Jika Ditemukan, Bodi Lion Air JT 610 Akan Diangkut "Crane" Kementerian ESDM

Kompas.com - 01/11/2018, 09:51 WIB
Proses penyelaman yang dilalukan petugas guna menemukan black box dan badan pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Rabu (31/10/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DProses penyelaman yang dilalukan petugas guna menemukan black box dan badan pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Rabu (31/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi mengatakan, pihaknya masih fokus mencari black box dan bodi Lion Air JT 610 pada hari keempat.

Bodi pesawat akan diangkat ke permukaan laut dengan crane milik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.

"Nanti apabila bisa menemukan ada bagian bodi pesawat yang cukup besar, Bapak Menteri ESDM sudah memberikan jaminan untuk meminjamkan crane yang cukup besar," ujar Syaugi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/11/2018).

Baca juga: Derasnya Arus Jadi Kendala Penyelaman Ambil Black Box Lion Air JT 610

Ia berharap arus laut hari ini tenang sehingga penyelaman dapat dilakukan lancar.

"Kalau arusnya tenang, saya berharap sudah ditemukan. Tadi pagi para penyelam sudah mulai melakukan pencarian kembali," kata dia. 

Menurut Syaugi, derasnya arus laut menjadi kendala penyelaman petugas mengambil black box dan bodi Lion Air JT 610 yang telah dideteksi keberadaannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 9 Pesawat Boeing 737 Max 8 Milik Lion Air Tetap Beroperasi

Untuk mengatasi hal ini, pihaknya memasang jangkar berjarak 400 meter arah barat laut dari koordinat objek yang ditemukan.

"Harapannya tadi pagi penyelam sudah mulai masuk dengan ROV (sebuah robot yang didesain digunakan di bawah air) kami turunkan untuk memastikan," ujar Syaugi. 

Sebelumnya, pesawat Lion Air JT 610 jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) pagi.

Petugas telah mengangkat 56 kantong jenazah dari total 189 penumpang di dalam Lion Air JT 610.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Merasa Tertipu Investasi Crypto hingga Rp 325 Juta, Seorang Wanita di Bekasi Lapor Polisi

Merasa Tertipu Investasi Crypto hingga Rp 325 Juta, Seorang Wanita di Bekasi Lapor Polisi

Megapolitan
Pegawai Curi 46 Ton Ikan Dori dan Cumi, Kerugian Perusahaan Capai Rp 3,6 Miliar

Pegawai Curi 46 Ton Ikan Dori dan Cumi, Kerugian Perusahaan Capai Rp 3,6 Miliar

Megapolitan
Polisi Tahan Pelaku Eksibisionis di Dekat Stasiun Sudirman

Polisi Tahan Pelaku Eksibisionis di Dekat Stasiun Sudirman

Megapolitan
Polisi Tangkap Pegawai Perusahaan yang Gelapkan 46 Ton Ikan Dori dan Cumi di Penjaringan

Polisi Tangkap Pegawai Perusahaan yang Gelapkan 46 Ton Ikan Dori dan Cumi di Penjaringan

Megapolitan
Pakai NIK Saat Pesan Tiket Kereta Api Jarak Jauh Berlaku 26 Oktober, Simak Aturannya

Pakai NIK Saat Pesan Tiket Kereta Api Jarak Jauh Berlaku 26 Oktober, Simak Aturannya

Megapolitan
Warga Koja Mual dan Muntah Usai Makan Nasi Kotak Berlogo Parpol

Warga Koja Mual dan Muntah Usai Makan Nasi Kotak Berlogo Parpol

Megapolitan
Tawuran di Mangga Besar Disiarkan Live di Instagram demi Raup Untung

Tawuran di Mangga Besar Disiarkan Live di Instagram demi Raup Untung

Megapolitan
Kecelakaan Maut di MT Haryono, PT Transjakarta Minta Maaf dan Belasungkawa

Kecelakaan Maut di MT Haryono, PT Transjakarta Minta Maaf dan Belasungkawa

Megapolitan
Keluhan Pungli di SDN Jurumudi Baru, Uang Perpisahan Kepala Sekolah hingga LKS

Keluhan Pungli di SDN Jurumudi Baru, Uang Perpisahan Kepala Sekolah hingga LKS

Megapolitan
DKI Jakarta Akan Terapkan Tilang untuk Kendaraan yang Tak Lakukan Uji Emisi

DKI Jakarta Akan Terapkan Tilang untuk Kendaraan yang Tak Lakukan Uji Emisi

Megapolitan
23 Warga Koja Keracunan Nasi Kotak dari Parpol, Ketua RW Sebut Tak Ada Koordinasi

23 Warga Koja Keracunan Nasi Kotak dari Parpol, Ketua RW Sebut Tak Ada Koordinasi

Megapolitan
Ganjil Genap di Jakarta Diperluas Lagi, Ini Daftar 13 Ruas Jalan yang Diberlakukan Sistem Tersebut

Ganjil Genap di Jakarta Diperluas Lagi, Ini Daftar 13 Ruas Jalan yang Diberlakukan Sistem Tersebut

Megapolitan
Atap dari Baja Ringan Terhempas Angin Kencang lalu Timpa Pikap di Cipondoh

Atap dari Baja Ringan Terhempas Angin Kencang lalu Timpa Pikap di Cipondoh

Megapolitan
LRT Jabodebek Tabrakan di Jakarta Timur, Masinis Selamat

LRT Jabodebek Tabrakan di Jakarta Timur, Masinis Selamat

Megapolitan
Baru Tahap Uji Coba, Dua Kereta LRT Jabodetabek Cawang-Cibubur Bertabrakan

Baru Tahap Uji Coba, Dua Kereta LRT Jabodetabek Cawang-Cibubur Bertabrakan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.