Kompas.com - 29/10/2018, 15:38 WIB
Titot Hendrito, Kerabat korban pesawat Lion mendatangi RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur untuk mencari informasi mengenai 3 kerabatnya yang menjadi korban KOMPAS.com/Ryana AryaditaTitot Hendrito, Kerabat korban pesawat Lion mendatangi RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur untuk mencari informasi mengenai 3 kerabatnya yang menjadi korban

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah keluarga dan kerabat korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 mendatangi RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, untuk mencari informasi terkait kerabat mereka.

"Iya saya datang ke sini untuk cari informasi. Tadi dapat informasi dari crisis center soal nama-nama (korban)," ujar Titot Hendrito, salah seorang kerabat korban, di Jakarta Timur, Senin (29/10/2018).

Titot mencari tiga kerabatnya, yakni Dia Damayanti karyawan Nindya Karya, serta Nu Sitharesmi dan Janu Daryoko yang merupakan rekannya semasa kuliah.

Baca juga: Pesawat Lion Air JT 610 yang Jatuh Dinyatakan Laik Terbang

"Ada 3 teman saya. Kalau Dia diberangkatkan sama Nindya ke Pangkal Pinang karena ada kerjaan," katanya. 

Kerabat korban lainnya, Panji juga menyambangi RS Polri untuk memastikan kondisi rekannya, Yuniarsih yang turut menjadi korban.

"Infomasi ya itu dapat share dari WhatsApp, ada nama Yuni di situ. Dia memang berangkat tadi pagi tugas dari kantor. Dia dinas di Pangkal Pinang," ujar Panji. 

Baca juga: Lion Air Jatuh, Warga Mulai Berdatangan di Rumah Pramugari Alfiani

Yuni merupakan rekan semasa kuliah Panji yang kini bekerja di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pangkal Pinang.

Ia datang ke Jakarta untuk menghadiri acara di Kementerian Keuangan dan kembali bertolak ke Pangkal Pinang, Senin pagi. 

"Saya lihat postingan Bu Menteri (Menkeu) itu ada acara Hari Uang, terus teman-teman dari sana ada beberapa yang ke sini (Jakarta)," ujar dia. 

Baca juga: Lanud Atang Senjaya Bogor Kirim Helikopter Bantu Pencarian Penumpang Lion Air

Sebelumnya diberitakan, Pesawat Lion Air JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang terjatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Senin pagi.

Pesawat ini dikabarkan sempat akan kembali menuju Bandara Soekarno-Hatta sebelum terjatuh.

Basarnas telah menemukan beberapa barang yang diduga milik penumpang serta serpihan tubuh pesawat. Namun, belum ada kepastian mengenai kondisi korban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengemudi Mobil Jadi Korban Pelemparan Batu di Kebayoran Lama

Pengemudi Mobil Jadi Korban Pelemparan Batu di Kebayoran Lama

Megapolitan
Sakit Hati Dipecat, Pelaku Rampok Alfamart di Senen sambil Curhat ke Korban yang Disandera

Sakit Hati Dipecat, Pelaku Rampok Alfamart di Senen sambil Curhat ke Korban yang Disandera

Megapolitan
Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga hingga Trauma Tiap Dengar Ketukan Pintu

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga hingga Trauma Tiap Dengar Ketukan Pintu

Megapolitan
Dugaan Pembunuhan di Bekasi, Jasad Pria dengan Luka Sayatan Ditemukan Dalam Bangunan Kosong

Dugaan Pembunuhan di Bekasi, Jasad Pria dengan Luka Sayatan Ditemukan Dalam Bangunan Kosong

Megapolitan
Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Kekhawatiran Euforia dan Longgar Kewaspadaan

Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Kekhawatiran Euforia dan Longgar Kewaspadaan

Megapolitan
Kasus Kekerasan terhadap Anak di Serpong, Korban Dipukuli dan Dianiaya

Kasus Kekerasan terhadap Anak di Serpong, Korban Dipukuli dan Dianiaya

Megapolitan
Warga Bekasi Telanjur Nyaman Pakai Masker, Plt Wali Kota: Karena Udaranya Agak Kotor

Warga Bekasi Telanjur Nyaman Pakai Masker, Plt Wali Kota: Karena Udaranya Agak Kotor

Megapolitan
Permukiman Tergenang hingga Pohon Tumbang Saat Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Tangerang

Permukiman Tergenang hingga Pohon Tumbang Saat Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Tangerang

Megapolitan
Jenazah Pria Diduga ODGJ Ditemukan di Muaragembong Bekasi

Jenazah Pria Diduga ODGJ Ditemukan di Muaragembong Bekasi

Megapolitan
Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Pelaku Rekam Video Pakai Ponsel Korban

Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Pelaku Rekam Video Pakai Ponsel Korban

Megapolitan
Update 18 Mei: Tambah 12 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 60 Pasien Masih Dirawat

Update 18 Mei: Tambah 12 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 60 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Update 18 Mei: Bertambah 17, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 84.232

Update 18 Mei: Bertambah 17, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 84.232

Megapolitan
Kisah Tragis Eno Farihah Diperkosa dan Dibunuh dengan Pacul, Salah Satu Pelakunya Masih Remaja (1)

Kisah Tragis Eno Farihah Diperkosa dan Dibunuh dengan Pacul, Salah Satu Pelakunya Masih Remaja (1)

Megapolitan
Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel, Jaktim, dan Bodebek

Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel, Jaktim, dan Bodebek

Megapolitan
Pemkot Tangsel Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Hepatitis Akut

Pemkot Tangsel Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Hepatitis Akut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.