Barang Korban Lion Air Dibersihkan Sebelum Diserahkan ke Keluarga - Kompas.com

Barang Korban Lion Air Dibersihkan Sebelum Diserahkan ke Keluarga

Kompas.com - 06/11/2018, 16:48 WIB
Tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi melihat dan memilah barang-barang yang sudah dikumpulkan dari pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/11/2018).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi melihat dan memilah barang-barang yang sudah dikumpulkan dari pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Barang-barang milik penumpang pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 akan segera dikembalikan ke pihak keluarga.

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi ( KNKT) Soerjanto Tjahjono mengatakan, barang-barang itu akan dibersihkan sebelum dikembalikan ke keluarga masing-masing korban.

Baca juga: KNKT: Indikator Airspeed Lion Air JT 610 Tidak Normal

"Sehingga nanti waktu diserahkan kepada keluarganya itu tidak menimbulkan sesuatu yang membahayakan," kata Soerjanto di atas KRI Banda Aceh, Selasa (6/11/2018).

Soerjanto menuturkan, barang-barang itu dibersihkan menggunakan disinfektan supaya bebas dari virus dan bakteri.

Meski begitu, Soerjanto belum bisa memastikan lokasi dan waktu pengembalian barang-barang tersebut.

"Besok kami baru meeting antara KNKT, Basarnas, Tim DVI sama pihak operator untuk menentukan, tapi sekarang kami sudah minta sejak pagi tadi untuk mulai dibersihkan," katanya.

Baca juga: KNKT: Mesin Lion Air JT 610 dalam Keadaan Hidup Saat Jatuh ke Laut

Berbagai barang milik penumpang Lion Air JT 610 telah dikumpulkan oleh petugas gabungan dari perairan Tanjung Karawang sejak Senin (29/10/2018) lalu. Barang-barang itu terdiri dari tas, sepatu, dompet, hingga kartu identitas.

Saat ini, barang-barang tersebut masih berada di Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran bersama sejumlah serpihan pesawat.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X