Sampah Kayu hingga Kulkas Kiriman Daerah Hulu Kerap Ditemukan di Kanal Banjir Barat

Kompas.com - 12/11/2018, 21:55 WIB
Sejumlah anak-anak mencari sampah berupa besi saat pekerja mengeruk lumpur menggunakan ekskavator di Kanal Banjir Barat (KBB) sungai Ciliwung di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (11/9/2017). Pengerukan lumpur dilakukan untuk memperlancar aliran air sungai serta mengantisipasi datangnya musim hujan yang mengakibatkan banjir yang kerap terjadi di Jakarta.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Sejumlah anak-anak mencari sampah berupa besi saat pekerja mengeruk lumpur menggunakan ekskavator di Kanal Banjir Barat (KBB) sungai Ciliwung di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (11/9/2017). Pengerukan lumpur dilakukan untuk memperlancar aliran air sungai serta mengantisipasi datangnya musim hujan yang mengakibatkan banjir yang kerap terjadi di Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Regu Kali Kanal Banjir Barat Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat Faiq Ismawan mengatakan, sampah kiriman kerap menumpuk di kali yang ditanganinya tersebut.

Kali di depan Mal Season City menjadi titik akhir aliran limpahan air dari Bogor, Jawa Barat.

"Kalau lagi hujan gede banyak bermunculan bambu sama kayu yang balok dari Bogor, stereofoam juga, sampai kursi, kasur, (dan) kalau lagi ada kulkas juga pernah," kata Faiq, di Jakarta Barat, Senin (12/11/2018).

Baca juga: Musim Hujan, Kali Cagak dan Cakung Drain Diprediksi Dipenuhi Sampah Kiriman


Sampah-sampah tersebut merupakan sampah yang mengalir dari tampungan Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat.  

Petugas UPK Badan Air Jakarta Barat Pirgo Silalahi mengatakan, ia pernah menemukan akar bambu ketika membersihkan Kanal Banjir Barat.

Selain itu, ia juga pernah menemukan balok kayu berukuran panjang.

Baca juga: Ini Pintu Air di Jakarta yang Paling Sering Terima Sampah Kiriman

"Panjangnya sampai lebih dari empat meter, ada yang sampai 15 meter," kata Pirgo. 

Ia menggunakan alat berat amphibious backhoe untuk memotong temuan balok kayu tersebut.

Petugas menyiapkan satu unit truk untuk mengangkut sampah hasil pengerukan.

Selanjutnya, hasil pengerukan akan dibawa ke TPST Bantargebang. 



Terkini Lainnya


Close Ads X