Pengunjung yang Pernah Tersangkut Kasus Narkoba Dilarang Masuk Diskotek Old City

Kompas.com - 26/10/2018, 19:54 WIB
Diskotek Old City, Roa Melaka, Tambora, Jakarta Barat pada Senin (22/10/2018). RIMA WAHYUNINGRUMDiskotek Old City, Roa Melaka, Tambora, Jakarta Barat pada Senin (22/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Management Operasional PT Progres Karya Sejahtera Old City Gatot Maryanto mengatakan, pihaknya akan memperketat pemeriksaan pengunjung saat masuk ke dalam diskoteknya, baik pengawasan dan penjagaan pintu.

Hal tersebut dilakukan sebagai pembelajaran kasus temuan ekstasi dan pengunjung yang positif menggunakan narkoba dalam razia yang dilakukan Badan Narkotiba Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta pada Minggu (21/10/2018).

"Kepada orang yang mau masuk, selain akan melakukan penggeledahan sebelumnya, kami akan memeriksa kondisi badan, bila dipengaruhi alkohol, kami akan melarang mereka masuk. Bahkan, ke depannya kami akan mem-blacklist pengunjung yang pernah tersangkut narkoba," kata Gatot dalam keterangannya, Jumat (26/10/2018).

Baca juga: Manajemen Diskotek Old City Tak Terbukti Terlibat Peredaran Narkoba


Dalam razia Minggu lalu, BNNP DKI Jakarta memeriksa 156 pegawai dan pengunjung.

Dari sana, petugas mendapatkan 52 pengunjung positif menggunakan narkoba.

Sepanjang 2018, diskotek di Jalan Kali Besar Barat, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat tersebut telah dua kali ditemukan pengunjung positif narkoba.

Baca juga: Manajemen Old City Akan Pecat Karyawan yang Terlibat Temuan Ekstasi

Pertama, pada April lalu dalam kasus keributan di depan diskotek yang dilakukan pengunjung berinisial FB dengan hasil pemeriksaan positif narkoba.

Hasil tes urine menyebutkan FB terbukti menggunakan ekstasi dan sabu-sabu.

Kedua, razia BNNP DKI Jakarta dengan ditemukan 52 pengunjung positif narkoba pada Minggu kemarin.

Baca juga: Pemprov DKI: Manajemen Diskotek Old City Bantah Langgar Aturan

Gatot menambahkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait pengamanan diskotek.

"Kami akan meminjam anjing pelacak untuk menggeledah bawaan pengunjung dan melakukan patroli di dalam operasional dalam beberapa jam sekali," ujarnya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Rumah Semi Permanen di Serpong Hanguskan 4 Kambing dan 1 Motor

Kebakaran Rumah Semi Permanen di Serpong Hanguskan 4 Kambing dan 1 Motor

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi Permanen di Serpong Hangus Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi Permanen di Serpong Hangus Terbakar

Megapolitan
Begini Cara Mengurus Surat Tanah yang Hilang atau Rusak

Begini Cara Mengurus Surat Tanah yang Hilang atau Rusak

Megapolitan
Viral Polisi Pakai Jaket dan Helm Ojol Berhentikan Pengendara Nmax, Begini Ceritanya

Viral Polisi Pakai Jaket dan Helm Ojol Berhentikan Pengendara Nmax, Begini Ceritanya

Megapolitan
Kadisbud DKI Bersikukuh Rekomendasi Formula E di Monas dari TSP Bukan TACB

Kadisbud DKI Bersikukuh Rekomendasi Formula E di Monas dari TSP Bukan TACB

Megapolitan
Jakpro Tentukan Tipping Fee Sampah di ITF Sunter, Rp 583 Ribu Per Ton

Jakpro Tentukan Tipping Fee Sampah di ITF Sunter, Rp 583 Ribu Per Ton

Megapolitan
Pembuat Video Rekayasa Perkelahian di Thamrin: Saya Menyesal

Pembuat Video Rekayasa Perkelahian di Thamrin: Saya Menyesal

Megapolitan
Panitia Pemilihan Wagub DKI Segera Dibentuk, Ketuanya Tak Boleh dari Tiga Fraksi Ini

Panitia Pemilihan Wagub DKI Segera Dibentuk, Ketuanya Tak Boleh dari Tiga Fraksi Ini

Megapolitan
Kivlan Zen Kembali Masuk IGD karena Paru-paru Kronis, Sidang Ditunda

Kivlan Zen Kembali Masuk IGD karena Paru-paru Kronis, Sidang Ditunda

Megapolitan
Polisi Cari Begal yang Bacok Korbannya di Bintara Jaya

Polisi Cari Begal yang Bacok Korbannya di Bintara Jaya

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Komplotan Curanmor dalam Dua Pekan

Polisi Tangkap Dua Komplotan Curanmor dalam Dua Pekan

Megapolitan
Tinjau Lokasi Radiaksi Nuklir, Ketua DPRD Tangsel Bakal Panggil Batan dan Bapetan

Tinjau Lokasi Radiaksi Nuklir, Ketua DPRD Tangsel Bakal Panggil Batan dan Bapetan

Megapolitan
KPU Resmi Buka Pendaftaran Bakal Calon Independen Pilkada Depok

KPU Resmi Buka Pendaftaran Bakal Calon Independen Pilkada Depok

Megapolitan
Duduk Perkara Kadisbud DKI Dicecar dan Dimarahi Ketua hingga Anggota DPRD

Duduk Perkara Kadisbud DKI Dicecar dan Dimarahi Ketua hingga Anggota DPRD

Megapolitan
Ditanya Peluang Maju Lagi di Pilkada Depok, Idris: Jangan-jangan Elektabilitas Saya Rendah

Ditanya Peluang Maju Lagi di Pilkada Depok, Idris: Jangan-jangan Elektabilitas Saya Rendah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X