Bila Tim Gabungan Hentikan Pencarian, SAR Daerah Tetap Lanjut

Kompas.com - 06/11/2018, 15:02 WIB
Anggota keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP JT 610 menangis haru setelah melakukan tabur bunga di perairan Karawang, Selasa (6/11/2018).KOMPAS.com/ARDITO RAMADHAN Anggota keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP JT 610 menangis haru setelah melakukan tabur bunga di perairan Karawang, Selasa (6/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya M Syaugi memastikan, tim dari Kantor SAR Jakarta dan Kantor SAR Bandung akan tetap mencari pesawat Lion Air JT 610 jika proses pencarian dinyatakan selesai Rabu (7/11/2018) besok.

"Kalaupun (masa pencarian) tidak diperpanjang, itu hanya untuk tim-tim selain tim SAR. Kalaupun tim pusat tidak diperpanjang, Tim SAR Jakarta tetap continue bersama Tim SAR Bandung," kata Syaugi di atas KRI Banjarmasin, Selasa (6/11/2018).

Baca juga: Basarnas Putuskan Kelanjutan Pencarian Korban Lion Air Besok

Tim-tim selain tim SAR yang dimaksud Syaugi adalah tim pencari yang berasal dari Pertamina, BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), dan sebagainya.


Syaugi mengatakan, Tim SAR Jakarta dan Tim SAR Bandung tetap dikerahkan karena berkaca dari peristiwa tenggelamnya kapal Sinar Bangun di Danau Toba,

"Seperti contoh pada waktu itu di Danau Toba ditutup secara terpusat oleh Bapak Menko Maritim tetapi SAR Kantor Medan tetap terus (bekerja)," ujar Syaugi.

Baca juga: Sinyal Black Box CVR Lion Air Belum Terdengar Lagi

Syaugi pun belum bisa memastikan apakah proses pencarian akan dihentikan pada Rabu besok. Keberlanjutan proses pencarian akan dipertimbangkan lewat rapat evaluasi atas hasil pencarian hari ini dan besok pagi.

"Begitu besok, kami analisa lagi, kami evaluasi hasil hari ini dan besok pagi itu bagaimana, trennya masih ada (jenazah) enggak. Kalau masih ada, ya kami perpanjang," kata Syaugi.

Pencarian pesawat Lion Air JT 610 telah dimulai Senin (29/10/2018) lalu. Hasilnya, sebanyak 164 kantong jenazah telah ditemukan dan 27 korban telah diidentifikasi.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Karangan Bunga Dukacita Kerusuhan 22 Mei Bersandar di Wahid Hasyim

Karangan Bunga Dukacita Kerusuhan 22 Mei Bersandar di Wahid Hasyim

Megapolitan
Pascakerusuhan, Pusat Perbelanjaan Sarinah Sudah Buka Hari Ini

Pascakerusuhan, Pusat Perbelanjaan Sarinah Sudah Buka Hari Ini

Megapolitan
Fotonya Dipakai dan Disebut Tewas dalam Kerusuhan 22 Mei, Perempuan Ini Lapor Polisi

Fotonya Dipakai dan Disebut Tewas dalam Kerusuhan 22 Mei, Perempuan Ini Lapor Polisi

Megapolitan
Gelar Hardolnas, Kitabisa.com Libatkan 200 'Influencer'

Gelar Hardolnas, Kitabisa.com Libatkan 200 "Influencer"

Megapolitan
FPI Ajukan Penangguhan Penahanan bagi Warga yang Ikut-ikutan dalam Kerusuhan 22 Mei

FPI Ajukan Penangguhan Penahanan bagi Warga yang Ikut-ikutan dalam Kerusuhan 22 Mei

Megapolitan
Sejumlah Ruas Jalan Protokol Masih Ditutup Hari Ini

Sejumlah Ruas Jalan Protokol Masih Ditutup Hari Ini

Megapolitan
Sabtu Pagi, Ini Rute Transjakarta yang Tak Beroperasi dan Dialihkan

Sabtu Pagi, Ini Rute Transjakarta yang Tak Beroperasi dan Dialihkan

Megapolitan
Viral Video Pria Dipukuli Aparat, Begini Penjelasan Polri

Viral Video Pria Dipukuli Aparat, Begini Penjelasan Polri

Megapolitan
Klarifikasi Sopir dan Perusahaan Pemilik Ambulans Berlogo Gerindra...

Klarifikasi Sopir dan Perusahaan Pemilik Ambulans Berlogo Gerindra...

Megapolitan
Amien Rais Membantah, 'People Power' Terkait Upaya Menjatuhkan Presiden...

Amien Rais Membantah, "People Power" Terkait Upaya Menjatuhkan Presiden...

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN] Pengakuan Sopir Ambulans Gerindra | Anggota TGUPP Jadi Pengacara Prabowo | Amien Rais Diperiksa Polisi

[POPULER MEGAPOLITAN] Pengakuan Sopir Ambulans Gerindra | Anggota TGUPP Jadi Pengacara Prabowo | Amien Rais Diperiksa Polisi

Megapolitan
Kisah Pilu Pedagang Korban Rusuh 22 Mei Berujung Undangan ke Istana

Kisah Pilu Pedagang Korban Rusuh 22 Mei Berujung Undangan ke Istana

Megapolitan
Pemilik Warung Korban Penjarahan 22 Mei Tak Menyangka Bertemu Presiden Jokowi

Pemilik Warung Korban Penjarahan 22 Mei Tak Menyangka Bertemu Presiden Jokowi

Megapolitan
Pedagang Kopi Starling yang Untung 3 Kali Lipat Saat 22 Mei: Mending Dapat seperti Biasa daripada Ribut Begini...

Pedagang Kopi Starling yang Untung 3 Kali Lipat Saat 22 Mei: Mending Dapat seperti Biasa daripada Ribut Begini...

Megapolitan
Cerita Emak-emak Pendukung Prabowo-Sandiaga Setia hingga Tengah Malam di MK

Cerita Emak-emak Pendukung Prabowo-Sandiaga Setia hingga Tengah Malam di MK

Megapolitan

Close Ads X