"Skybridge" Tanah Abang Belum Rampung, PKL Salah Satu Penyebabnya...

Kompas.com - 30/10/2018, 21:08 WIB
Pengamatan Kompas.com di lokasi pembangunan skybridge, Kamis (11/10/2018) siang, pemasangan tiang-tiang baja sebagai penyangga dan rangka atap telah rampung. KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELAPengamatan Kompas.com di lokasi pembangunan skybridge, Kamis (11/10/2018) siang, pemasangan tiang-tiang baja sebagai penyangga dan rangka atap telah rampung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan mengatakan, peresmian jembatan multiguna atau skybridge Tanah Abang diundur karena proses pembangunan belum rampung.

Awalnya, peresmian akan dilakukan pada Selasa (30/10/2018).

"Kalau lihat lapangan itu belum selesai, sebaiknya kalau peresmian harus sudah selesai 100 persen. Karena belum selesai, jadi kami undur," kata Yoory kepada Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Jalan Jatibaru Raya Dibuka, Pembangunan Skybridge Tanah Abang Melambat

Ia mengatakan, ada beberapa hal yang menyebabkan pembangunan skybridge melambat.

Contohnya, banyak pengendara melintasi Jalan Jatibaru Raya dan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar proyek pembangunan. 

"Setelah jalan (Jatibaru Raya) dibuka, jadinya para pekerja enggak bisa leluasa. Kemudian pedagang juga tetap berjualan di pinggiran. Dengan demikian, luas area kerja kami jadi lebih sempit," ujar dia.

Baca juga: Ditargetkan Rampung Oktober, Pembangunan Skybridge Tanah Abang Dikebut

Pihaknya harus mengutamakan keselamatan orang-orang yang beraktivitas di sekitar pembangunan skybridge.

"Kami juga harus lihat keamanan orang-orang di situ. Jadi kerjanya agak sedikit melambat," kata Yoory.

Ia mengatakan, progres pembangunan skybridge sudah mencapai 90 persen hingga kini. Yoory memperkirakan peresmian skybridge dapat dilakukan pekan depan.

Baca juga: PKL Berjualan di Bawah Skybridge Tanah Abang yang Masih Dibangun

"Saya mau sebenarnya enggak lebih dari seminggu ke depan sudah jadi. Kami tunggu arahan gubernur juga," ujarnya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran di Cipete Utara, 17 Mobil Pemadam Dikerahkan

Kebakaran di Cipete Utara, 17 Mobil Pemadam Dikerahkan

Megapolitan
Terobos Pos Pengawasan di Cakung, Pengendara Mobil Tabrak Petugas Satpol PP

Terobos Pos Pengawasan di Cakung, Pengendara Mobil Tabrak Petugas Satpol PP

Megapolitan
Ingin Beli Suzuki Shogun, Pria Ini Ternyata Temukan Motornya yang Dicuri

Ingin Beli Suzuki Shogun, Pria Ini Ternyata Temukan Motornya yang Dicuri

Megapolitan
Beroperasi Sejak 2017, 32.760 Janin Digugurkan di Klinik Aborsi Ilegal Jakarta Pusat

Beroperasi Sejak 2017, 32.760 Janin Digugurkan di Klinik Aborsi Ilegal Jakarta Pusat

Megapolitan
Jika Kampanye Sebelum 26 September, Paslon Pilkada Tangsel Bisa Dipidana

Jika Kampanye Sebelum 26 September, Paslon Pilkada Tangsel Bisa Dipidana

Megapolitan
UPDATE 23 September: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.187 Orang

UPDATE 23 September: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.187 Orang

Megapolitan
Kinik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Promosikan Jasa lewat Web dan Medsos

Kinik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Promosikan Jasa lewat Web dan Medsos

Megapolitan
Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Hotel Bintang Dua di Bekasi Ini Tidak Akan Terima Tamu

Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Hotel Bintang Dua di Bekasi Ini Tidak Akan Terima Tamu

Megapolitan
Bandar Narkoba Kabur dari Tahanan, 4 Petugas Lapas Kelas I Tangerang Diperiksa

Bandar Narkoba Kabur dari Tahanan, 4 Petugas Lapas Kelas I Tangerang Diperiksa

Megapolitan
Menolak Ditindak karena Tak Pakai Masker, Pria Ini Malah Minta Ditembak Polisi

Menolak Ditindak karena Tak Pakai Masker, Pria Ini Malah Minta Ditembak Polisi

Megapolitan
Sudah Ditetapkan KPU, Tiga Paslon Pilkada Tangsel Baru Boleh Kampanye 26 September

Sudah Ditetapkan KPU, Tiga Paslon Pilkada Tangsel Baru Boleh Kampanye 26 September

Megapolitan
Satpol PP Jakbar Sebut Banyak Ojol Tak Jalankan Sanksi PSBB dengan Alasan Antar Pesanan

Satpol PP Jakbar Sebut Banyak Ojol Tak Jalankan Sanksi PSBB dengan Alasan Antar Pesanan

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Naik, Tingkat Kematian Turun

Wagub DKI Jakarta: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Naik, Tingkat Kematian Turun

Megapolitan
Polisi Tangkap 10 Tersangka Kasus Aborsi di Jakpus, Ini Peran Mereka

Polisi Tangkap 10 Tersangka Kasus Aborsi di Jakpus, Ini Peran Mereka

Megapolitan
Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pengemudi Diamankan Saat Operasi Yustisi

Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pengemudi Diamankan Saat Operasi Yustisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X