Kompas.com - 02/11/2018, 20:52 WIB
Petugas menggali untuk membuat makam baru untuk jenazah yang makamnya dibongkar di TPU Kumpi Saribah, Depok, Jawa Barat, Kamis (20/9/2018). Sebanyak 525 makam di TPU tersebut dibongkar untuk dipindahkan ke lokasi yang baru karena terdampak pembangunan proyek jalan Tol Depok-Antasari/Desari. MAULANA MAHARDHIKAPetugas menggali untuk membuat makam baru untuk jenazah yang makamnya dibongkar di TPU Kumpi Saribah, Depok, Jawa Barat, Kamis (20/9/2018). Sebanyak 525 makam di TPU tersebut dibongkar untuk dipindahkan ke lokasi yang baru karena terdampak pembangunan proyek jalan Tol Depok-Antasari/Desari.
Penulis Cynthia Lova
|

DEPOK, KOMPAS.com - Warga Jalan Haji Konim, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo dihebohkan dengan penemuan 11 jenazah saat lahan proyek Tol Depok Antasari (Desari) di TPU Kumpi Saribah, Jalan Haji Konim, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo diratakan.

Jenazah ini pertama kali ditemukan pekerja operator alat berat. Awalnya, pekerja tersebut merasa ada benda aneh yang menyentuh alat berat saat pengerukan tanah.

Rahmat, anggota panita pemindahan jenazah TPU Kumpi Saribah, mengatakan bahwa 11 jenazah tersebut tertinggal saat pemindahan makam karena tidak diketahui identitas dan ahli warisnya.

“11 makam itu emang tidak ada tanda-tandanya, mungkin tertutupi oleh pohon-pohon bambu ya karena kan sebelumnya lokasi ini emang banyak pohon bambu,” ucap Rahmat di TPU Kumpi Saribah, Jalan Haji Konim, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Jumat (2/11/2018).

Baca juga: Pemindahan Jenazah dari TPU yang Terkena Proyek Tol Depok-Antasari Rampung

Jenazah itu ditemukan pada Kamis (1/11/2018) dan Jumat ini. "Total ada 11 jasad. Ada yang masih utuh satu, tetapi semua kami tidak tahu identitasnya. Jadi kami makamkan fullan bin fullan saja," ucap Rahmat.

Sebelumnya, ratusan jenazah di TPU Kumpi Saribah dipindahkan ke lokasi lain karena terkena proyek Tol Desari.

Menurut Rahmat, jenazah yang ditemukan saat itu telah lama dikubur. Jenazah-jenazah tersebut dikubur di kedalaman tiga meter.

"Jasad yang sudah 30-50 tahun lalu dimakamkan kita masih bisa deteksi karena ada ahli warisnya. Ini kemungkinan sudah ratusan tahun dan ahli warisnya pun udah pada tidak ada," ucap Rahmat.

Kendati demikian, ia tak dapat memastikan apakah masih ada jenazah yang tertinggal di lokasi pengerjaan proyek Tol Desari yang bekas makam itu atau tidak.

Rahmat pun berharap, tidak ada lagi jenazah yang tertinggal. Berdasarkan pantauan Kompas.com, tiga alat berat mulai meratakan lahan TPU Kumpi Saribah yang lama.

Baca juga: Tol Depok-Antasari Pangkas Waktu Tempuh Cinere-Jakarta di Bawah 1 Jam

Semua makam telah dipindahkan ke TPU Kumpi Saribah yang baru dan sudah diberi nisan.

Koordinator panitia pemindahan makam, Nian, mengatakan bahwa ada 562 jenazah yang rampung dimakamkan di TPU baru seluas 1.617 meter persegi itu.

Sebagian besar dari jenazah yang dimakamkan di area itu memiliki ahli waris. Dari 562 jenazah dari makam di TPU yang terkena pembangunan tol, hanya 30 orang yang tidak mempunyai ahli waris.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta Rabu Dini Hari

2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta Rabu Dini Hari

Megapolitan
Menelusuri Masjid Jami Tangkuban Perahu di Setiabudi

Menelusuri Masjid Jami Tangkuban Perahu di Setiabudi

Megapolitan
Depok 13 Pekan Bertahan di Zona Oranye Covid-19

Depok 13 Pekan Bertahan di Zona Oranye Covid-19

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19, Selasa Kemarin

Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19, Selasa Kemarin

Megapolitan
Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Cara Ganti E-KTP yang Hilang atau Rusak bagi Warga Luar Domisili

[POPULER JABODETABEK] Cara Ganti E-KTP yang Hilang atau Rusak bagi Warga Luar Domisili

Megapolitan
[Update 20 April]: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Sebanyak 26, Pasien Aktif 216

[Update 20 April]: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Sebanyak 26, Pasien Aktif 216

Megapolitan
Warga Depok Diminta Tak Mengendurkan Protokol Kesehatan Saat Ramadhan

Warga Depok Diminta Tak Mengendurkan Protokol Kesehatan Saat Ramadhan

Megapolitan
[Update 20 April]: Tangsel Catat 10.672 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat Sebanyak 578

[Update 20 April]: Tangsel Catat 10.672 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat Sebanyak 578

Megapolitan
Ruhana Kuddus, Wartawati Pertama yang Gencar Menentang Poligami, Nikah Dini dan Dominasi Laki-laki

Ruhana Kuddus, Wartawati Pertama yang Gencar Menentang Poligami, Nikah Dini dan Dominasi Laki-laki

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Sekitarnya Cerah Berawan, Kecuali Bogor

BMKG: Jakarta dan Sekitarnya Cerah Berawan, Kecuali Bogor

Megapolitan
Remaja Diperkosa Anak Anggota DPRD lalu Dijual, Praktisi Hukum Pidana: Berdamai Tak Bisa Hentikan Penyidikan

Remaja Diperkosa Anak Anggota DPRD lalu Dijual, Praktisi Hukum Pidana: Berdamai Tak Bisa Hentikan Penyidikan

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Rabu 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Rabu 21 April 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X