Jubir Sebut Prabowo Siap Ikuti Proses Hukum Terkait "Tampang Boyolali"

Kompas.com - 04/11/2018, 21:28 WIB
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat berpidato pada acara peresmian Kantor Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (30/10/2018). Videonya viral karena menyebutkan tampang Boyolali. dok. YouTubeCalon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat berpidato pada acara peresmian Kantor Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (30/10/2018). Videonya viral karena menyebutkan tampang Boyolali.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dilaporkan seorang warga yang mengaku asal Boyolali, Dakun, terkait pidato "Tampang Boyolali" di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (30/10/2018).

Dakun melaporkan Prabowo ke Polda Metro Jaya pada Jumat (2/11/2018) malam.

"Kalau ada yang laporkan, ya itu hak warga negara yang harus dihargai dan dihormati. Pak Prabowo menghormati penegakan hukum. Pastinya, akan ikuti setiap proses hukum," kata Juru Bicara Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto, Faldo Maldini, kepada Kompas.com, Minggu (4/11/2018).

Dakun melapokrkan Prabowo atas dugaan mendistribusikan informasi elektronik yang bermuatan kebencian sebagaimana tercantum dalam Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 A 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan/atau Pasal 4 huruf b angka 2 jo Pasal 16 UU RI nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 165 KUHP.

Istilah "Tampang Boyolali" disampaikan Prabowo di hadapan tim pemenangannya. Saat itu, ia sedang membahas akses kesejahteraan untuk warga desa.

"...dan saya yakin kalian nggak pernah masuk hotel-hotel tersebut, betul? (Betul, sahut hadirin yang ada di acara tersebut). Mungkin kalian diusir, tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini," ujar Prabowo dalam pertemuan tersebut.

Akibat kalimat tersebut, sejumlah warga Boyolali tersinggung dan menjadi perbincangan di media sosial.

Baca juga: Jubir Ungkap Pesan dalam Pidato Tampang Boyolali Prabowo

Faldo berharap agar pidato Prabowo tersebut tak lagi jadi polemik lantaran akan membuat situasi kian panas. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk fokus pada subtansi pada kampanye kali ini. 

Tim Prabowo pun akan terus membahas kebijakan ekonomi dan akses kesejahteraan.

"Harusnya, kalau sudah dilaporkan begini, jangan lagi isu itu digunakan untuk menebarkan kebencian, kita tunggu saja proses hukumnya," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walau Tanpa Wagub, Anies Klaim Pekerjaan Terlaksana Baik oleh Jajarannya

Walau Tanpa Wagub, Anies Klaim Pekerjaan Terlaksana Baik oleh Jajarannya

Megapolitan
Prihatin dengan Kejadian yang Menimpa Wiranto, Kivlan Zen Kirim Bunga

Prihatin dengan Kejadian yang Menimpa Wiranto, Kivlan Zen Kirim Bunga

Megapolitan
Melayat ke Ratusan Pusara Mr. X di TPU Pondok Ranggon...

Melayat ke Ratusan Pusara Mr. X di TPU Pondok Ranggon...

Megapolitan
Anies: Kampung Melayu Masih Banjir padahal Sungai Sudah Dinormalisasi

Anies: Kampung Melayu Masih Banjir padahal Sungai Sudah Dinormalisasi

Megapolitan
Kampung Akuarium Akan Dibangun Terintegrasi dengan Kawasan Cagar Budaya

Kampung Akuarium Akan Dibangun Terintegrasi dengan Kawasan Cagar Budaya

Megapolitan
Kilas Balik Bus Transjakarta Zhong Tong yang Bermasalah Era Ahok

Kilas Balik Bus Transjakarta Zhong Tong yang Bermasalah Era Ahok

Megapolitan
2 Tahun Kepemimpinan Anies, Rumah DP Rp 0 Dibangun 780 Unit dari Target 232 Ribu Hunian

2 Tahun Kepemimpinan Anies, Rumah DP Rp 0 Dibangun 780 Unit dari Target 232 Ribu Hunian

Megapolitan
Keluarga Minta Doa agar Wiranto Cepat Sembuh

Keluarga Minta Doa agar Wiranto Cepat Sembuh

Megapolitan
2 Tahun Jadi Gubernur, Anies Sebut Pengguna Transportasi Umum di DKI Meningkat

2 Tahun Jadi Gubernur, Anies Sebut Pengguna Transportasi Umum di DKI Meningkat

Megapolitan
Kapal yang Terbalik di Dermaga 210 Tanjung Priok Sudah Dievakuasi

Kapal yang Terbalik di Dermaga 210 Tanjung Priok Sudah Dievakuasi

Megapolitan
Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Saat Hindari Pohon Tumbang

Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Saat Hindari Pohon Tumbang

Megapolitan
Kondisi Kendaraan Tidak Prima, Truk Trailer Tabrak Pembatas Tol Kemayoran

Kondisi Kendaraan Tidak Prima, Truk Trailer Tabrak Pembatas Tol Kemayoran

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Penjual Materai Daur Ulang di Tangsel

Polisi Tangkap Komplotan Penjual Materai Daur Ulang di Tangsel

Megapolitan
Polda Metro Jaya Persilakan Dua Mahasiswa Unkris Buat Laporan jika Dirugikan Oknum Polisi

Polda Metro Jaya Persilakan Dua Mahasiswa Unkris Buat Laporan jika Dirugikan Oknum Polisi

Megapolitan
Baru Tas yang Ditemukan dari Awak Kapal yang Tenggelam di Pelabuhan Tanjung Priok

Baru Tas yang Ditemukan dari Awak Kapal yang Tenggelam di Pelabuhan Tanjung Priok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X