Keluarga Yakin Jenazah Tanpa Identitas di Tangerang adalah JST - Kompas.com

Keluarga Yakin Jenazah Tanpa Identitas di Tangerang adalah JST

Kompas.com - 08/11/2018, 14:52 WIB
Ilustrasi jenazahBBC Ilustrasi jenazah

TANGERANG, KOMPAS.com - H meyakini jenazah pria yang ditemukan mengambang di Sungai Ciracap, Kelurahan Kuta Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, merupakan ayahnya, yaitu JST. JST hilang sejak Senin (5/11/2018) malam lalu.

H mengatakan, keyakinan itu berdasarkan foto wajah, serta pakaian terakhir yang dikenakan JST ketika pergi bekerja.

JST merupakan pengemudi taksi online mitra perusahaan aplikasi Grab.

"Ada fotonya, ada baju dan ikat pinggang persis digunakan," kata H saat dihubungi Kompas.com, Kamis ini.

Baca juga: Jenazah Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang di Sungai di Tangerang

H mengatakan, JST tidak kembali ke rumah pada 5 November malam setelah mengantarkan seorang penumpang berinisial Y ke Jalan Kapuk Pasar Alam, Jakarta Barat, dari lokasi penjemputan di Duta Harapan Indah, Jakarta Utara.

Karena hingga 6 November JST tak kunjung pulang, pihak keluarga melaporkan hal tersebut ke Mapolsek Tanjung Duren.

Pada Rabu kemarin, keluarga mendengar jenazah pria tanpa identitas ditemukan di daerah Pasar Kemis, Tangerang. Saat datang ke Mapolsek Pasar Kemis, keluarga meyakini bahwa jenazah tersebut merupakan jenazah JST.

Baca juga: Jenazah Mengambang di Tangerang Diduga Sopir Taksi Online yang Hilang

 

Saat ini jenazah JST sedang diotopsi guna mengetahui penyebab kematiannya.

"Lagi mau diotopsi. Setelah itu dibawa ke rumah duka lalu dikremasi," ujar H.

Jenazah pria itu sebelumnya ditemukan tengah mengambang dengan tangan dan kaki terikat tali tambang di Sungai Ciracap, Kelurahan Kuta Baru, Kecamatan Pasar Kemis.

Saat ditemukan, jenazah itu mengenakan kemeja bercorak garis-garis warna ungu, celana panjang kain berwarna hitam, dan ikat pinggang juga berwarna hitam.


Terkini Lainnya

Surabaya Bertransformasi Jadi Kota Industri Kreatif di Asia

Surabaya Bertransformasi Jadi Kota Industri Kreatif di Asia

Regional
Tim Jokowi-Ma'ruf: Satu Setengah Bulan Kampanye, Prabowo-Sandi Sudah 3 Kali Minta Maaf

Tim Jokowi-Ma'ruf: Satu Setengah Bulan Kampanye, Prabowo-Sandi Sudah 3 Kali Minta Maaf

Nasional
Indonesia Diminta Pertimbangkan Hapus Hukuman Mati seperti Malaysia

Indonesia Diminta Pertimbangkan Hapus Hukuman Mati seperti Malaysia

Nasional
Saat Pemenang Lotre Rp 22 Triliun Tak Juga Muncul Mengambil Uangnya

Saat Pemenang Lotre Rp 22 Triliun Tak Juga Muncul Mengambil Uangnya

Internasional
Pidato di Depan Ribuan Wisudawan Unpas, Sandiaga Berharap Lulusan Baru Ciptakan Lapangan Kerja

Pidato di Depan Ribuan Wisudawan Unpas, Sandiaga Berharap Lulusan Baru Ciptakan Lapangan Kerja

Regional
Sepasang Suami Istri di Kediri Berbagi Peran Mencuri

Sepasang Suami Istri di Kediri Berbagi Peran Mencuri

Regional
BNN Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu dan 30.000 Ekstasi dari Malaysia

BNN Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu dan 30.000 Ekstasi dari Malaysia

Nasional
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual saat KKN UGM: Viral Lewat Balairungpress, Tuntutan DO Pelaku, hingga Upaya Penyelesaian

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual saat KKN UGM: Viral Lewat Balairungpress, Tuntutan DO Pelaku, hingga Upaya Penyelesaian

Regional
Curhat PKL soal 'Skybridge', Senang Ada Lapak dan Takut Dagangan Sepi

Curhat PKL soal "Skybridge", Senang Ada Lapak dan Takut Dagangan Sepi

Megapolitan
Polisi Gerebek Pesta Mabuk Lem Anak-anak di Surabaya

Polisi Gerebek Pesta Mabuk Lem Anak-anak di Surabaya

Regional
Bawaslu: KPU Belum Terjun ke Sulteng untuk Perbaikan Daftar Pemilih

Bawaslu: KPU Belum Terjun ke Sulteng untuk Perbaikan Daftar Pemilih

Nasional
Pemprov Jabar Tetapkan Status Siaga Bencana Banjir dan Longsor

Pemprov Jabar Tetapkan Status Siaga Bencana Banjir dan Longsor

Regional
Korban Tewas akibat Pagar Tembok SD Tiba-tiba Roboh Jadi 2 Orang

Korban Tewas akibat Pagar Tembok SD Tiba-tiba Roboh Jadi 2 Orang

Regional
Kasus Suap Meikarta, 64 Orang Diperiksa sebagai Saksi

Kasus Suap Meikarta, 64 Orang Diperiksa sebagai Saksi

Regional
SEA Umumkan Penerima Beasiswa untuk Kembangkan Ekonomi Digital

SEA Umumkan Penerima Beasiswa untuk Kembangkan Ekonomi Digital

Edukasi

Close Ads X