Kompas.com - 14/11/2018, 18:05 WIB
Sejumlah pelayat berdiri di samping peti mati berisi jenazah Harwinoko, salah satu korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610. Jasad Harwinoko berhasil diidentifikasi oleh tim DVI Mabes Polri, Minggu (4/11/2018). Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Palayu Raya, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. KOMPAS.com/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSejumlah pelayat berdiri di samping peti mati berisi jenazah Harwinoko, salah satu korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610. Jasad Harwinoko berhasil diidentifikasi oleh tim DVI Mabes Polri, Minggu (4/11/2018). Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Palayu Raya, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Polri Kramatjati kembali mengidentifikasi empat korban pesawat Lion Air JT 610 dengan nomor registrasi PK LQP, Rabu (14/11/2018) pukul 16.00 WIB.

Jenazah pertama yang teridentifikasi adalah Robert Susanto berusia 56 tahun. Jenazah teridentifikasi dengan nomor postmortem 0034F dari kantong jenazah nomor DVI 00/Lion Tanjung Priok/0034 dan nomor antemortem 049. Robert teridentifikasi melalui pemeriksaan DNA.

Baca juga: Ini Besaran Santunan untuk 21 Pegawai Kemenkeu Korban Lion Air

Jenazah kedua adalah Nikky Bagus Santoso berusia 35 tahun. Jenazah teridentifikasi dengan nomor postmortem 0034I dari kantong jenazah nomor DVI 00/Lion Tanjung Priok/0034 dan nomor antemortem 085. Ia teridentifikasi melalui pemeriksaan DNA.

Jenazah ketiga adalah Shella berusia 25 tahun. Jenazah teridentifikasi dengan nomor postmortem 0034K dari kantong jenazah nomor DVI 00/Lion Tanjung Priok/0034 dan nomor antemortem 051. Ia teridentifikasi melalui pemeriksaan DNA.

Baca juga: Pegawai Kantor Pajak Bikin Lagu Kenang Korban Pesawat Lion Air JT 610

Kemudian jenazah keempat adalah Zuiva Puspita Ningrum berusia 39 tahun. Jenazah teridentifikasi dengan nomor postmortem 0038G dari kantong jenazah nomor DVI 00/Lion Tanjung Priok/0038 dan nomor antemortem 064. Ia teridentifikasi melalui pemeriksaan DNA.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hingga saat ini sudah ada 89 penumpang teridentifikasi, dengan laki-laki 66 orang, perempuan 23 orang," ujar Kepala Bidang DVI Mabes Polri Kombes drg. Lisda Cancer dalam keterangan tertulis.

Baca juga: 3 Korban Lion Air JT 610 Kembali Teridentifikasi, Salah Satunya WNA Italia

Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) pagi.

Pesawat itu mengangkut 181 penumpang dan 8 awak. Semua penumpang dan awak diduga tewas dalam kecelakaan itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Jaya Tangkap Artis Peran Berinisial JS Terkait Kasus Narkoba

Polda Metro Jaya Tangkap Artis Peran Berinisial JS Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran di Tambora yang Tewaskan 5 Orang

Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran di Tambora yang Tewaskan 5 Orang

Megapolitan
Polisi Sebut 5 Orang Tewas karena Terjebak dalam Kebakaran di Tambora

Polisi Sebut 5 Orang Tewas karena Terjebak dalam Kebakaran di Tambora

Megapolitan
Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Atribut Ormas di Semua Wilayah

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Atribut Ormas di Semua Wilayah

Megapolitan
Pedagang Kalideres Mengaku Rugi hingga Rp 300 Juta karena Kebakaran, Hanya Ditawari Uang Kerahiman Rp 5.000.000

Pedagang Kalideres Mengaku Rugi hingga Rp 300 Juta karena Kebakaran, Hanya Ditawari Uang Kerahiman Rp 5.000.000

Megapolitan
Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Megapolitan
Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Megapolitan
4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

Megapolitan
Lintasi Jalan Bergelombang, Mobil Boks Terguling di Pondok Indah

Lintasi Jalan Bergelombang, Mobil Boks Terguling di Pondok Indah

Megapolitan
Sepanjang 2021, Jumlah Penumpang KRL Capai Angka Tertinggi pada November

Sepanjang 2021, Jumlah Penumpang KRL Capai Angka Tertinggi pada November

Megapolitan
Duduk Perkara Pemkab Bekasi Beri Info Keliru soal Warga Terpapar Omicron

Duduk Perkara Pemkab Bekasi Beri Info Keliru soal Warga Terpapar Omicron

Megapolitan
Fakta Soal Varian Omicron di Jakarta, Belum Ditemukan dan Kabar yang Sebelumnya Beredar Keliru

Fakta Soal Varian Omicron di Jakarta, Belum Ditemukan dan Kabar yang Sebelumnya Beredar Keliru

Megapolitan
RS Polri Identifikasi 5 Korban Tewas Kebakaran di Tambora lewat DNA

RS Polri Identifikasi 5 Korban Tewas Kebakaran di Tambora lewat DNA

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus Diaspal, Kontraktor: Itu Inisiatif Kami, Bukan Program Pemerintah

Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus Diaspal, Kontraktor: Itu Inisiatif Kami, Bukan Program Pemerintah

Megapolitan
Anies Tak Temui Buruh dalam Audiensi di Balai Kota

Anies Tak Temui Buruh dalam Audiensi di Balai Kota

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.