Ini Titik Rawan Genangan di Bekasi dan Berpotensi Hambat Lalu Lintas

Kompas.com - 06/11/2018, 15:58 WIB
Tampak sejumlah motor mogok akibat menerobos jalan KH. Noer Ali, Bekasi Barat, Kota Bekasi tepatnya di Kolong Tol JORR yang terendam banjir, Selasa (30/10/2018). KOMPAS.com/-DEAN PAHREVITampak sejumlah motor mogok akibat menerobos jalan KH. Noer Ali, Bekasi Barat, Kota Bekasi tepatnya di Kolong Tol JORR yang terendam banjir, Selasa (30/10/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi Eddy Sukamto mengatakan, terdapat tiga titik jalan di wilayah kota Bekasi yang rawan genangan banjir dan berpotensi menghambat arus lalu lintas.

Tiga titik tersebut ialah Jalan KH Noer Ali, Kalimalang yang tepatnya di bawah kolong tol JORR, Bekasi Barat; Jalan R.A Kartini, Bekasi Timur; dan Jalan Raya Taman Narogong Indah, Bekasi Timur.

"Kalau rawan genangan yang paling parah tiga titik itu saja, tingginya relatif dari 30-40 cm," kata Eddy saat dihubungi Kompas.com, Selasa (6/11/2018).

Baca juga: Ini Wilayah di Jakbar yang Rawan Genangan saat Musim Hujan

Eddy menambahkan, ketiga titik jalan rawan genangan air itu kerap membuat arus lalu lintas terhambat dan menimbulkan kemacetan.

"Kalau intensitas hujannya tinggi, itu bisa ada genangan air langsung," ujar Eddy.

Menurut Eddy, penyebab ketiga titik jalan tersebut sering tergenang karena sistem drainase yang tidak berjalan baik. Drainase yang mampet membuat aliran air terhambat dan menimbulkan genangan di tiga titik jalan tersebut.

"Ada genangan air, kami berkoordinasi dengan (Dinas) PUPR supaya disedot, cuma (masih) tetap menghambat perjalanan. Di (Jalan) Kartini juga sama (masalah) drainase ya, (tergenang saat) hujannya terlalu deras," ucap Eddy.

Baca juga: Ini Titik-titik Rawan Banjir dan Genangan di Bekasi...

Untuk mengantisipasi arus lalu lintas yang berpotensi terhambat, pihak BPBD akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk mengalihkan arus lalu lintas jika terdapat genangan air.

"Kalau hujan intensitas tinggi 1 jam atau 2 jam tidak reda, kami kirim pasukan ke sana untuk mengecek ketinggian genangan di bawah jembatan. Kalau tinggi ya kami koordinasikan dengan Dishub agar sebagian kendaraan tidak melewati jalan tersebut," pungkas Eddy.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Ilham Bintang Kehilangan Ratusan Juta Rupiah akibat Pembobolan Rekening

Kronologi Ilham Bintang Kehilangan Ratusan Juta Rupiah akibat Pembobolan Rekening

Megapolitan
CFD Bekasi Kembali Digelar Pekan Ini, Pemkot Akan Rapid Test 500 Pengunjung

CFD Bekasi Kembali Digelar Pekan Ini, Pemkot Akan Rapid Test 500 Pengunjung

Megapolitan
PPSU Rusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang Prapatan, Tiga Orang Luka-luka

PPSU Rusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang Prapatan, Tiga Orang Luka-luka

Megapolitan
Hasil Swab Test Keluar, 30 Petugas Puskesmas Sukapura Dinyatakan Negatif Covid-19

Hasil Swab Test Keluar, 30 Petugas Puskesmas Sukapura Dinyatakan Negatif Covid-19

Megapolitan
Kesal karena Direkam Saat Berkaraoke, 6 Anggota PPSU Merusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang

Kesal karena Direkam Saat Berkaraoke, 6 Anggota PPSU Merusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang

Megapolitan
Depo MRT Fase 2B Bakal Dibangun di Ancol Barat, Butuh Anggaran Rp 1,5 Triliun

Depo MRT Fase 2B Bakal Dibangun di Ancol Barat, Butuh Anggaran Rp 1,5 Triliun

Megapolitan
Pemprov DKI Izinkan Lapangan Golf hingga Pusat Kebugaran Beroperasi Kembali Mulai 12 Juli

Pemprov DKI Izinkan Lapangan Golf hingga Pusat Kebugaran Beroperasi Kembali Mulai 12 Juli

Megapolitan
Jam Operasional Transportasi Umum di Kota Tangerang Mulai Diperpanjang

Jam Operasional Transportasi Umum di Kota Tangerang Mulai Diperpanjang

Megapolitan
Ini yang Harus Dilakukan jika Lihat Seseorang Dililit Ular

Ini yang Harus Dilakukan jika Lihat Seseorang Dililit Ular

Megapolitan
[UPDATE] 8 Juli: 8 RW di Kota Bekasi Masih Zona Merah Covid-19

[UPDATE] 8 Juli: 8 RW di Kota Bekasi Masih Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Tidak Boleh Antar Jemput Penumpang di Zona Merah, Ojol Bekasi Malah Diberi Kelonggaran

Tidak Boleh Antar Jemput Penumpang di Zona Merah, Ojol Bekasi Malah Diberi Kelonggaran

Megapolitan
Kisah Anak Tukang AC Berprestasi tapi Gagal PPDB Tangerang, 'Dipaksa' Cari Sekolah Swasta

Kisah Anak Tukang AC Berprestasi tapi Gagal PPDB Tangerang, "Dipaksa" Cari Sekolah Swasta

Megapolitan
Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi, Daging Diantar ke Rumah

Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi, Daging Diantar ke Rumah

Megapolitan
Tanpa Keterampilan Khusus, Warga Diimbau Tak Sembarangan Tangkap Ular

Tanpa Keterampilan Khusus, Warga Diimbau Tak Sembarangan Tangkap Ular

Megapolitan
Kembali Buka Layanan AKAP, Terminal Jatijajar Depok Harus Himpun Manifes Penumpang

Kembali Buka Layanan AKAP, Terminal Jatijajar Depok Harus Himpun Manifes Penumpang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X