Pembangunan Waduk Lebak Bulus Terkendala Pembebasan Lahan

Kompas.com - 26/10/2018, 19:30 WIB
Lahan kosong milik pemerintah di RT 014 RW 004 Kelurahan Cilandak Barat, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (16/6/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaLahan kosong milik pemerintah di RT 014 RW 004 Kelurahan Cilandak Barat, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (16/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan mengakui pembangunan Waduk Lebak Bulus, Jakarta Selatan, masih belum bisa diselesaikan. Hal ini terkendala pembebasan lahan, warga menolak lahannya dibeli. 

"Warga masih belum mau dibebaskan (lahannya)," kata Teguh di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (26/10/2018).

Menurut Teguh, dari 1,8 hektar rencana luas Waduk Lebak Bulus, baru 9.000 meter persegi yang dibebaskan.

Baca juga: Sandiaga Sebut Waduk Lebak Bulus Sudah Direncanakan Sejak Era Sutiyoso

Pihaknya hanya bisa memagari lahan yang sudah dibebaskan agar tidak kembali diokupasi warga.

"Masih ada sekitar belasan bidang warga yang sampai sekarang kami minta berkas untuk pembebasan lahan belum mau memberikan," ujar Teguh.

Teguh mengaku tidak mengetahui alasan warga enggan membebaskan lahannya. Ia memastikan proses ganti rugi sudah berjalan sesuai prosedur.

Baca juga: Saran Sandiaga untuk Anies dalam Membahas Waduk Lebak Bulus

"Kami tetap yang namanya ganti rugi, semua dilakukan secara transparan dan penilaian besaran yang dibayarkan melalui KJPP, itu melalui pihak ketiga, itu independen enggak ada intervensi di kita. Namanya harga bisa naik bisa di bawah NJOP," kata dia.

Rencana pembangunan Waduk Lebak Bulus telah bergulir sejak tahun 2016.

Pembangunan dilakukan untuk mencegah banjir masuk kawasan Lebak Bulus.

Baca juga: Warga Menyerahkan Keberlangsungan Pembangunan Waduk Lebak Bulus ke DKI

Mangkraknya pembangunan ini disorot ketika warga Lebak Bulus yang bersilaturahim dengan Gubernur DKI Anies Baswedan meminta agar pembangunan waduk dilanjutkan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies: Anak-anak Ingat Pandemi Ini, Bawa Pengalaman Ini Sampai Tua...

Anies: Anak-anak Ingat Pandemi Ini, Bawa Pengalaman Ini Sampai Tua...

Megapolitan
Anies: Berdiam Diri di Rumah, Artinya Sudah Menyelamatkan Orang Lain

Anies: Berdiam Diri di Rumah, Artinya Sudah Menyelamatkan Orang Lain

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Minta Relaksasi PSBB ke Ridwan Kamil, Ini Pertimbangannya

Wali Kota Bekasi Minta Relaksasi PSBB ke Ridwan Kamil, Ini Pertimbangannya

Megapolitan
Anies Nilai Silaturahim Virtual Membuat Semua Saudara Jadi Terhubung

Anies Nilai Silaturahim Virtual Membuat Semua Saudara Jadi Terhubung

Megapolitan
450.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Sepekan Ini, Turun 62 Persen

450.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Sepekan Ini, Turun 62 Persen

Megapolitan
Warga Bekasi Bisa Shalat Berjemaah Mulai Pekan Pertama Syawal, tetapi...

Warga Bekasi Bisa Shalat Berjemaah Mulai Pekan Pertama Syawal, tetapi...

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 DKI Jakarta: 6.561 Kasus Positif, 14.448 Orang Tanpa Gejala

[UPDATE] Covid-19 DKI Jakarta: 6.561 Kasus Positif, 14.448 Orang Tanpa Gejala

Megapolitan
Travel Gelap Tujuan Bandung Tepergok Polisi di Depok Saat Malam Takbiran

Travel Gelap Tujuan Bandung Tepergok Polisi di Depok Saat Malam Takbiran

Megapolitan
Pemkot Bekasi Ajukan Perpanjangan PSBB ke Ridwan Kamil

Pemkot Bekasi Ajukan Perpanjangan PSBB ke Ridwan Kamil

Megapolitan
Malam Takbiran, Sekelompok Pemuda Konvoi Bawa Celurit di Depok

Malam Takbiran, Sekelompok Pemuda Konvoi Bawa Celurit di Depok

Megapolitan
Cerita Dokter Lebaran di RS Wisma Atlet Kemayoran, Tak Tahu Kapan Pulang ke Rumah...

Cerita Dokter Lebaran di RS Wisma Atlet Kemayoran, Tak Tahu Kapan Pulang ke Rumah...

Megapolitan
Tinggal di Zona Merah Covid-19, Wakil Wali Kota Bekasi Pilih Shalat Id di Rumah

Tinggal di Zona Merah Covid-19, Wakil Wali Kota Bekasi Pilih Shalat Id di Rumah

Megapolitan
Tak Bisa Mudik, Para Perantau Shalat Idul Fitri di Atas Atap Rumah Kos

Tak Bisa Mudik, Para Perantau Shalat Idul Fitri di Atas Atap Rumah Kos

Megapolitan
Idul Fitri di Tengah Pandemi Covid-19, Masjid Istiqlal Sepi

Idul Fitri di Tengah Pandemi Covid-19, Masjid Istiqlal Sepi

Megapolitan
Malam Takbiran, Dua Kelompok Remaja Tawuran di Dekat Mapolres Jaktim

Malam Takbiran, Dua Kelompok Remaja Tawuran di Dekat Mapolres Jaktim

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X