Black Box Berisi FDR Lion Air PK-LQP Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok

Kompas.com - 01/11/2018, 19:27 WIB
Flight Data Recorder (FDR) sebagai salah satu bagian dari black box atau kotak hitam pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) lalu, tiba di JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis ini sekitar pukul 18.10 WIB. Kompas.com/Sherly PuspitaFlight Data Recorder (FDR) sebagai salah satu bagian dari black box atau kotak hitam pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) lalu, tiba di JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis ini sekitar pukul 18.10 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com -Black box atau kotak hitam berisi flight data recorder (FDR) pesawat Lion Air PK-LQP tiba di JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/11/2018) sekitar pukul 18.10 WIB.

Black box tersebut disimpan dalam sebuah kotak kaca dan direndam air untuk menjaga memori di dalamnya tak mengalami kerusakan.

Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi hadir di JICT 2 saat black box itu akan dikirim ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Kami menghargai dan mengapresiasi, dengan diperolehnya alat bukti ini maka kita akan bisa meneliti lebih jauh," kata Budi.

Baca juga: Tim Masih Mencari 1 Black Box Berisi Percakapan Pilot Lion Air JT 610

Pada kesempatan yang sama, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan pihaknya akan segera mengirim black box itu ke KNKT untuk proses pengambilan data di dalamnya.

"FDR ini berisi (data) seperti kecepatan, ketinggian, dan arah pesawat. Kami bisa menguak misteri kenapa bisa kecelakaan," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan, saat ini timnya tengah mencari satu black box lagi yang berisi cockpit voice eecorder (CVR) yang berisi percakapan awak pesawat dengan pusat kendali yang ada di darat.

Soerjanto menambahkan, dalam proses penyelidikan itu, 16 orang ahli dari Amerika Serikat (AS) akan memberikan asistensi kepada tim KNKT. Tim tersebut terdiri dari pihak Boeing dan The National Transportation Safety Committee (NTSC).

Baca juga: Black Box Ditemukan, Pencarian Pesawat dan Korban Terus Jalan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Bus Transjakarta Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas di Jatipadang

Kronologi Bus Transjakarta Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas di Jatipadang

Megapolitan
PPKM Level 3 Batal Diterapkan Saat Nataru, Ini Syarat Naik Pesawat yang Berlaku

PPKM Level 3 Batal Diterapkan Saat Nataru, Ini Syarat Naik Pesawat yang Berlaku

Megapolitan
Tak Ada Libur Panjang pada Periode Natal dan Tahun Baru, Siswa di Jakbar Wajib Ikut Kegiatan Sekolah lewat Zoom

Tak Ada Libur Panjang pada Periode Natal dan Tahun Baru, Siswa di Jakbar Wajib Ikut Kegiatan Sekolah lewat Zoom

Megapolitan
Anies Telanjur Putuskan PPKM Level 3 pada Libur Natal dan Tahun Baru, Wagub Bilang Akan Disesuaikan

Anies Telanjur Putuskan PPKM Level 3 pada Libur Natal dan Tahun Baru, Wagub Bilang Akan Disesuaikan

Megapolitan
Buruh Akan Kembali Demo di Balai Kota Besok, Wagub DKI: Kami Hormati, tetapi...

Buruh Akan Kembali Demo di Balai Kota Besok, Wagub DKI: Kami Hormati, tetapi...

Megapolitan
Banjir Rob Kembali Terjang Lodan Ancol, Warga: Ya Allah, Kenapa Bisa Sampai Begini...

Banjir Rob Kembali Terjang Lodan Ancol, Warga: Ya Allah, Kenapa Bisa Sampai Begini...

Megapolitan
Pemkab Bekasi Akan Tertibkan 64 Bangunan Liar di Kawasan Exit Tol Cibitung-Cilincing

Pemkab Bekasi Akan Tertibkan 64 Bangunan Liar di Kawasan Exit Tol Cibitung-Cilincing

Megapolitan
Warga Geruduk Kafe di Pancoran Usai Lihat Video Sejumlah Pria Berpakaian Wanita Berjoget

Warga Geruduk Kafe di Pancoran Usai Lihat Video Sejumlah Pria Berpakaian Wanita Berjoget

Megapolitan
Anies Telanjur Teken Keputusan PPKM Level 3 pada 24 Desember 2021

Anies Telanjur Teken Keputusan PPKM Level 3 pada 24 Desember 2021

Megapolitan
Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Bus Transjakarta, Polisi Periksa Sopir dan 3 Saksi Lainnya

Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Bus Transjakarta, Polisi Periksa Sopir dan 3 Saksi Lainnya

Megapolitan
Tanaman Mirip Bunga Bangkai Ditemukan di Kembangan, Tumbuh di Balik Tumpukan Sampah

Tanaman Mirip Bunga Bangkai Ditemukan di Kembangan, Tumbuh di Balik Tumpukan Sampah

Megapolitan
Kecelakaan Bus Transjakarta Kembali Telan Korban Jiwa, Kali Ini Tewaskan Pejalan Kaki

Kecelakaan Bus Transjakarta Kembali Telan Korban Jiwa, Kali Ini Tewaskan Pejalan Kaki

Megapolitan
Kali Sabi Tangerang Sempat Meluap, Ketinggian Air Kini Rata dengan Jalan

Kali Sabi Tangerang Sempat Meluap, Ketinggian Air Kini Rata dengan Jalan

Megapolitan
Ribuan Buruh Akan Demo di Istana dan Balai Kota DKI Besok, Tuntut UMP Jakarta Naik 10 Persen

Ribuan Buruh Akan Demo di Istana dan Balai Kota DKI Besok, Tuntut UMP Jakarta Naik 10 Persen

Megapolitan
Empat Jam Terperosok di Jalan Boulevard GDC, Truk Pasir Berhasil Dievakuasi

Empat Jam Terperosok di Jalan Boulevard GDC, Truk Pasir Berhasil Dievakuasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.