Kompas.com - 12/11/2018, 17:38 WIB
Kapal MT Nusantara Bersinar dan SPOB Michael 6 yang diamankan oleh Badan Keamanan Laut RI, Senin (12/11/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKapal MT Nusantara Bersinar dan SPOB Michael 6 yang diamankan oleh Badan Keamanan Laut RI, Senin (12/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua buah kapal bernama MT Nusantara Bersinar dan SPOB Michael 6 diciduk petugas Badan Keamanan Laut saat sedang memindahkan bahan bakar minyak yang diduga ilegal.

KN Belut Laut 4608 milik Bakamla RI merupakan kapal yang menciduk aksi kedua kapal tersebut pada Sabtu (10/11/2018) lalu.

Komandan KN Belut Laut 4608 Kompol Heni Mulyono menyatakan, aksi memindahkan BBM ilegal tersebut ketahuan ketika kapal yang dipimpinnya tengah berpatroli di perairan Teluk Jakarta.

"Kami mendeteksi, kapal Michael ini merapat ke Nusantara Bersinar. Setelah dia merapat, saya sebagai komandan Kapal, saya perintahkan anggota saya untuk turunkan sea rider untuk patroli saya periksa," kata Heni di lokasi, Senin (12/11/2018).

Baca juga: Bakamla Amankan Dua Kapal di Teluk Jakarta

Heni menuturkan, saat mereka diperiksa, nakhoda kapal tidak bisa menunjukkan surat-surat yang seharusnya dimiliki.

"Kalau dia ada dokumen lengkap ya dipersilakan. Ada dokumen, surat kapal, izin geraknya ada ya kami silakan. Ini enggak ada semua suratnya," ujar Heni.

Selain itu, petugas juga menemukan sebuah selang telah tersambung di antara kapal-kapal tersebut yang mengindikasikan mereka sedang memindahkan BBM.

Baca juga: Pengusutan Perbudakan di Kapal Ilegal Penangkap Ikan Jadi Prioritas Bareskrim

Walau tertangkap basah, Heni menyebut nahkhoda dan awak kapal bersikap kooperatif dan mengakui kesalahan mereka.

Saat ini, kedua kapal tersebut masih berada di perairan Teluk Jakarta. Nakhoda dan awak kapal diamankan di KN Belut Laut milik Bakamla yang memergoki aksi mereka.

Bakamla masih berupaya menyelidiki kasus tersebut lebih lanjut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayar Travel Gelap Rp 1 Juta, Pemudik dari Depok Terjaring Razia meski Lewat Jalan Tikus

Bayar Travel Gelap Rp 1 Juta, Pemudik dari Depok Terjaring Razia meski Lewat Jalan Tikus

Megapolitan
Ini Cara dan Syarat Mengajukan SIKM Melalui Situs Jakevo

Ini Cara dan Syarat Mengajukan SIKM Melalui Situs Jakevo

Megapolitan
Cara dan Syarat Mengurus SIKM Berdasarkan Kepgub DKI Terbaru

Cara dan Syarat Mengurus SIKM Berdasarkan Kepgub DKI Terbaru

Megapolitan
Hari Pertama Penyekatan Jalur Mudik, Ratusan Kendaraan Diputar Balik di GT Cikarang Barat dan Cikupa

Hari Pertama Penyekatan Jalur Mudik, Ratusan Kendaraan Diputar Balik di GT Cikarang Barat dan Cikupa

Megapolitan
Saksi Sebut Pihak Keamanan Pernah Bilang Rizieq Tak Perlu Ganti Rugi Kerusakan di Bandara Soekarno-Hatta

Saksi Sebut Pihak Keamanan Pernah Bilang Rizieq Tak Perlu Ganti Rugi Kerusakan di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Cegah Pemudik, Polisi Bangun Pos Pengamanan di Jalan Perintis Kemerdekaan

Cegah Pemudik, Polisi Bangun Pos Pengamanan di Jalan Perintis Kemerdekaan

Megapolitan
Tepergok Bawa Kabur Kalung Emas, Seorang Pencuri Dikejar dan Ditangkap Warga di Ciputat

Tepergok Bawa Kabur Kalung Emas, Seorang Pencuri Dikejar dan Ditangkap Warga di Ciputat

Megapolitan
Pemprov DKI Pertimbangkan Usulan Polda soal Penutupan Tempat Wisata Saat Lebaran

Pemprov DKI Pertimbangkan Usulan Polda soal Penutupan Tempat Wisata Saat Lebaran

Megapolitan
Hari Ini Terminal Tanjung Priok Tutup Layanan Operasional Bus AKAP

Hari Ini Terminal Tanjung Priok Tutup Layanan Operasional Bus AKAP

Megapolitan
Video Viral Pekerja Protes Penyekatan Jalur Mudik di GT Cikarang, Ini Kata Polisi

Video Viral Pekerja Protes Penyekatan Jalur Mudik di GT Cikarang, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Bacok Anak Buah Nus Kei, Anak Buah John Kei: Saya Refleks, Saya Harus Jaga Diri

Bacok Anak Buah Nus Kei, Anak Buah John Kei: Saya Refleks, Saya Harus Jaga Diri

Megapolitan
Ketum PA 212 Sebut Rizieq Shihab Sering Beri Arahan soal Protokol Kesehatan dari Arab Saudi

Ketum PA 212 Sebut Rizieq Shihab Sering Beri Arahan soal Protokol Kesehatan dari Arab Saudi

Megapolitan
17 Kafe yang Sediakan Kamar untuk Kencan di Lokalisasi Gang Royal Ditertibkan

17 Kafe yang Sediakan Kamar untuk Kencan di Lokalisasi Gang Royal Ditertibkan

Megapolitan
Lokalisasi Gang Royal Penjaringan Digerebek, Ada Kamar Bawah Tanah untuk Kencan

Lokalisasi Gang Royal Penjaringan Digerebek, Ada Kamar Bawah Tanah untuk Kencan

Megapolitan
Saat Roni Berbesar Hati Maafkan dan Minta Pemuda Arogan di Masjid Bekasi Jadi Duta Masker

Saat Roni Berbesar Hati Maafkan dan Minta Pemuda Arogan di Masjid Bekasi Jadi Duta Masker

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X