Hujan Deras, Turap Jembatan Pitara Longsor Lagi

Kompas.com - 06/11/2018, 21:08 WIB
Turap Jembatan Pitara di Pancoran Mas, Depok, longsor pada Selasa (6/11/2018). Kompas.com/Cynthia LovaTurap Jembatan Pitara di Pancoran Mas, Depok, longsor pada Selasa (6/11/2018).

DEPOK, KOMPAS.com - Hujan deras yang melanda Depok, Selasa (6/11/2018), mengakibatkan turap Jembatan Pitara di Pancoran Mas, longsor.

Jembatan itu sendiri sedang dalam perbaikan oleh Pemerintah Kota Depok karena kondisi juga telah rusak. Perbaikan dimulai Oktober lalu.

Rangga, warga Pancoran Mas, mengatakan, turap dan jembatan Pitara memang sudah sangat tua.

“Turapnya amblas karena kan namanya juga sudah tua. Kemudian hujan deras banget kan, jadinya jembatannya gak kuat nahan,” kata Rangga di lokasi.

Baca juga: Ada Perbaikan Jembatan, Jalan Pitara hingga Jembatan Serong Depok Ditutup hingga Desember

Sejumlah saksi mata menyatakan, tanda-tanda akan longsor muncul sejak hujan sepekan lalu.

“Seminggu yang lalu cuma retak-retak saja, terus tiba-tiba jembatan yang lagi diperbaiki amblasdua hari lalu. Kemudian turapnya sekarang yang tiba-tiba longsor,” ucap Rangga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Warga lain bernama Angga menceritakan, turap Jembatan Pitara seringkali amblas. 

“Jadi dulu tahun 2014 ini pernah amblas, kemudian diperbaiki tahun 2017. Terus amblas lagi, sekarang diperbaiki dan sekarang malah amblas lagi,” kata  Angga.

Jembatan itu adalah akses utama dari Jalan Pancoran Mas menuju ke Jalan Cipayung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Depok, Manto, sebelumnya mengatakan bahwa perbaikan jembatan itu dimulai pada 22 Oktober lalu.  Jembatan itu akan ditinggikan demi menguatkan konstruksi bangunannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Reuni 212 di Sentul, Anies dan Riza Disebut Belum Terima Undangan

Reuni 212 di Sentul, Anies dan Riza Disebut Belum Terima Undangan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Dinkes DKI: Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Akan Digelar di Sekolah

Dinkes DKI: Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Akan Digelar di Sekolah

Megapolitan
Dibanding Juli 2021, Jumlah Penumpang MRT Jakarta Naik 596 Persen

Dibanding Juli 2021, Jumlah Penumpang MRT Jakarta Naik 596 Persen

Megapolitan
Dinas LH Kembali Segel Saluran Limbah Pabrik Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta

Dinas LH Kembali Segel Saluran Limbah Pabrik Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tangerang 94 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tangerang 94 Persen

Megapolitan
Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Megapolitan
Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Megapolitan
Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Megapolitan
Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Megapolitan
Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Megapolitan
6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

Megapolitan
Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Megapolitan
Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Megapolitan
Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.