapolitan
Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Megapolitan
Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Megapolitan
Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Megapolitan
Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Megapolitan
Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Megapolitan
Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Megapolitan
Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Megapolitan
Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

Megapolitan
Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Megapolitan
Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Megapolitan
BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

Megapolitan
Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X