RS Polri Sudah Periksa 195 Kantong Jenazah Korban Lion Air JT 610

Kompas.com - 12/11/2018, 13:31 WIB
Kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 tiba di RS Polri pada Minggu (4/11/2018) malam.KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELA Kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 tiba di RS Polri pada Minggu (4/11/2018) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri Lisda Cancer mengatakan, pihaknya sudah memeriksa seluruh kantong jenazah korban Lion Air JT 610. 

Adapun jumlah kantong jenazah yang saat ini berada di RS Polri adalah 195 kantong.

"Dari 195 kantong jenazah sudah kami lakukan pemeriksaan semuanya, sudah kami ambil sampel DNA, sehingga saat ini menunggu hasil pemeriksaan DNA masih dalam proses," ujar Lisda di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (12/11/2018).

Baca juga: Hari ke-12, Sudah 196 Kantong Jenazah Korban Lion Air Diserahkan ke RS Polri


Pihaknya tengah menunggu pemeriksaan DNA maupun sidik jari yang dilakukan Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS).

"Jadi pada pemeriksaan seluruh kantong jenazah sudah selesai, kami sedang menunggu tes DNA dan sidik jari. Jadi ada beberapa bagian tubuh yang mengandung DNA itu sedang didalami INAFIS," kata dia. 

Sebanyak 666 sampel DNA diperoleh dari seluruh korban dan diperkirakan baru akan selesai empat hingga delapan hari ke depan.

Baca juga: Pencarian Hari Ke-11 Lion Air: 195 Kantong Jenazah, 71 Teridentifikasi

"DNA semuanya jumlah masih sama, dia akan bertambah apabila kami mendapat kiriman lagi bodypart dari TKP. Jadi saat ini pemeriksaan indetifikasi belum selesai," ujar Lisda. 

Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) pagi.

Pesawat itu mengangkut 181 penumpang dan 8 awak. Semua penumpang dan awak diduga tewas dalam kecelakaan itu.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X