26 Hari Uji Coba ETLE, 2.438 Kendaraan Terekam Langgar Lalu Lintas - Kompas.com

26 Hari Uji Coba ETLE, 2.438 Kendaraan Terekam Langgar Lalu Lintas

Kompas.com - 28/10/2018, 14:49 WIB
Kawasan tilang E-TLE di Sudriman-Thamrin- Kawasan tilang E-TLE di Sudriman-Thamrin

BEKASI, KOMPAS.com - Jumlah pengendara yang tertangkap kamera CCTV sistem tilang Electronic Traffic Law Enforcement ( E-TLE) selama 26 hari masa uji coba mencapai 2.438 pengendara.

Kasubdit bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, kamera CCTV paling banyak menangkap pengendara yang melanggar lalu lintas yakni pada tanggal 26 Oktober 2018.

"Tanggal 26 Oktober kemarin paling banyak selama ini yakni 483 pengendara. Kedua itu tanggal 24 Okober ada 378 pengendara," kata Budiyanto saat dihubungi Kompas.com, Minggu (28/10/2018).

Baca juga: Sosialisasikan ETLE, Polisi Sebar Brosur dan Bentangkan Spanduk


Adapun jumlah tersebut terakumulasi dari semua jenis kendaraan, seperti sepeda motor dan mobil.

Jumlah pelanggar itu juga didapat dari kendaraan yang melanggar lalu lintas pada kawasan yang terpasang CCTV Automatic Number Plate Recognition (ANPR) di Jalan MH. Thamrin dan Jalan Medan Merdeka.

"Pelanggar didominasi oleh kendaraan berplat hitam yang ada 1.234 pelanggar. Kendaraan berplat kuning kedua 288 pelanggar," ujar Budiyanto.

Baca juga: Penindakan Pelanggar Lalu Lintas Sistem ETLE Dimulai 1 November 2018

Saat ini pihak kepolisian belum melakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas yang tertangkap CCTV karena masih tahap sosialisasi.

Budiyanto menambahkan pihaknya akan melakukan perekapan data terlebih dahulu dan evaluasi sebelum pemberlakuan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas resmi pada 1 November 2018.

"Kita akan lihat lagi dan evaluasi, jadi memang belum ada penindakan karena efektifnya baru 1 November nanti. Sekarang lebih kesosialisasi karena tinggal beberapa hari lagi," pungkas Budiyanto.


Terkini Lainnya

KPAI Minta Dinas Pendidikan Periksa Sekolah di Jakbar yang Jadi Gudang Narkoba

KPAI Minta Dinas Pendidikan Periksa Sekolah di Jakbar yang Jadi Gudang Narkoba

Megapolitan
Jelang Pensiun, Gubernur Soekarwo Beri Remunerasi ke Jajaran ASN Jatim

Jelang Pensiun, Gubernur Soekarwo Beri Remunerasi ke Jajaran ASN Jatim

Regional
Mulai 1 Februari 2019, Bus AKAP dan AKDP Pindah ke Terminal Cikampek

Mulai 1 Februari 2019, Bus AKAP dan AKDP Pindah ke Terminal Cikampek

Regional
Akomodasi Tingginya Sampah di Bekasi, Pemkot Perluas TPSA Sumur Batu

Akomodasi Tingginya Sampah di Bekasi, Pemkot Perluas TPSA Sumur Batu

Megapolitan
Seperti Ini Pola Pengamanan Polisi pada Debat Pertama Pilpres

Seperti Ini Pola Pengamanan Polisi pada Debat Pertama Pilpres

Nasional
Populasi Makin Menua, Norwegia Butuh Banyak Kelahiran Bayi

Populasi Makin Menua, Norwegia Butuh Banyak Kelahiran Bayi

Internasional
Nobar Debat Capres di Surabaya, Timses Jokowi Sewa Gedung, Timses Prabowo Bakar Ikan

Nobar Debat Capres di Surabaya, Timses Jokowi Sewa Gedung, Timses Prabowo Bakar Ikan

Regional
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Angin Puting Beliung di Sulsel

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Angin Puting Beliung di Sulsel

Regional
Dinas LH DKI Gandeng Polisi Cari Pembuang Limbah di Marunda

Dinas LH DKI Gandeng Polisi Cari Pembuang Limbah di Marunda

Megapolitan
Pasca-bentrokan dengan Pedagang, Satpol PP Amankan Tanah Abang Bersama Polisi

Pasca-bentrokan dengan Pedagang, Satpol PP Amankan Tanah Abang Bersama Polisi

Megapolitan
Sosok Ira Koesno, Kontroversi Era Reformasi hingga Debat Perdana dalam Sejarah

Sosok Ira Koesno, Kontroversi Era Reformasi hingga Debat Perdana dalam Sejarah

Nasional
Asistennya Ditangkap karena Narkoba, Ivan Gunawan Jalani Tes Urine

Asistennya Ditangkap karena Narkoba, Ivan Gunawan Jalani Tes Urine

Megapolitan
Tim Prabowo-Sandiaga Nilai Hasil Survei Jokowi Tak Sejalan dengan Kenyataan

Tim Prabowo-Sandiaga Nilai Hasil Survei Jokowi Tak Sejalan dengan Kenyataan

Nasional
Kamis Malam, Wapres Kalla Gelar Nobar Debat Pilpres di Rumah Dinas

Kamis Malam, Wapres Kalla Gelar Nobar Debat Pilpres di Rumah Dinas

Nasional
Ahmad Dhani dan Barang Bukti Kasus Vlog Idiot Diserahkan Polisi ke Kejaksaan

Ahmad Dhani dan Barang Bukti Kasus Vlog Idiot Diserahkan Polisi ke Kejaksaan

Regional

Close Ads X