Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arus Lalu Lintas Tersendat Imbas Banjir di Jalan KH Noer Ali Bekasi

Kompas.com - 30/10/2018, 16:25 WIB
Dean Pahrevi,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

BEKASI, KOMPAS.com - Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenang Jalan KH Noer Ali, Bekasi Barat, tepatnya di kolong Tol JORR.

Pantauan Kompas.com Selasa (30/10/2018) pukul 15.15 WIB, hujan deras yang sempat turun di wilayah Kota Bekasi membuat Jalan KH Noer Ali di kolong tol tersebut banjir sepanjang 100 meter.

Sejumlah kendaraan roda dua nampak mogok karena memaksakan menerobos banjir.

Arus lalu lintas pun padat merayap dari arah Jakarta menuju Bekasi maupun sebaliknya, karena para pengendara ragu untuk melewati kolong tol yang banjir.

Baca juga: Bogor Sering Hujan, Warga Hilir Ciliwung Diimbau Waspadai Banjir

Reza warga Bekasi Timur yang motornya mogok mengaku, terpaksa menerobos banjir karena harus buru-buru pulang ke rumah.

"Ya habis gimana, kalau enggak nerobos bisa lama di sini," kata Reza, saat memarkirkan motornya yang mogok, Selasa (30/10/2018).

Jodi, pengendara motor lainnya yang kendaraannya mogok juga karena banjir mengatakan, banjir di kolong Tol JORR sudah sering terjadi apabila hujan turun deras.

"Ini kalau sudah hujan deras pasti habis itu banjir di sini, lihat tuh, jadi macet enggak bisa lewat, kalau sudah gini ya nunggu surut itu," ujar Jodi.

Baca juga: Penyebab Banjir Kerap Melanda Permukiman di Kebon Pala

Mobil pemompa banjir milik dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi pun dikerahkan untuk memompa air agar cepat surut.

"Setengah jam dipompa juga sudah surut kalau tidak hujan lagi. Ini gara-gara gorong-gorongnya mampet ini jadi banjir," ucap salah satu petugas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Satpol PP Jakbar Bakal Bina Pedagang Makanan yang Pakai Bahan Kimia dan Tidak Steril

Satpol PP Jakbar Bakal Bina Pedagang Makanan yang Pakai Bahan Kimia dan Tidak Steril

Megapolitan
Pedagang Kerak Telor Naikkan Sedikit Harga Dagangan Selama Jualan di PRJ

Pedagang Kerak Telor Naikkan Sedikit Harga Dagangan Selama Jualan di PRJ

Megapolitan
Polisi Pastikan Tak Ada Intervensi Dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Polisi Pastikan Tak Ada Intervensi Dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Megapolitan
Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Akan Dibina dan Diberikan Wawasan Kebangsaan

Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Akan Dibina dan Diberikan Wawasan Kebangsaan

Megapolitan
Ketika Jokowi Blusukan ke Stan Jakarta Fair di Malam Pembukaan, Pengunjung Langsung Berkerumun

Ketika Jokowi Blusukan ke Stan Jakarta Fair di Malam Pembukaan, Pengunjung Langsung Berkerumun

Megapolitan
Polisi Tangkap Paman yang Diduga Cabuli Kakak-Beradik di Tapos Depok

Polisi Tangkap Paman yang Diduga Cabuli Kakak-Beradik di Tapos Depok

Megapolitan
Heru Budi: Berawal dari Pameran Kecil, PRJ Bertransformasi Jadi Modern

Heru Budi: Berawal dari Pameran Kecil, PRJ Bertransformasi Jadi Modern

Megapolitan
Temukan Mie Berformalin di Kota Tua, BBPOM Peringatkan Masyarakat Hati-hati Beli Mie Kuning Kiloan

Temukan Mie Berformalin di Kota Tua, BBPOM Peringatkan Masyarakat Hati-hati Beli Mie Kuning Kiloan

Megapolitan
Kanit K9: Kalau Anjing Tantrum, Bisa Jadi Ada yang Salah dengan Pawangnya

Kanit K9: Kalau Anjing Tantrum, Bisa Jadi Ada yang Salah dengan Pawangnya

Megapolitan
Bahagianya Pedagang Kerak Telor Menyambut Jakarta Fair 2024: Senang Bisa Dagang Lagi...

Bahagianya Pedagang Kerak Telor Menyambut Jakarta Fair 2024: Senang Bisa Dagang Lagi...

Megapolitan
Sidak Pedagang di Kota Tua, BBPOM Temukan Makanan Mengandung Boraks dan Formalin

Sidak Pedagang di Kota Tua, BBPOM Temukan Makanan Mengandung Boraks dan Formalin

Megapolitan
Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2 Rugi Rp 14 Miliar akibat Dirampok

Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2 Rugi Rp 14 Miliar akibat Dirampok

Megapolitan
Tak Terima Motornya Dilempari Batu, Pria di Koja Aniaya Empat Orang dengan Parang

Tak Terima Motornya Dilempari Batu, Pria di Koja Aniaya Empat Orang dengan Parang

Megapolitan
Kanit K9: Sebenarnya Anjing Itu Tidak Perlu Dipukul...

Kanit K9: Sebenarnya Anjing Itu Tidak Perlu Dipukul...

Megapolitan
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Curanmor di Bogor, Ada yang Ditembak karena Melawan

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Curanmor di Bogor, Ada yang Ditembak karena Melawan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com