Molor, Pembangunan "Skybridge" Tanah Abang Ditargetkan Rampung Pekan Ini

Kompas.com - 06/11/2018, 12:23 WIB
Lapak pedagang Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat  berpindah ke trotoar dan membuat trotoar menjadi padat pada Minggu (14/10/2018). Mereka berpindah ke trotoar karena tenda tempat berdagang dihilangkan untuk dibangun skybridge Tanah Abang. RIMA WAHYUNINGRUMLapak pedagang Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat berpindah ke trotoar dan membuat trotoar menjadi padat pada Minggu (14/10/2018). Mereka berpindah ke trotoar karena tenda tempat berdagang dihilangkan untuk dibangun skybridge Tanah Abang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan jembatan multiguna atau  skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat, molor dari target selesai pada akhir Oktober.

Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan mengatakan, skybridge itu diperkirakan baru rampung pekan ini.

" Skybridge tinggal sedikit lagi, sudah 92 persen. Target kami minggu ini selesai," ujar Yoory saat dihubungi, Selasa (6/11/2018).

Baca juga: Pembangunan Skybridge Tanah Abang Molor, Ketua DPRD Minta Segera Selesaikan

Yoory menyampaikan, pengerjaan sudah memasuki tahap finalisasi untuk mempercantik skybridge. Semua konstruksi jembatan sudah rampung dikerjakan.

"Tinggal pengecatan sama pemasangan kalsiclad untuk pembungkus jembatan biar kelihatan bagus. Tinggal aksesoris saja kok," kata dia.

Menurut Yoory, salah satu alasan molornya pembangunan skybridge Tanah Abang karena area kerja yang sempit.

Baca juga: Tangga Penghubung Skybridge ke Stasiun Tanah Abang Sudah Dibangun

Namun, kendala itu kini sudah tak jadi masalah.

"Kan kami harus perhatikan juga yang namanya mutu, keamanan. Jangan lupa juga area kerja di situ kan sempit, bukan lapangan kosong yang dibangun dari nol," ucap Yoory.

Setelah jembatan itu rampung seluruhnya, lanjut dia, pedagang kaki lima (PKL) yang sudah didata akan segera menempati kios-kios yang disiapkan di jembatan.

Baca juga: Skybridge Tanah Abang Belum Rampung, PKL Salah Satu Penyebabnya...

Ada 446 kios disiapkan di jembatan tersebut.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi sebelumnya meminta PD Pembangunan Sarana Jaya segera menyelesaikan pembangunan skybridge Tanah Abang.

Apalagi, Prasetio mengatakan, dana yang dikeluarkan untuk pembangunan skybridge tidak sedikit.

Baca juga: Jalan Jatibaru Raya Dibuka, Pembangunan Skybridge Tanah Abang Melambat

"Harusnya, SKPD terkait, yaitu BUMD, harus laksanakan itu (penyelesaian sesuai target). Karena angkutan Tanah Abang itu semrawut sekali," kata Prasetio, Senin (5/11/2018).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Megapolitan
PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

Megapolitan
Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Megapolitan
PLN UID Banten Buka 12 Posko Aduan Pelanggan, Ini Hotline Tiap Daerah

PLN UID Banten Buka 12 Posko Aduan Pelanggan, Ini Hotline Tiap Daerah

Megapolitan
Wali Kota Rahmat Effendi Klaim Kota Bekasi Sudah Zona Hijau

Wali Kota Rahmat Effendi Klaim Kota Bekasi Sudah Zona Hijau

Megapolitan
Bioskop Seluruh Indonesia Serentak Beroperasi 29 Juli 2020

Bioskop Seluruh Indonesia Serentak Beroperasi 29 Juli 2020

Megapolitan
5 Pengajar Positif Covid-19, Penghuni Pesantren di Tangerang Jalani Isolasi Mandiri

5 Pengajar Positif Covid-19, Penghuni Pesantren di Tangerang Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
Warga Sebut Kawasan Lubang Buaya Rawan Maling Motor dan Tawuran

Warga Sebut Kawasan Lubang Buaya Rawan Maling Motor dan Tawuran

Megapolitan
Khawatir Terjadi Klaster Baru, Pemkot Bogor Gelar Tes Covid-19 di Stasiun Bogor

Khawatir Terjadi Klaster Baru, Pemkot Bogor Gelar Tes Covid-19 di Stasiun Bogor

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Wilayah Marga Jaya Tangsel Andalkan Kampung Jawara

Cegah Penyebaran Covid-19, Wilayah Marga Jaya Tangsel Andalkan Kampung Jawara

Megapolitan
Penjual Masker Gagalkan Aksi Pencurian Motor dengan Tangan Kosong

Penjual Masker Gagalkan Aksi Pencurian Motor dengan Tangan Kosong

Megapolitan
Selama PSBB Transisi, Tim Produksi Film Diimbau Batasi Jumlah Pemeran dalam Satu Adegan

Selama PSBB Transisi, Tim Produksi Film Diimbau Batasi Jumlah Pemeran dalam Satu Adegan

Megapolitan
Besok Kesempatan Terakhir, Ini Daftar Sisa Kuota di 115 SMA Jakarta

Besok Kesempatan Terakhir, Ini Daftar Sisa Kuota di 115 SMA Jakarta

Megapolitan
Pengelola Pasar Bambu Kuning Sebut Dua Pedagang yang Positif Covid-19 Bukan Warga Sunter

Pengelola Pasar Bambu Kuning Sebut Dua Pedagang yang Positif Covid-19 Bukan Warga Sunter

Megapolitan
Satu Orang Babinkamtibmas Positif Covid-19 setelah Swab Test

Satu Orang Babinkamtibmas Positif Covid-19 setelah Swab Test

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X