Lawan Arus atau Tak Pakai Helm SNI, Siap-siap Terjaring Operasi Zebra Jaya...

Kompas.com - 31/10/2018, 07:08 WIB
Salah seorang petugas Satlantas Polresta Barelang memberikan handuk kecil kepada pengendara sepeda motor yang taat aturan dalam operasi Zebra Siligi hari keenam di Batam KOMPAS.COM/ IstSalah seorang petugas Satlantas Polresta Barelang memberikan handuk kecil kepada pengendara sepeda motor yang taat aturan dalam operasi Zebra Siligi hari keenam di Batam

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto menjelaskan, pelaksanaan Operasi Zebra Jaya tahun ini difokuskan untuk mencegah pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Operasi Zebra Jaya akan dilaksanakan selama 14 hari mulai 30 Oktober hingga 12 November mendatang.

"Sasarannya kendaraan melawan arus, pengendara tidak menggunakan helm SNI, pengendara yang terpengaruh narkoba dan minuman keras, pengemudi di bawah umur, membonceng lebih dari satu, kecepatan kendaraan tak wajar, dan pengemudi atau penumpang yang tidak menggunakan seat belt," ujar Budiyanto, Rabu (31/10/2018).

Baca juga: Ingat, Operasi Zebra Digelar 30 Oktober hingga 12 November 2018

Ia berharap para pengendara tidak melakukan pelanggaran lalu lintas tersebut selama dan setelah Operasi Zebra digelar.

Selain di Polda Metro Jaya, operasi ini juga digelar di Polda seluruh Indonesia.

Selain untuk menekan angka kecelakaan, operasi ini diharapkan dapat menjaga keamanan jelang perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. 

Baca juga: Wilayah NTB dan Sulteng Tidak Ada Operasi Zebra

Menurut data kecelakaan yang dirilis Ditlantas Polda Metro Jaya, pada tahun 2017 tercatat 2.097 kecelakaan terjadi.

Angka ini mengalami penurunan sebanyak 41 persen dari tahun sebelumnya dengan angka kecelakaan 2.960 kejadian.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria yang Mengamuk di Ponpes Tangerang Mengaku Dapat Bisikan Leluhur

Pria yang Mengamuk di Ponpes Tangerang Mengaku Dapat Bisikan Leluhur

Megapolitan
Loksem Kuliner di Menteng Ditutup karena Layani Dine-in

Loksem Kuliner di Menteng Ditutup karena Layani Dine-in

Megapolitan
Kampanye Pilkada Depok di Masa Pandemi, Pasangan Idris-Imam Optimalkan Platform Online

Kampanye Pilkada Depok di Masa Pandemi, Pasangan Idris-Imam Optimalkan Platform Online

Megapolitan
Cuti Kampanye Pilkada Depok, Idris Kembalikan Fasilitas Dinas untuk Wali Kota

Cuti Kampanye Pilkada Depok, Idris Kembalikan Fasilitas Dinas untuk Wali Kota

Megapolitan
Pria yang Mengamuk di Ponpes Al Istiqlalia Berperilaku Aneh Sepekan Terakhir

Pria yang Mengamuk di Ponpes Al Istiqlalia Berperilaku Aneh Sepekan Terakhir

Megapolitan
Kimia Farma: Tersangka Pelecehan di Bandara Soekarno-Hatta Rugikan Banyak Pihak

Kimia Farma: Tersangka Pelecehan di Bandara Soekarno-Hatta Rugikan Banyak Pihak

Megapolitan
Polisi Tangkap 17 Pelaku Judi Sabung Ayam di Pondok Aren

Polisi Tangkap 17 Pelaku Judi Sabung Ayam di Pondok Aren

Megapolitan
11 Wanita Diamankan di Kafe Musik dan Panti Pijat di Kebon Jeruk

11 Wanita Diamankan di Kafe Musik dan Panti Pijat di Kebon Jeruk

Megapolitan
Terobos Ponpes Al Istiqlalia, Pria Ini Mengamuk Setelah Dihalau Santri

Terobos Ponpes Al Istiqlalia, Pria Ini Mengamuk Setelah Dihalau Santri

Megapolitan
Tertinggi, 1.372 Orang Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang September

Tertinggi, 1.372 Orang Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang September

Megapolitan
Viral Foto Kerumunan Nikmati Musik Tanpa Masker, Kafe Broker Disegel

Viral Foto Kerumunan Nikmati Musik Tanpa Masker, Kafe Broker Disegel

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Megapolitan
Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Megapolitan
Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X