Layanan Transjakarta Koridor 13 CBD Ciledug Resmi Beroperasi

Kompas.com - 13/11/2018, 22:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan bus transjakarta koridor 13 hingga ke CBD Ciledug, Tangerang, resmi beroperasi, Senin (12/11/2018).

Direktur Pelayanan, Pengembangan Bisnis, dan Sumber Daya Manusia PT Transjakarta Achmad Izzul Waro mengatakan, perpanjangan layanan tersebut diharapkan mampu meningkatkan keinginan masyarakat untuk menggunakan transportasi umum.

"Kami mengharapkan layanan baru akan meningkatkan animo masyarakat menggunakan angkutan umum, khusus Transjakarta. Akan kita evaluasi bertahap, jumlah bus akan menyesuaikan, antusiasme tinggi, berpotensi terus ditambah,” ujar Izzul melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (13/11/2018).

Adapun Walikota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan, apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung perpanjanvan layanan yang menghubungkan antara Jakarta dan Tangerang itu.

"Merupakan kebanggaan, kebahagian, bagi kami, Pemkot Tangerang tentunya, karena program ini menjadi bagian dari rencana induk transportasi Jabodetabek,” kata Arief.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Karlo Manik mengatakan, perpanjangan layanan itu diharapkan mampu mengurangi angkat kemacetan di dua wilayah yaitu Jakarta dan Tangerang. Mengingat pertumbuhan jalan terbilang stagnan. Sedangkan kendaraan pribadi terus meningkat.

"Perpanjangan layanan koridor 13 hingga CBD Ciledug merupakan upaya mengurangi kepadatan lalu lintas," ujar Karlo.

Layanan Transjakarta Koridor 13 ini merupakan bagian untuk meningkatkan operasional angkutan umum di Jabodetabek.

Sebelumnya, bus transjakarta koridor 13 baru sampai kawasan Puri Beta, atau sampai halte Puri Beta 2. Saat ini, koridor 13 sudah mengangkut lebih dari 20.000 penumpang per harinya.

Koridor ini melewati jalan layang mulai dari Jalan Ciledug Raya, Pesanggrahan, hingga Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan.

Hingga Oktober 2018, lima jurusan yang dilayani yakni Blok M, Pancoran Barat, Tosari, Ragunan, dan Kuningan. Halte yang dibangun di Ciledug sebelumnya yakni Halte Puri Beta 1 dan Puri Beta 2.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPRD Minta Pemprov DKI Hentikan Penebangan Pohon di Trotoar

Ketua DPRD Minta Pemprov DKI Hentikan Penebangan Pohon di Trotoar

Megapolitan
DKI Tak Bebaskan Tanah Tahun Ini, Normalisasi Ciliwung Tak Bisa Dikerjakan pada 2021

DKI Tak Bebaskan Tanah Tahun Ini, Normalisasi Ciliwung Tak Bisa Dikerjakan pada 2021

Megapolitan
Cerita Penjaga Warung dan Ojol yang Selamat dari Ulah Geng Motor di Cilincing

Cerita Penjaga Warung dan Ojol yang Selamat dari Ulah Geng Motor di Cilincing

Megapolitan
Sebelum Bunuh Satpam, Geng Motor Rampok Warung dan Bacok Ojol di Cilincing

Sebelum Bunuh Satpam, Geng Motor Rampok Warung dan Bacok Ojol di Cilincing

Megapolitan
Riwayat Jalan Inspeksi yang Dijebol untuk Akses Umum dan Diprotes Warga PIK...

Riwayat Jalan Inspeksi yang Dijebol untuk Akses Umum dan Diprotes Warga PIK...

Megapolitan
DKI Dinilai Tak Prioritaskan Penanggulangan Banjir, Anies Bilang Fokus Keruk Waduk dan Sungai

DKI Dinilai Tak Prioritaskan Penanggulangan Banjir, Anies Bilang Fokus Keruk Waduk dan Sungai

Megapolitan
Ada Ancaman Ginjal Diambil, Kepsek SDN Bambu Apus 02 Perketat Keamanan Siswa

Ada Ancaman Ginjal Diambil, Kepsek SDN Bambu Apus 02 Perketat Keamanan Siswa

Megapolitan
Petugas Sekuriti Tewas Dibacok Saat Kejar Geng Motor

Petugas Sekuriti Tewas Dibacok Saat Kejar Geng Motor

Megapolitan
Dampak Pembangunan JPO, Sepanjang Jalan Tanjung Barat dan Lenteng Agung Macet

Dampak Pembangunan JPO, Sepanjang Jalan Tanjung Barat dan Lenteng Agung Macet

Megapolitan
Soal Ayah Perkosa Anak Tiri, Kak Seto Akan Koordinasi dengan Wali Kota dan Kapolres Tangsel

Soal Ayah Perkosa Anak Tiri, Kak Seto Akan Koordinasi dengan Wali Kota dan Kapolres Tangsel

Megapolitan
Gencar Bangun Trotoar, Anies Sebut Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Gencar Bangun Trotoar, Anies Sebut Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Megapolitan
Pagar di Komplek PIK Dibongkar, Camat Minta Warga Tak Egois dan Bantu Pecah Kemacetan

Pagar di Komplek PIK Dibongkar, Camat Minta Warga Tak Egois dan Bantu Pecah Kemacetan

Megapolitan
Pemprov DKI Dinilai Tak Prioritaskan Penanggulangan Banjir

Pemprov DKI Dinilai Tak Prioritaskan Penanggulangan Banjir

Megapolitan
DPRD Minta Anggaran Rp 1,2 Triliun untuk Pembangunan Trotoar Dipangkas

DPRD Minta Anggaran Rp 1,2 Triliun untuk Pembangunan Trotoar Dipangkas

Megapolitan
2 Warga Rumania Ditangkap Terkait Kasus Skimming ATM

2 Warga Rumania Ditangkap Terkait Kasus Skimming ATM

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X